١٦ - بَابُ الشُّرُوطِ فِي الۡقَرۡضِ
16. Bab Syarat-Syarat dalam Pinjaman
وَقَالَ ابۡنُ عُمَرَ وَعَطَاءٌ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُمَا: إِذَا أَجَّلَهُ فِي
الۡقَرۡضِ جَازَ.
Ibnu ‘Umar dan ‘Atha`—radhiyallahu ‘anhuma—berkata, “Apabila seseorang
menentukan jangka waktu jatuh tempo dalam pinjaman, maka hal itu boleh.”
٢٧٣٤ - وَقَالَ اللَّيۡثُ: حَدَّثَنِي جَعۡفَرُ بۡنُ رَبِيعَةَ، عَنۡ عَبۡدِ
الرَّحۡمٰنِ بۡنِ هُرۡمُزَ، عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ، عَنۡ
رَسُولِ اللهِ ﷺ: أَنَّهُ ذَكَرَ رَجُلًا سَأَلَ بَعۡضَ بَنِي إِسۡرَائِيلَ
أَنۡ يُسۡلِفَهُ أَلۡفَ دِينَارِ، فَدَفَعَهَا إِلَيۡهِ إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى.
[طرفه في:
١٤٩٨].
2734. Al-Laits berkata: Ja’far bin Rabi’ah menceritakan kepadaku dari
‘Abdurrahman bin Hurmuz, dari Abu Hurairah—radhiyallahu ‘anhu—, dari
Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—: Beliau menceritakan seorang
laki-laki yang meminta kepada sebagian Bani Israil agar memberinya pinjaman
seribu dinar, lalu dia pun menyerahkan (uang) itu kepadanya sampai jangka
waktu tertentu.