Cari Blog Ini

Halaman

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 6749

١٨ - بَابٌ الۡوَلَدُ لِلۡفِرَاشِ، حُرَّةً كَانَتۡ أَوۡ أَمَةً
18. Bab Anak Itu Milik Pemilik Tempat Tidur, Baik Ibunya Wanita Merdeka Maupun Budak


٦٧٤٩ - حَدَّثَنَا عَبۡدُ اللهِ بۡنُ يُوسُفَ: أَخۡبَرَنَا مَالِكٌ، عَنِ ابۡنِ شِهَابٍ، عَنۡ عُرۡوَةَ، عَنۡ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهَا قَالَتۡ: كَانَ عُتۡبَةُ عَهِدَ إِلَى أَخِيهِ سَعۡدٍ: أَنَّ ابۡنَ وَلِيدَةِ زَمۡعَةَ مِنِّي، فَاقۡبِضۡهُ إِلَيۡكَ، فَلَمَّا كَانَ عَامُ الۡفَتۡحِ أَخَذَهُ سَعۡدٌ، فَقَالَ: ابۡنُ أَخِي عَهِدَ إِلَيَّ فِيهِ، فَقَامَ عَبۡدُ بۡنُ زَمۡعَةَ، فَقَالَ: أَخِي وَابۡنُ وَلِيدَةِ أَبِي، وُلِدَ عَلَى فِرَاشِهِ، فَتَسَاوَقَا إِلَى النَّبِيِّ ﷺ، فَقَالَ سَعۡدٌ: يَا رَسُولَ اللهِ، ابۡنُ أَخِي، قَدۡ كَانَ عَهِدَ إِلَيَّ فِيهِ، فَقَالَ عَبۡدُ بۡنُ زَمۡعَةَ: أَخِي وَابۡنُ وَلِيدَةِ أَبِي، وُلِدَ عَلَى فِرَاشِهِ، فَقَالَ النَّبِيُّ ﷺ: (هُوَ لَكَ يَا عَبۡدُ بۡنَ زَمۡعَةَ، الۡوَلَدُ لِلۡفِرَاشِ وَلِلۡعَاهِرِ الۡحَجَرُ). ثُمَّ قَالَ لِسَوۡدَةَ بِنۡتِ زَمۡعَةَ: (احۡتَجِبِي مِنۡهُ). لِمَا رَأَى مِنۡ شَبَهِهِ بِعُتۡبَةَ، فَمَا رَآهَا حَتَّى لَقِيَ اللهَ. [طرفه في: ٢٠٥٣].

6749. ‘Abdullah bin Yusuf telah menceritakan kepada kami: Malik mengabarkan kepada kami dari Ibnu Syihab, dari ‘Urwah, dari ‘Aisyah—radhiyallahu ‘anha—. Ia berkata:

‘Utbah pernah berpesan kepada saudaranya, Sa’d: “Anak dari budak perempuan Zam’ah adalah anakku, maka ambillah ia untukmu.”

Ketika tahun penaklukan Makkah, Sa’d mengambilnya dan berkata, “Anak saudaraku. Ia telah berpesan kepadaku mengenainya.”

Lalu ‘Abd bin Zam’ah berdiri dan berkata, “Ia saudaraku dan anak dari budak perempuan ayahku. Ia lahir di atas tempat tidur ayahku.”

Keduanya pun bergegas menghadap Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa sallam—. Sa’d berkata, “Wahai Rasulullah, ia anak saudaraku. Ia benar-benar telah berpesan kepadaku mengenainya.”

‘Abd bin Zam’ah berkata, “Ia saudaraku dan anak dari budak perempuan ayahku. Ia lahir di atas tempat tidur ayahku.”

Maka Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Anak itu milikmu wahai ‘Abd bin Zam’ah. Anak itu bagi pemilik tempat tidur (suami/pemilik budak) dan bagi pezina adalah batu.”

Kemudian beliau bersabda kepada Saudah binti Zam’ah, “Berhijablah engkau darinya,” karena beliau melihat kemiripannya dengan ‘Utbah. Maka anak itu tidak pernah melihat Saudah hingga ia bertemu dengan Allah.