١٦ - بَابُ الاِعۡتِرَافِ بِالزِّنَا
16. Bab Pengakuan atas Perbuatan Zina
٦٨٢٧، ٦٨٢٨ - حَدَّثَنَا عَلِيُّ بۡنُ عَبۡدِ اللهِ: حَدَّثَنَا سُفۡيَانُ
قَالَ: حَفِظۡنَاهُ مِنۡ فِي الزُّهۡرِيِّ قَالَ: أَخۡبَرَنِي عُبَيۡدُ اللهِ:
أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيۡرَةَ وَزَيۡدَ بۡنَ خَالِدٍ قَالَا: كُنَّا عِنۡدَ
النَّبِيِّ ﷺ فَقَامَ رَجُلٌ فَقَالَ: أَنۡشُدُكَ اللهَ إِلَّا قَضَيۡتَ
بَيۡنَنَا بِكِتَابِ اللهِ، فَقَامَ خَصۡمُهُ، وَكَانَ أَفۡقَهَ مِنۡهُ،
فَقَالَ: اقۡضِ بَيۡنَنَا بِكِتَابِ اللهِ وَأۡذَنۡ لِي؟ قَالَ: (قُلۡ). قَالَ:
إِنَّ ابۡنِي كَانَ عَسِيفًا عَلَى هٰذَا فَزَنَى بِامۡرَأَتِهِ، فَافۡتَدَيۡتُ
مِنۡهُ بِمِائَةِ شَاةٍ وَخَادِمٍ، ثُمَّ سَأَلۡتُ رِجَالًا مِنۡ أَهۡلِ
الۡعِلۡمِ، فَأَخۡبَرُونِي: أَنَّ عَلَى ابۡنِي جَلۡدَ مِائَةٍ وَتَغۡرِيبَ
عَامٍ، وَعَلَى امۡرَأَتِهِ الرَّجۡمَ. فَقَالَ النَّبِيُّ ﷺ: (وَالَّذِي
نَفۡسِي بِيَدِهِ لَأَقۡضِيَنَّ بَيۡنَكُمَا بِكِتَابِ اللهِ جَلَّ ذِكۡرُهُ،
الۡمِائَةُ شَاةٍ وَالۡخَادِمُ رَدٌّ عَلَيۡكَ، وَعَلَى ابۡنِكَ جَلۡدُ مِائَةٍ
وَتَغۡرِيبُ عَامٍ، وَاغۡدُ يَا أُنَيۡسُ عَلَى امۡرَأَةِ هٰذَا، فَإِنِ
اعۡتَرَفَتۡ فَارۡجُمۡهَا). فَغَدَا عَلَيۡهَا فَاعۡتَرَفَتۡ فَرَجَمَهَا.
قُلۡتُ لِسُفۡيَانَ: لَمۡ يَقُلۡ: فَأَخۡبَرُونِي أَنَّ عَلَى ابۡنِي
الرَّجۡمَ؟ فَقَالَ: أَشُكُّ فِيهَا مِنَ الزُّهۡرِيِّ، فَرُبَّمَا قُلۡتُهَا،
وَرُبَّمَا سَكَتُّ. [طرفه في:
٢٣١٤].
6827, 6828. ‘Ali bin ‘Abdullah telah menceritakan kepada kami: Sufyan
menceritakan kepada kami. Ia berkata: Kami menghafalnya dari mulut Az-Zuhri.
Ia berkata: ‘Ubaidullah mengabarkan kepadaku bahwasanya ia mendengar Abu
Hurairah dan
Zaid bin Khalid
berkata:
Kami pernah berada di sisi Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—, lalu seorang lelaki berdiri seraya berkata, “Aku memohon kepadamu demi Allah agar engkau memutuskan perkara di antara kami dengan Kitabullah.”Lalu lawannya berdiri—dan ia lebih paham daripadanya—seraya berkata, “Putuskanlah perkara di antara kami dengan Kitabullah dan izinkanlah aku (untuk bicara).”Beliau berkata, “Bicaralah.”Ia berkata, “Sesungguhnya anak lakiku dahulu adalah buruh yang bekerja pada orang ini, lalu ia berzina dengan istrinya. Maka aku menebus darinya dengan seratus ekor kambing dan seorang pelayan (budak). Kemudian aku bertanya kepada beberapa orang lelaki dari ahli ilmu, lalu mereka mengabarkan kepadaku bahwa atas anakku hukuman cambuk seratus kali dan pengasingan selama satu tahun, sedangkan atas istrinya hukuman rajam.”Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Demi Allah yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh aku benar-benar akan memutuskan perkara di antara kalian berdua dengan Kitabullah—jalla dzikruhu—. Seratus ekor kambing dan pelayan tersebut dikembalikan padamu, dan atas anakmu hukuman cambuk seratus kali serta pengasingan selama satu tahun. Dan pergilah besok pagi wahai Unais kepada istri orang ini, jika ia mengaku, maka rajamlah ia.”Unais pergi kepada wanita itu besok harinya lalu wanita itu mengaku, maka ia merajamnya.
Aku (perawi) berkata kepada Sufyan: Ia tidak mengatakan “Lalu mereka
mengabarkan kepadaku bahwa atas anakku hukuman rajam”?
Maka Sufyan berkata: Aku ragu tentang kalimat itu dari Az-Zuhri, terkadang aku
mengucapkannya dan terkadang aku diam (tidak menyebutkannya).