Cari Blog Ini

Sunan At-Tirmidzi hadis nomor 3573

٣٥٧٣ - (حسن صحيح) حَدَّثَنَا عَبۡدُ اللهِ بۡنُ عَبۡدِ الرَّحۡمٰنِ، قَالَ: أَخۡبَرَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ يُوسُفَ، عَنِ ابۡنِ ثَوۡبَانَ، عَنۡ أَبِيهِ، عَنۡ مَكۡحُولٍ، عَنۡ جُبَيۡرِ بۡنِ نُفَيۡرٍ، أَنَّ عُبَادَةَ بۡنَ الصَّامِتِ حَدَّثَهُمۡ؛ أَنَّ رَسُولَ اللهِ ﷺ قَالَ: (مَا عَلَى الۡأَرۡضِ مُسۡلِمٌ يَدۡعُو اللهَ تَعَالَى بِدَعۡوَةٍ إِلَّا آتَاهُ اللهُ إِيَّاهَا أَوۡ صَرَفَ عَنۡهُ مِنَ السُّوءِ مِثۡلَهَا مَا لَمۡ يَدۡعُ بِإِثۡمٍ أَوۡ قَطِيعَةِ رَحِمٍ)، فَقَالَ رَجُلٌ مِنَ الۡقَوۡمِ: إِذًا نُكۡثِرَ، قَالَ: (اللهُ أَكۡثَرُ). وَهٰذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ مِنۡ هٰذَا الۡوَجۡهِ. وَابۡنُ ثَوۡبَانَ هُوَ: عَبۡدُ الرَّحۡمٰنِ بۡنُ ثَابِتِ بۡنِ ثَوۡبَانَ الۡعَابِدُ الشَّامِيُّ. [(التعليق الرغيب)(٢/٢٧١-٢٧٢)].

3573. [Hasan sahih] ‘Abdullah bin ‘Abdurrahman telah menceritakan kepada kami. Beliau berkata: Muhammad bin Yusuf mengabarkan kepada kami dari Ibnu Tsauban, dari ayahnya, dari Makhul, dari Jubair bin Nufair, bahwa ‘Ubadah bin Ash-Shamit menceritakan kepada mereka:

Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Tidak ada di muka bumi ini seorang muslim yang berdoa kepada Allah dengan suatu doa, melainkan Allah akan mengabulkan doa itu kepadanya atau menghindarkan darinya keburukan yang sepadan dengannya, selama dia tidak berdoa untuk suatu dosa atau memutuskan tali silaturahmi.”

Maka seorang laki-laki dari suatu kaum berkata, “Kalau begitu, kita memperbanyak (doa).”

Rasulullah bersabda, “Allah (pemberian-Nya) lebih banyak.”

Ini adalah hadis hasan sahih garib dari jalur ini dan Ibnu Tsauban adalah ‘Abdurrahman bin Tsabit bin Tsauban, seorang ahli ibadah dari Syam.

Sunan An-Nasa`i hadis nomor 5076

٥٠٧٦ - (صحيح) أَخۡبَرَنَا يُونُسُ بۡنُ عَبۡدِ الۡأَعۡلَى، قَالَ: حَدَّثَنَا ابۡنُ وَهۡبٍ، قَالَ: أَخۡبَرَنِي ابۡنُ جُرَيۡجٍ، عَنۡ أَبِي الزُّبَيۡرِ، عَنۡ جَابِرٍ، قَالَ: أُتِيَ بِأَبِي قُحَافَةَ - يَوۡمَ فَتۡحِ مَكَّةَ - وَرَأۡسُهُ وَلِحۡيَتُهُ كَالثَّغَامَةِ بَيَاضًا، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: (غَيِّرُوا هٰذَا بِشَيۡءٍ، وَاجۡتَنِبُوا السَّوَادَ). [(ابن ماجه)(٣٦٢٤)، م، (الصحيحة)(٤٩٦)].

5076. [Sahih] Yunus bin ‘Abdul A’la telah mengabarkan kepada kami. Ia berkata: Ibnu Wahb menceritakan kepada kami. Ia berkata: Ibnu Juraij mengabarkan kepadaku dari Abu Az-Zubair, dari Jabir. Ia berkata: Abu Quhafah didatangkan pada hari penaklukan kota Makkah, sementara rambut kepala dan jenggotnya bagaikan pohon ats-tsagamah putihnya. Maka Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Ubahlah ini dengan sesuatu dan jauhilah warna hitam.”

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 2242 dan 2243

٢٢٤٢، ٢٢٤٣ - حَدَّثَنَا أَبُو الۡوَلِيدِ: حَدَّثَنَا شُعۡبَةُ، عَنِ ابۡنِ أَبِي الۡمُجَالِدِ. ح. وَحَدَّثَنَا يَحۡيَى: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، عَنۡ شُعۡبَةَ، عَنۡ مُحَمَّدِ بۡنِ أَبِي الۡمُجَالِدِ. حَدَّثَنَا حَفۡصُ بۡنُ عُمَرَ: حَدَّثَنَا شُعۡبَةُ قَالَ: أَخۡبَرَنِي مُحَمَّدٌ، أَوۡ عَبۡدُ اللهِ بۡنُ أَبِي الۡمُجَالِدِ، قَالَ: اخۡتَلَفَ عَبۡدُ اللهِ بۡنُ شَدَّادِ بۡنِ الۡهَادِ وَأَبُو بُرۡدَةَ فِي السَّلَفِ، فَبَعَثُونِي إِلَى ابۡنِ أَبِي أَوۡفَى رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ فَسَأَلۡتُهُ، فَقَالَ: إِنَّا كُنَّا نُسۡلِفُ عَلَى عَهۡدِ رَسُولِ اللهِ ﷺ وَأَبِي بَكۡرٍ وَعُمَرَ: فِي الۡحِنۡطَةِ وَالشَّعِيرِ وَالزَّبِيبِ وَالتَّمۡرِ. وَسَأَلۡتُ ابۡنَ أَبۡزَى، فَقَالَ مِثۡلَ ذٰلِكَ.

[الحديث ٢٢٤٢ - طرفاه في: ٢٢٤٤، ٢٢٥٥]. [الحديث ٢٢٤٣ - طرفاه في: ٢٢٤٥، ٢٢٥٤].

2242, 2243. Abu Al-Walid telah menceritakan kepada kami: Syu’bah menceritakan kepada kami dari Ibnu Abu Al-Mujalid. Yahya telah menceritakan kepada kami: Waki’ menceritakan kepada kami dari Syu’bah, dari Muhammad bin Abu Al-Mujalid. Hafsh bin ‘Umar telah menceritakan kepada kami: Syu’bah menceritakan kepada kami. Ia berkata: Muhammad atau ‘Abdullah bin Abu Al-Mujalid mengabarkan kepadaku. Ia berkata:

‘Abdullah bin Syaddad bin Al-Had dan Abu Burdah berselisih pendapat mengenai pemesanan, lalu mereka mengutusku kepada Ibnu Abu Aufa—radhiyallahu ‘anhu—, maka aku pun bertanya kepadanya. Lalu ia berkata: Sesungguhnya kami dahulu biasa melakukan pemesanan pada masa Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—, Abu Bakr, dan ‘Umar, untuk komoditas gandum, jelai, kismis, dan kurma.

Dan aku juga bertanya kepada Ibnu Abza lalu ia mengatakan hal yang serupa dengan itu.

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 2240 dan 2241

٢ - بَابُ السَّلَمِ فِي وَزۡنٍ مَعۡلُومٍ
2. Bab Pemesanan dengan Timbangan yang Jelas


٢٢٤٠ - حَدَّثَنَا صَدَقَةُ: أَخۡبَرَنَا ابۡنُ عُيَيۡنَةَ: أَخۡبَرَنَا ابۡنُ أَبِي نَجِيحٍ، عَنۡ عَبۡدِ اللهِ بۡنِ كَثِيرٍ، عَنۡ أَبِي الۡمِنۡهَالِ، عَنِ ابۡنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُمَا قَالَ: قَدِمَ النَّبِيُّ ﷺ الۡمَدِينَةَ وَهُمۡ يُسۡلِفُونَ بِالتَّمۡرِ السَّنَتَيۡنِ وَالثَّلَاثَ، فَقَالَ: (مَنۡ أَسۡلَفَ فِي شَيۡءٍ فَفِي كَيۡلٍ مَعۡلُومٍ، وَوَزۡنٍ مَعۡلُومٍ، إِلَى أَجَلٍ مَعۡلُومٍ). [طرفه في: ٢٢٣٩].

2240. Shadaqah telah menceritakan kepada kami: Ibnu ‘Uyainah mengabarkan kepada kami: Ibnu Abu Najih mengabarkan kepada kami dari ‘Abdullah bin Katsir, dari Abu Al-Minhal, dari Ibnu ‘Abbas—radhiyallahu ‘anhuma—. Ia berkata: Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa sallam—tiba di Madinah, sementara mereka biasa melakukan pemesanan buah kurma untuk jangka waktu dua tahun atau tiga tahun. Maka beliau bersabda, “Barang siapa yang melakukan pemesanan untuk sesuatu, hendaklah ia melakukannya dengan takaran yang jelas, timbangan yang jelas, dan hingga jangka waktu yang jelas.”

حَدَّثَنَا عَلِيٌّ: حَدَّثَنَا سُفۡيَانُ قَالَ: حَدَّثَنِي ابۡنُ أَبِي نَجِيحٍ، وَقَالَ: (فَلۡيُسۡلِفۡ فِي كَيۡلٍ مَعۡلُومٍ، إِلَى أَجَلٍ مَعۡلُومٍ).

‘Ali telah menceritakan kepada kami: Sufyan menceritakan kepada kami. Ia berkata: Ibnu Abu Najih menceritakan kepadaku dan ia berkata: “maka hendaklah ia memesannya dengan takaran yang jelas hingga jangka waktu yang jelas.”

٢٢٤١ - حَدَّثَنَا قُتَيۡبَةُ: حَدَّثَنَا سُفۡيَانُ، عَنِ ابۡنِ أَبِي نَجِيحٍ، عَنۡ عَبۡدِ اللهِ بۡنِ كَثِيرٍ، عَنۡ أَبِي الۡمِنۡهَالِ قَالَ: سَمِعۡتُ ابۡنَ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُمَا يَقُولُ: قَدِمَ النَّبِيُّ ﷺ... وَقَالَ: (فِي كَيۡلٍ مَعۡلُومٍ، وَوَزۡنٍ مَعۡلُومٍ، إِلَى أَجَلٍ مَعۡلُومٍ).

2241. Qutaibah telah menceritakan kepada kami: Sufyan menceritakan kepada kami dari Ibnu Abu Najih, dari ‘Abdullah bin Katsir, dari Abu Al-Minhal. Ia berkata: Aku mendengar Ibnu ‘Abbas—radhiyallahu ‘anhuma—berkata: Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa sallam—tiba (di Madinah) … lalu beliau bersabda, “dengan takaran yang jelas, timbangan yang jelas, hingga jangka waktu yang jelas.”

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 6250

١٧ - بَابٌ إِذَا قَالَ: مَنۡ ذَا؟ فَقَالَ أَنَا
17. Bab Apabila Seseorang Bertanya, “Siapa itu?”, Lalu Orang di Luar Menjawab, “Aku”


٦٢٥٠ - حَدَّثَنَا أَبُو الۡوَلِيدِ هِشَامُ بۡنُ عَبۡدِ الۡمَلِكِ: حَدَّثَنَا شُعۡبَةُ، عَنۡ مُحَمَّدِ بۡنِ الۡمُنۡكَدِرِ قَالَ: سَمِعۡتُ جَابِرًا رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ يَقُولُ: أَتَيۡتُ النَّبِيَّ ﷺ فِي دَيۡنٍ كَانَ عَلَى أَبِي، فَدَقَقۡتُ الۡبَابَ، فَقَالَ: (مَنۡ ذَا؟). فَقُلۡتُ: أَنَا، فَقَالَ: (أَنَا أَنَا!) كَأَنَّهُ كَرِهَهَا. [طرفه في: ٢١٢٧].

6250. Abu Al-Walid Hisyam bin ‘Abdul Malik telah menceritakan kepada kami: Syu’bah menceritakan kepada kami dari Muhammad bin Al-Munkadir. Ia berkata: Aku mendengar Jabir—radhiyallahu ‘anhu—berkata:

Aku mendatangi Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa sallam—untuk urusan utang yang ditanggung oleh ayahku, lalu aku mengetuk pintu, maka beliau bertanya, “Siapa itu?”

Aku menjawab, “Aku.”

Maka beliau berkata, “Aku, aku!” seakan-akan beliau membencinya.