٤٧ - بَابُ بَعۡثِ النَّبِيِّ ﷺ أُسَامَةَ بۡنَ زَيۡدٍ إِلَى الۡحُرَقَاتِ
مِنۡ جُهَيۡنَةَ
47. Bab Pengutusan Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa sallam—kepada Usamah
bin Zaid menuju Al-Huraqat dari kabilah Juhainah
٤٢٦٩ - حَدَّثَنِي عَمۡرُو بۡنُ مُحَمَّدٍ: حَدَّثَنَا هُشَيۡمٌ: أَخۡبَرَنَا
حُصَيۡنٌ: أَخۡبَرَنَا أَبُو ظَبۡيَانَ قَالَ: سَمِعۡتُ أُسَامَةَ بۡنَ زَيۡدٍ
رَضِيَ اللهُ عَنۡهُمَا يَقُولُ: بَعَثَنَا رَسُولُ اللهِ ﷺ إِلَى الۡحُرَقَةِ،
فَصَبَّحۡنَا الۡقَوۡمَ فَهَزَمۡنَاهُمۡ، وَلَحِقۡتُ أَنَا وَرَجُلٌ مِنَ
الۡأَنۡصَارِ رَجُلًا مِنۡهُمۡ، فَلَمَّا غَشِينَاهُ قَالَ: لَا إِلَهَ إِلَّا
اللهُ، فَكَفَّ الۡأَنۡصَارِيُّ، فَطَعَنۡتُهُ بِرُمۡحِي حَتَّى قَتَلۡتُهُ،
فَلَمَّا قَدِمۡنَا بَلَغَ النَّبِيَّ ﷺ فَقَالَ: (يَا أُسَامَةُ، أَقَتَلۡتَهُ
بَعۡدَ مَا قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ؟) قُلۡتُ: كَانَ مُتَعَوِّذًا، فَمَا
زَالَ يُكَرِّرُهَا، حَتَّى تَمَنَّيۡتُ أَنِّي لَمۡ أَكُنۡ أَسۡلَمۡتُ قَبۡلَ
ذٰلِكَ الۡيَوۡمِ. [الحديث ٤٢٦٩ - طرفه في: ٦٨٧٢].
4269. ‘Amr bin Muhammad telah menceritakan kepadaku: Husyaim menceritakan
kepada kami: Hushain mengabarkan kepada kami: Abu Zhabyan mengabarkan kepada
kami. Ia berkata: Saya mendengar Usamah bin Zaid—radhiyallahu ‘anhuma—berkata:
Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—mengutus kami ke Al-Huraqah, lalu
kami menyerang kaum itu pada pagi hari dan mengalahkan mereka. Saya dan
seorang laki-laki dari kaum Ansar mengejar seorang laki-laki dari mereka.
Tatkala kami telah mengepungnya, ia mengucapkan: Laa ilaaha illallaah, maka
orang Anshar itu menahan diri, namun saya menusuknya dengan tombak saya hingga
membunuhnya. Ketika kami sampai (di Madinah), berita itu sampai kepada Nabi
Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa sallam—, lalu beliau bersabda, “Wahai Usamah,
apakah engkau membunuhnya setelah ia mengucapkan laa ilaaha illallaah?”
Saya menjawab, “Dia hanya mencari perlindungan (agar tidak dibunuh).”
Beliau terus mengulang-ulang ucapan itu hingga saya berandai-andai bahwa saya
belum masuk Islam sebelum hari itu.