Cari Blog Ini

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 7539

٧٥٣٩ - حَدَّثَنَا حَفۡصُ بۡنُ عُمَرَ: حَدَّثَنَا شُعۡبَةُ، عَنۡ قَتَادَةَ. وَقَالَ لِي خَلِيفَةُ: حَدَّثَنَا يَزِيدُ بۡنُ زُرَيۡعٍ، عَنۡ سَعِيدٍ، عَنۡ قَتَادَةَ، عَنۡ أَبِي الۡعَالِيَةِ، عَنِ ابۡنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُمَا، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ، فِيمَا يَرۡوِيهِ عَنۡ رَبِّهِ، قَالَ: (لَا يَنۡبَغِي لِعَبۡدٍ أَنۡ يَقُولَ: إِنَّهُ خَيۡرٌ مِنۡ يُونُسَ بۡنِ مَتَّى). وَنَسَبَهُ إِلَى أَبِيهِ. [طرفه في: ٣٣٩٥].

7539. Hafsh bin ‘Umar telah menceritakan kepada kami: Syu’bah menceritakan kepada kami dari Qatadah. Khalifah berkata kepadaku: Yazid bin Zurai’ menceritakan kepada kami dari Sa’id, dari Qatadah, dari Abu Al-‘Aliyah, dari Ibnu ‘Abbas—radhiyallahu ‘anhuma—, dari Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—dalam riwayat beliau dari Rabnya. Allah berkata, “Tidak pantas bagi seorang hamba pun untuk mengatakan bahwa dirinya lebih baik daripada Yunus bin Matta.” Beliau menasabkan Yunus kepada ayahnya.

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 7540

٧٥٤٠ - حَدَّثَنَا أَحۡمَدُ بۡنُ أَبِي سُرَيۡجٍ: أَخۡبَرَنَا شَبَابَةُ: حَدَّثَنَا شُعۡبَةُ، عَنۡ مُعَاوِيَةَ بۡنِ قُرَّةَ، عَنۡ عَبۡدِ اللهِ بۡنِ مُغَفَّلٍ الۡمُزَنِيِّ قَالَ: رَأَيۡتُ رَسُولَ اللهِ ﷺ يَوۡمَ الۡفَتۡحِ عَلَى نَاقَةٍ لَهُ، يَقۡرَأُ سُورَةَ الۡفَتۡحِ، أَوۡ مِنۡ سُورَةِ الۡفَتۡحِ، قَالَ: فَرَجَّعَ فِيهَا، قَالَ: ثُمَّ قَرَأَ مُعَاوِيَةُ يَحۡكِي قِرَاءَةَ ابۡنِ مُغَفَّلٍ، وَقَالَ: لَوۡلَا أَنۡ يَجۡتَمِعَ النَّاسُ عَلَيۡكُمۡ لَرَجَّعۡتُ كَمَا رَجَّعَ ابۡنُ مُغَفَّلٍ، يَحۡكِي النَّبِيَّ ﷺ، فَقُلۡتُ لِمُعَاوِيَةَ: كَيۡفَ كَانَ تَرۡجِيعُهُ؟ قَالَ: آ آ آ، ثَلَاثَ مَرَّاتٍ. [طرفه في: ٤٢٨١].

7540. Ahmad bin Abu Suraij telah menceritakan kepada kami: Syababah mengabarkan kepada kami: Syu’bah menceritakan kepada kami dari Mu’awiyah bin Qurrah, dari ‘Abdullah bin Mughaffal Al-Muzani. Beliau berkata: Aku melihat Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—pada hari penaklukan Makkah di atas untanya dalam keadaan membaca surah Al-Fath atau sebagian surah Al-Fath. ‘Abdullah bin Mughaffal berkata: Lalu beliau melakukan tarji’ (mengulang suara di tenggorokan) ketika membacanya.

Syu’bah berkata: Kemudian Mu’awiyah menghikayatkan qiraah Ibnu Mughaffal dan berkata: Kalau bukan karena nanti orang-orang berkumpul mengerumuni kalian, niscaya aku akan melakukan tarji’ sebagaimana yang dilakukan oleh Ibnu Mughaffal yang menghikayatkan Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—. Aku (Syu’bah) bertanya kepada Mu’awiyah, “Bagaimana tarji’-nya?” Mu’awiyah mengatakan, “Aa aa aa,” sebanyak tiga kali.

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 7542

٧٥٤٢ - حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ بَشَّارٍ: حَدَّثَنَا عُثۡمَانُ بۡنُ عُمَرَ: أَخۡبَرَنَا عَلِيُّ بۡنُ الۡمُبَارَكِ، عَنۡ يَحۡيَى بۡنِ أَبِي كَثِيرٍ، عَنۡ أَبِي سَلَمَةَ، عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ قَالَ: كَانَ أَهۡلُ الۡكِتَابِ يَقۡرَؤُونَ التَّوۡرَاةَ بِالۡعِبۡرَانِيَّةِ، وَيُفَسِّرُونَهَا بِالۡعَرَبِيَّةِ لِأَهۡلِ الۡإِسۡلَامِ، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: (لَا تُصَدِّقُوا أَهۡلَ الۡكِتَابِ وَلَا تُكَذِّبُوهُمۡ، وَقُولُوا ﴿آمَنَّا بِاللهِ وَمَا أُنۡزِلَ﴾ [البقرة: ١٣٦] الۡآيَةَ). [طرفه في: ٤٤٨٥].

7542. Muhammad bin Basysyar telah menceritakan kepada kami: ‘Utsman bin ‘Umar menceritakan kepada kami: ‘Ali bin Al-Mubarak mengabarkan kepada kami dari Yahya bin Abu Katsir, dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah. Beliau mengatakan:

Dahulu ahli kitab membaca Taurat dalam bahasa Ibrani dan menafsirkannya dengan bahasa Arab untuk kaum muslimin, lalu Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Janganlah kalian mempercayai ahli kitab dan jangan pula mendustakan mereka! Ucapkanlah ‘Kami beriman kepada Allah dan (Al-Qur’an) yang diturunkan kepada kami…’ (QS Al-Baqarah: 136).”

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 7547

٧٥٤٧ - حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بۡنُ مِنۡهَالٍ: حَدَّثَنَا هُشَيۡمٌ، عَنۡ أَبِي بِشۡرٍ، عَنۡ سَعِيدِ بۡنِ جُبَيۡرٍ، عَنِ ابۡنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُمَا قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ ﷺ مُتَوَارِيًا بِمَكَّةَ، وَكَانَ يَرۡفَعُ صَوۡتَهُ، فَإِذَا سَمِعَ الۡمُشۡرِكُونَ سَبُّوا الۡقُرۡآنَ وَمَنۡ جَاءَ بِهِ، فَقَالَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ لِنَبِيِّهِ ﷺ: ﴿وَلَا تَجۡهَرۡ بِصَلَاتِكَ وَلَا تُخَافِتۡ بِهَا﴾ [الإسراء: ١١٠]. [طرفه في: ٤٧٢٢].

7547. Hajjaj bin Minhal telah menceritakan kepada kami: Husyaim menceritakan kepada kami dari Abu Bisyr, dari Sa’id bin Jubair, dari Ibnu ‘Abbas—radhiyallahu ‘anhuma—. Beliau mengatakan:

Dahulu Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—masih (berdakwah) sembunyi-sembunyi di Makkah dan dahulu beliau meninggikan suara Al-Qur’an. Lalu apabila orang-orang musyrik mendengarnya, mereka mencela Al-Qur’an dan yang membawanya. Lalu Allah—‘azza wa jalla—berkata kepada Nabi-Nya—shallallahu ‘alaihi wa sallam—, “Janganlah engkau mengeraskan suara dalam salatmu dan jangan pula merendahkannya.” (QS Al-Isra: 110).

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 7550

٥٣ - بَابُ قَوۡلِ اللهِ تَعَالَى: ﴿فَاقۡرَؤُوا مَا تَيَسَّرَ مِنَ الۡقُرۡآنِ﴾ [المزَّمِّل: ٢٠]
53. Bab Firman Allah Taala, “Bacalah Al-Qur’an yang mudah (bagi kalian)!” (QS Al-Muzamil: 20)


٧٥٥٠ - حَدَّثَنَا يَحۡيَى بۡنُ بُكَيۡرٍ: حَدَّثَنَا اللَّيۡثُ، عَنۡ عُقَيۡلٍ، عَنِ ابۡنِ شِهَابٍ: حَدَّثَنِي عُرۡوَةُ: أَنَّ الۡمِسۡوَرَ بۡنَ مَخۡرَمَةَ وَعَبۡدَ الرَّحۡمٰنِ بۡنَ عَبۡدٍ الۡقَارِيَّ حَدَّثَاهُ: أَنَّهُمَا سَمِعَا عُمَرَ بۡنَ الۡخَطَّابِ يَقُولُ: سَمِعۡتُ هِشَامَ بۡنَ حَكِيمٍ يَقۡرَأُ سُورَةَ الۡفُرۡقَانِ فِي حَيَاةِ رَسُولِ اللهِ ﷺ، فَاسۡتَمَعۡتُ لِقِرَاءَتِهِ، فَإِذَا هُوَ يَقۡرَأُ عَلَى حُرُوفٍ كَثِيرَةٍ لَمۡ يُقۡرِئۡنِيهَا رَسُولُ اللهِ ﷺ، فَكِدۡتُ أُسَاوِرُهُ فِي الصَّلَاةِ، فَتَصَبَّرۡتُ حَتَّى سَلَّمَ، فَلَبَبۡتُهُ بِرِدَائِهِ، فَقُلۡتُ: مَنۡ أَقۡرَأَكَ هٰذِهِ السُّورَةَ الَّتِي سَمِعۡتُكَ تَقۡرَأُ؟ قَالَ: أَقۡرَأَنِيهَا رَسُولُ اللهِ ﷺ، فَقُلۡتُ: كَذَبۡتَ، أَقۡرَأَنِيهَا عَلَى غَيۡرِ مَا قَرَأۡتَ، فَانۡطَلَقۡتُ بِهِ أَقُودُهُ إِلَى رَسُولِ اللهِ ﷺ فَقُلۡتُ: إِنِّي سَمِعۡتُ هٰذَا يَقۡرَأُ سُورَةَ الۡفُرۡقَانِ عَلَى حُرُوفٍ لَمۡ تُقۡرِئۡنِيهَا، فَقَالَ: (أَرۡسِلۡهُ، اقۡرَأۡ يَا هِشَامُ). فَقَرَأَ الۡقِرَاءَةَ الَّتِي سَمِعۡتُهُ، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: (كَذٰلِكَ أُنۡزِلَتۡ). ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: (اقۡرَأۡ يَا عُمَرُ). فَقَرَأۡتُ الَّتِي أَقۡرَأَنِي، فَقَالَ: (كَذٰلِكَ أُنۡزِلَتۡ، إِنَّ هٰذَا الۡقُرۡآنَ أُنۡزِلَ عَلَى سَبۡعَةِ أَحۡرُفٍ، فَاقۡرَؤُوا مَا تَيَسَّرَ مِنۡهُ). [طرفه في: ٢٤١٩].

7550. Yahya bin Bukair telah menceritakan kepada kami: Al-Laits menceritakan kepada kami dari ‘Uqail, dari Ibnu Syihab: ‘Urwah menceritakan kepadaku: Al-Miswar bin Makhramah dan ‘Abdurrahman bin ‘Abdul Qari menceritakan kepadanya: Mereka berdua mendengar ‘Umar bin Al-Khaththab berkata:

Aku mendengar Hisyam bin Hakim (mengimami salat dengan) membaca surah Al-Furqan di masa Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—masih hidup. Aku menyimak qiraahnya. Ternyata dia membacanya dengan banyak kata yang tidak seperti Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—ajarkan kepadaku. Hampir saja aku menubruknya ketika salat itu, tapi aku menyabarkan diri sampai dia salam.

Aku mencengkeram bajunya dan berkata, “Siapa yang mengajarimu surah yang kudengar engkau membacanya?”

Hisyam menjawab, “Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—mengajariku bacaan surah itu.”

Aku berkata, “Engkau bohong karena Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—telah mengajariku bacaan surah itu tidak seperti yang kaubaca.”

Aku pergi dengannya menariknya menemui Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—. Aku berkata, “Sesungguhnya aku mendengar orang ini membaca surah Al-Furqan dengan kata-kata yang tidak engkau ajarkan kepadaku.”

Rasulullah berkata, “Lepaskan dia! Bacalah wahai Hisyam!”

Hisyam membacakan qiraah yang telah kudengar kepada Rasulullah. Lalu Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—berkata, “Demikianlah surah ini diturunkan.”

Kemudian Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—berkata, “Bacalah wahai ‘Umar!”

Aku pun membaca qiraah yang beliau ajarkan kepadaku. Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—berkata, “Demikianlah surah ini diturunkan. Sesungguhnya Al-Qur’an ini diturunkan dalam tujuh dialek bahasa Arab. Bacalah yang mudah darinya!”