٤٧٧٨ - حَدَّثَنَا يَحۡيَى بۡنُ سُلَيۡمَانَ قَالَ: حَدَّثَنِي ابۡنُ وَهۡبٍ
قَالَ: حَدَّثَنِي عُمَرُ بۡنُ مُحَمَّدِ بۡنِ زَيۡدِ بۡنِ عَبۡدِ اللهِ بۡنِ
عُمَرَ: أَنَّ أَبَاهُ حَدَّثَهُ: أَنَّ عَبۡدَ اللهِ بۡنَ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ
عَنۡهُمَا قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ ﷺ: (مَفَاتِيحُ الۡغَيۡبِ خَمۡسٌ، ثُمَّ
قَرَأَ: ﴿إِنَّ اللهَ عِنۡدَهُ عِلۡمُ السَّاعَةِ﴾). [طرفه في:
١٠٣٩].
4778. Yahya bin Sulaiman telah menceritakan kepada kami. Ia berkata: Ibnu Wahb
menceritakan kepadaku. Ia berkata: ‘Umar bin Muhammad bin Zaid bin ‘Abdullah
bin ‘Umar menceritakan kepadaku: Ayahnya menceritakan kepadanya: ‘Abdullah bin
‘Umar—radhiyallahu ‘anhuma—berkata: Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa
sallam—bersabda, “Kunci-kunci gaib itu ada lima.” Kemudian beliau membaca,
“Sesungguhnya Allah, hanya di sisi-Nya-lah pengetahuan tentang hari kiamat.”