Cari Blog Ini

Shahih Muslim hadits nomor 220

٣٧٤ – (٢٢٠) – حَدَّثَنَا سَعِيدُ بۡنُ مَنۡصُورٍ: حَدَّثَنَا هُشَيۡمٌ: أَخۡبَرَنَا حُصَيۡنُ بۡنُ عَبۡدِ الرَّحۡمٰنِ؛ قَالَ: كُنۡتُ عِنۡدَ سَعِيدِ بۡنِ جُبَيۡرٍ فَقَالَ: أَيُّكُمۡ رَأَى الۡكَوۡكَبَ الَّذِي انۡقَضَّ الۡبَارِحَةَ؟ قُلۡتُ: أَنَا. ثُمَّ قُلۡتُ: أَمَا إِنِّي لَمۡ أَكُنۡ فِي صَلَاةٍ، وَلٰكِنِّي لُدِغۡتُ. قَالَ: فَمَاذَا صَنَعۡتَ؟ قُلۡتُ: اسۡتَرۡقَيۡتُ. قَالَ: فَمَا حَمَلَكَ عَلَى ذَلِكَ؟ قُلۡتُ: حَدِيثٌ حَدَّثَنَاهُ الشَّعۡبِيُّ، فَقَالَ: وَمَا حَدَّثَكُمُ الشَّعۡبِيُّ؟ قُلۡتُ: حَدَّثَنَا عَنۡ بُرَيۡدَةَ بۡنِ حُصَيۡبٍ الۡأَسۡلَمِيِّ: أَنَّهُ قَالَ: لَا رُقۡيَةَ إِلَّا مِنۡ عَيۡنٍ أَوۡ حُمَةٍ، فَقَالَ: قَدۡ أَحۡسَنَ مَنِ انۡتَهَى إِلَى مَا سَمِعَ. وَلٰكِنۡ حَدَّثَنَا ابۡنُ عَبَّاسٍ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ: (عُرِضَتۡ عَلَيَّ الۡأُمَمُ، فَرَأَيۡتُ النَّبِيَّ وَمَعَهُ الرُّهَيۡطُ، وَالنَّبِيَّ وَمَعَهُ الرَّجُلُ وَالرَّجُلَانِ، وَالنَّبِيَّ لَيۡسَ مَعَهُ أَحَدٌ. إِذۡ رُفِعَ لِي سَوَادٌ عَظِيمٌ، فَظَنَنۡتُ أَنَّهُمۡ أُمَّتِي. فَقِيلَ لِي: هَٰذَا مُوسَىٰ ﷺ وَقَوۡمُهُ، وَلٰكِنِ انۡظُرۡ إِلَى الۡأُفُقِ، فَنَظَرۡتُ، فَإِذَا سَوَادٌ عَظِيمٌ، فَقِيلَ لِي: انۡظُرۡ إِلَى الۡأُفُقِ الۡآخَرِ، فَإِذَا سَوَادٌ عَظِيمٌ، فَقِيلَ لِي: هَٰذِهِ أُمَّتُكَ، وَمَعَهُمۡ سَبۡعُونَ أَلۡفًا يَدۡخُلُونَ الۡجَنَّةَ بِغَيۡرِ حِسَابٍ وَلَا عَذَابٍ). 
ثُمَّ نَهَضَ فَدَخَلَ مَنۡزِلَهُ، فَخَاضَ النَّاسُ فِي أُولٰئِكَ الَّذِينَ يَدۡخُلُونَ الۡجَنَّةَ بِغَيۡرِ حِسَابٍ وَلَا عَذَابٍ، فَقَالَ بَعۡضُهُمۡ: فَلَعَلَّهُمُ الَّذِينَ صَحِبُوا رَسُولَ اللهِ ﷺ، وَقَالَ بَعۡضُهُمۡ: فَلَعَلَّهُمُ الَّذِينَ وُلِدُوا فِي الۡإِسۡلَامِ وَلَمۡ يُشۡرِكُوا بِاللهِ، وَذَكَرُوا أَشۡيَاءَ، فَخَرَجَ عَلَيۡهِمۡ رَسُولُ اللهِ ﷺ فَقَالَ: (مَا الَّذِي تَخُوضُونَ فِيهِ؟) فَأَخۡبَرُوهُ، فَقَالَ: (هُمُ الَّذِينَ لَا يَرۡقُونَ، وَلَا يَسۡتَرۡقُونَ، وَلَا يَتَطَيَّرُونَ، وَعَلَى رَبِّهِمۡ يَتَوَكَّلُونَ)، فَقَامَ عُكَّاشَةُ بۡنُ مِحۡصَنٍ فَقَالَ: ادۡعُ اللهَ أَنۡ يَجۡعَلَنِي مِنۡهُمۡ. فَقَالَ: (أَنۡتَ مِنۡهُمۡ). ثُمَّ قَامَ رَجُلٌ آخَرُ فَقَالَ: ادۡعُ اللهَ أَنۡ يَجۡعَلَنِي مِنۡهُمۡ، فَقَالَ: (سَبَقَكَ بِهَا عُكَّاشَةُ). 
374. (220). Sa'id bin Manshur telah menceritakan kepada kami: Husyaim menceritakan kepada kami: Hushain bin 'Abdurrahman mengabarkan kepada kami. Beliau berkata: Dulu aku pernah berada di sisi Sa'id bin Jubair. Beliau bertanya: Siapa dari kalian yang melihat bintang yang jatuh tadi malam? Aku menjawab: Saya. Lalu aku melanjutkan: Aku bangun bukan karena shalat, namun aku tersengat. Beliau bertanya: Lalu apa yang engkau lakukan? Aku menjawab: Aku minta diruqyah. Beliau bertanya: Apa yang mendasarimu melakukan hal itu? Aku menjawab: Sebuah hadits yang Asy-Sya'bi menceritakannya kepada kami. Beliau kembali bertanya: Apa yang Asy-Sya'bi ceritakan kepadamu? Aku menjawab: Beliau menceritakan kepada kami dari Buraidah bin Hushaib Al-Aslami, bahwa beliau berkata: Tidak ada ruqyah kecuali dari 'ain (pengaruh buruk akibat pandangan yang disertai hasad) dan penyakit akibat sengatan hewan berbisa. Sa'id berkata: Sungguh baik orang yang berhenti pada apa yang dia dengar. Akan tetapi, Ibnu 'Abbas telah menceritakan kepada kami, dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau berkata, “Umat-umat ditampakkan kepadaku. Sehingga aku melihat ada nabi yang pengikutnya hanya beberapa orang, dan ada nabi yang pengikutnya hanya satu-dua orang, dan bahkan ada nabi yang tidak ada pengikutnya. Tiba-tiba diperlihatkan kepadaku sekumpulan manusia yang sangat banyak, aku menyangka mereka itu umatku. Tapi dikatakan kepadaku: Ini Musa shallallahu 'alaihi wa sallam dan kaumnya, namun lihatlah ke ufuk. Maka aku memandang ke ufuk dan aku lihat sekumpulan manusia yang sangat banyak. Kemudian dikatakan kepadaku: Lihatlah ke ufuk yang lain. Maka aku lihat sekumpulan manusia yang sangat banyak juga. Lalu dikatakan kepadaku: Inilah umatmu, dan bersama mereka ada 70.000 orang yang masuk surga tanpa hisab dan tanpa adzab.” 
Beliau lalu pergi masuk rumah. Orang-orang berdiskusi tentang siapa mereka yang masuk surga tanpa hisab dan tanpa adzab. Sebagian mereka berkata: Barangkali mereka itu orang-orang yang selalu menyertai Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Sebagian yang lain berkata: Mungkin mereka adalah orang-orang yang dilahirkan di dalam keislaman dan tidak menyekutukan Allah. Mereka menyebutkan kemungkinan-kemungkinan lain. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam keluar menemui mereka seraya bertanya, “Apa yang kalian diskusikan?” Orang-orang menceritakan hal tadi. Maka beliau bersabda, “Mereka itu adalah orang-orang yang tidak meruqyah, tidak minta diruqyah, tidak melakukan tathayyur (menganggap sial karena melihat, mendengar, atau mengetahui suatu hal), dan mereka hanya bertawakkal kepada Allah.” 'Ukkasyah bin Mihshan berdiri lalu berkata: Do'akan kepada Allah agar Dia menjadikan aku termasuk mereka. Nabi bersabda, “Engkau termasuk mereka.” Kemudian laki-laki lain berdiri lalu berkata: Do'akan kepada Allah agar Dia menjadikan aku termasuk mereka. Namun Nabi bersabda, “'Ukkasyah telah mendahului engkau.” 
[البخاري: كتاب أحاديث الأنبياء، باب وفاة موسى... رقم: ٣٤١٠]. 
٣٧٥ - (…) - حَدَّثَنَا أَبُو بَكۡرِ بۡنُ أَبِي شَيۡبَةَ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ فُضَيۡلٍ، عَنۡ حُصَيۡنٍ، عَنۡ سَعِيدِ بۡنِ جُبَيۡرٍ: حَدَّثَنَا ابۡنُ عَبَّاسٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: (عُرِضَتۡ عَلَيَّ الۡأُمَمُ...) ثُمَّ ذَكَرَ بَاقِي الۡحَدِيثِ، نَحۡوَ حَدِيثِ هُشَيۡمٍ، وَلَمۡ يَذۡكُرۡ أَوَّلَ حَدِيثِهِ. 
375. Abu Bakr bin Abi Syaibah telah menceritakan kepada kami: Muhammad bin Fudhail menceritakan kepada kami, dari Hushain, dari Sa'id bin Jubair: Ibnu 'Abbas menceritakan kepada kami, beliau berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Umat-umat diperlihatkan kepadaku...” Kemudian beliau menyebutkan kelanjutan hadits seperti haditsnya Husyaim tanpa menyebutkan bagian awal hadits itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar