Cari Blog Ini

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 5855

٣٩ - بَابٌ يَنۡزِعُ نَعۡلَ الۡيُسۡرَى
39. Bab Melepas Alas Kaki Kiri


٥٨٥٥ - حَدَّثَنَا عَبۡدُ اللهِ بۡنُ مَسۡلَمَةَ، عَنۡ مَالِكٍ، عَنۡ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الۡأَعۡرَجِ، عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ: أَنَّ رَسُولَ اللهِ ﷺ قَالَ: (إِذَا انۡتَعَلَ أَحَدُكُمۡ فَلۡيَبۡدَأۡ بِالۡيَمِينِ، وَإِذَا نَزَعَ فَلۡيَبۡدَأۡ بِالشِّمَالِ، لِتَكُنِ الۡيُمۡنَى أَوَّلَهُمَا تُنۡعَلُ وَآخِرَهُمَا تُنۡزَعُ).

5855. ‘Abdullah bin Maslamah telah menceritakan kepada kami dari Malik, dari Abu Az-Zinad, dari Al-A’raj, dari Abu Hurairah—radhiyallahu ‘anhu—: Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam— bersabda, “Apabila salah seorang di antara kalian memakai alas kaki, hendaklah ia memulai dengan yang kanan. Apabila melepasnya, hendaklah memulai dengan yang kiri. Hendaknya yang kanan menjadi yang pertama kali dipakai dan yang terakhir kali dilepas.”

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 5856

٤٠ - بَابٌ لَا يَمۡشِي فِي نَعۡلٍ وَاحِدَةٍ
40. Bab Tidak Berjalan dengan Satu Alas Kaki


٥٨٥٦ - حَدَّثَنَا عَبۡدُ اللهِ بۡنُ مَسۡلَمَةَ، عَنۡ مَالِكٍ، عَنۡ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الۡأَعۡرَجِ، عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ: أَنَّ رَسُولَ اللهِ ﷺ قَالَ: (لَا يَمۡشِي أَحَدُكُمۡ فِي نَعۡلٍ وَاحِدَةٍ، لِيُحۡفِهِمَا أَوۡ لِيُنۡعِلۡهُمَا جَمِيعًا).

5856. ‘Abdullah bin Maslamah telah menceritakan kepada kami dari Malik, dari Abu Az-Zinad, dari Al-A'raj, dari Abu Hurairah: Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Janganlah salah seorang di antara kalian berjalan dengan satu alas kaki saja! Hendaklah ia melepas keduanya atau memakaikan alas kaki pada keduanya sekaligus.”

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 5167

٦٩ - بَابُ الۡوَلِيمَةِ وَلَوۡ بِشَاةٍ
69. Bab Walimah Walaupun Hanya dengan Menyembelih Seekor Kambing


٥١٦٧ - حَدَّثَنَا عَلِيٌّ: حَدَّثَنَا سُفۡيَانُ قَالَ: حَدَّثَنِي حُمَيۡدٌ: أَنَّهُ سَمِعَ أَنَسًا رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ قَالَ: سَأَلَ النَّبِيُّ ﷺ عَبۡدَ الرَّحۡمَنِ بۡنَ عَوۡفٍ، وَتَزَوَّجَ امۡرَأَةً مِنَ الۡأَنۡصَارِ: (كَمۡ أَصۡدَقۡتَهَا؟) قَالَ: وَزۡنَ نَوَاةٍ مِنۡ ذَهَبٍ. وَعَنۡ حُمَيۡدٍ: سَمِعۡتُ أَنَسًا قَالَ: لَمَّا قَدِمُوا الۡمَدِينَةَ، نَزَلَ الۡمُهَاجِرُونَ عَلَى الۡأَنۡصَارِ، فَنَزَلَ عَبۡدُ الرَّحۡمَنِ بۡنُ عَوۡفٍ عَلَى سَعۡدِ بۡنِ الرَّبِيعِ، فَقَالَ: أُقَاسِمُكَ مَالِي، وَأَنۡزِلُ لَكَ عَنۡ إِحۡدَى امۡرَأَتَيَّ، قَالَ: بَارَكَ اللهُ لَكَ فِي أَهۡلِكَ وَمَالِكَ، فَخَرَجَ إِلَى السُّوقِ فَبَاعَ وَاشۡتَرَى، فَأَصَابَ شَيۡئًا مِنۡ أَقِطٍ وَسَمۡنٍ، فَتَزَوَّجَ، فَقَالَ النَّبِيُّ ﷺ: (أَوۡلِمۡ وَلَوۡ بِشَاةٍ). [طرفه في: ٢٠٤٩].

5167. ‘Ali telah menceritakan kepada kami: Sufyan menceritakan kepada kami. Ia berkata: Humaid menceritakan kepadaku: Ia mendengar Anas—radhiyallahu ‘anhu—berkata:

Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bertanya kepada ‘Abdurrahman bin ‘Auf yang telah menikahi seorang wanita dari kaum Ansar, “Berapa mahar yang engkau berikan kepadanya?”

Ia menjawab, “Seberat biji kurma dari emas.”

Dan dari Humaid: Aku mendengar Anas berkata: Ketika mereka tiba di Madinah, kaum Muhajirin singgah di tempat kaum Ansar. Lalu ‘Abdurrahman bin ‘Auf singgah di tempat Sa’d bin Ar-Rabi’. Sa’d berkata, “Aku akan membagi hartaku denganmu dan aku akan menceraikan salah satu dari kedua istriku untukmu.”

‘Abdurrahman menjawab, “Semoga Allah memberkahimu pada keluarga dan hartamu.”

Kemudian ia pergi ke pasar untuk berjualan dan membeli, lalu ia mendapatkan sedikit aqith (susu kering) dan samin, kemudian ia menikah. Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa sallam— bersabda, “Adakanlah walimah walaupun hanya dengan menyembelih seekor kambing!”

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 5155

٥٧ - بَابٌ كَيۡفَ يُدۡعَى لِلۡمُتَزَوِّجِ
57. Bab Bagaimana Mendoakan Orang yang Menikah


٥١٥٥ - حَدَّثَنَا سُلَيۡمَانُ بۡنُ حَرۡبٍ: حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، هُوَ ابۡنُ زَيۡدٍ، عَنۡ ثَابِتٍ، عَنۡ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ: أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ رَأَى عَلَى عَبۡدِ الرَّحۡمَنِ بۡنِ عَوۡفٍ أَثَرَ صُفۡرَةٍ، قَالَ: (مَا هٰذَا؟). قَالَ: إِنِّي تَزَوَّجۡتُ امۡرَأَةً عَلَى وَزۡنِ نَوَاةٍ مِنۡ ذَهَبٍ، قَالَ: (بَارَكَ اللَّهُ لَكَ، أَوۡلِمۡ وَلَوۡ بِشَاةٍ). [طرفه في: ٢٠٤٩].

5155. Sulaiman bin Harb telah menceritakan kepada kami: Hammad bin Zaid menceritakan kepada kami dari Tsabit, dari Anas—radhiyallahu ‘anhu—:

Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa sallam—melihat bekas wangi-wangian kuning pada ‘Abdurrahman bin ‘Auf. Beliau bertanya, “Apa ini?”

‘Abdurrahman menjawab, “Sesungguhnya aku telah menikahi seorang wanita dengan mahar seberat biji kurma dari emas.”

Beliau bersabda, “Semoga Allah memberkahimu. Adakanlah walimah walaupun hanya dengan menyembelih seekor kambing!”

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 5153

٥٥ - بَابُ الصُّفۡرَةِ لِلۡمُتَزَوِّجِ
55. Bab Mengenai Wangi-wangian Kuning bagi Orang yang Menikah


وَرَوَاهُ عَبۡدُ الرَّحۡمَنِ بۡنُ عَوۡفٍ عَنِ النَّبِيِّ ﷺ.

Hal itu diriwayatkan oleh ‘Abdurrahman bin ‘Auf dari Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa sallam—.

٥١٥٣ - حَدَّثَنَا عَبۡدُ اللهِ بۡنُ يُوسُفَ: أَخۡبَرَنَا مَالِكٌ، عَنۡ حُمَيۡدٍ الطَّوِيلِ، عَنۡ أَنَسِ بۡنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ: أَنَّ عَبۡدَ الرَّحۡمٰنِ بۡنَ عَوۡفٍ، جَاءَ إِلَى رَسُولِ اللهِ ﷺ وَبِهِ أَثَرُ صُفۡرَةٍ، فَسَأَلَهُ رَسُولُ اللهِ ﷺ، فَأَخۡبَرَهُ أَنَّهُ تَزَوَّجَ امۡرَأَةً مِنَ الۡأَنۡصَارِ، قَالَ: (كَمۡ سُقۡتَ إِلَيۡهَا؟). قَالَ زِنَةَ نَوَاةٍ مِنۡ ذَهَبٍ، قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: (أَوۡلِمۡ وَلَوۡ بِشَاةٍ). [طرفه في: ٢٠٤٩].

5153. ‘Abdullah bin Yusuf telah menceritakan kepada kami: Malik mengabarkan kepada kami dari Humaid Ath-Thawil, dari Anas bin Malik—radhiyallahu ‘anhu—:

‘Abdurrahman bin ‘Auf datang kepada Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—dalam keadaan padanya terdapat bekas wangi-wangian kuning. Lalu Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bertanya kepadanya, kemudian ia mengabarkan bahwa ia telah menikahi seorang wanita dari kaum Ansar.

Beliau bertanya, “Berapa mahar yang engkau serahkan kepadanya?”

Ia menjawab, “Seberat biji kurma dari emas.”

Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Adakanlah walimah, walaupun hanya dengan menyembelih seekor kambing!”