Cari Blog Ini

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 2765

٢٧٦٥ - حَدَّثَنَا عُبَيۡدُ بۡنُ إِسۡمَاعِيلَ: حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ، عَنۡ هِشَامٍ، عَنۡ أَبِيهِ، عَنۡ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهَا: ‏﴿وَمَنۡ كَانَ غَنِيًّا فَلۡيَسۡتَعۡفِفۡ وَمَنۡ كَانَ فَقِيرًا فَلۡيَأۡكُلۡ بِالۡمَعۡرُوفِ﴾ [النساء: ٧]. قَالَتۡ: أُنۡزِلَتۡ فِي وَالِي الۡيَتِيمِ أَنۡ يُصِيبَ مِنۡ مَالِهِ إِذَا كَانَ مُحۡتَاجًا بِقَدۡرِ مَالِهِ بِالۡمَعۡرُوفِ. [طرفه في: ٢٢١٢].

2765. ‘Ubaid bin Ismail telah menceritakan kepada kami: Abu Usamah menceritakan kepada kami dari Hisyam, dari ayahnya, dari ‘Aisyah—radhiyallahu ‘anha—. “Barang siapa (di antara pemelihara itu) mampu, maka hendaklah ia menahan diri (dari memakan harta anak yatim itu) dan barang siapa yang miskin, maka bolehlah ia memakan harta itu menurut cara yang makruf.” (QS An-Nisa’: 6). ‘Aisyah berkata: Ayat ini diturunkan mengenai wali (pengasuh) anak yatim, bahwa ia boleh mengambil dari harta anak yatim tersebut apabila ia membutuhkannya, seukuran hartanya dengan cara yang makruf.

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 6641

٦٦٤١ - حَدَّثَنَا يَحۡيَى بۡنُ بُكَيۡرٍ: حَدَّثَنَا اللَّيۡثُ، عَنۡ يُونُسَ، عَنِ ابۡنِ شِهَابٍ: حَدَّثَنِي عُرۡوَةُ بۡنُ الزُّبَيۡرِ: أَنَّ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهَا قَالَتۡ: إِنَّ هِنۡدَ بِنۡتَ عُتۡبَةَ بۡنِ رَبِيعَةَ قَالَتۡ: يَا رَسُولَ اللهِ، مَا كَانَ مِمَّا عَلَى ظَهۡرِ الۡأَرۡضِ أَهۡلُ أَخۡبَاءٍ، أَوۡ خِبَاءٍ، أَحَبَّ إِلَيَّ أَنۡ يَذِلُّوا مِنۡ أَهۡلِ أَخۡبَائِكَ، أَوۡ خِبَائِكَ - شَكَّ يَحۡيَى - ثُمَّ مَا أَصۡبَحَ الۡيَوۡمَ أَهۡلُ أَخۡبَاءٍ، أَوۡ خِبَاءٍ، أَحَبَّ إِلَيَّ مِنۡ أَنۡ يَعِزُّوا مِنۡ أَهۡلِ أَخۡبَائِكَ، أَوۡ خِبَائِكَ. قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: (وَأَيۡضًا، وَالَّذِي نَفۡسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ). قَالَتۡ: يَا رَسُولَ اللهِ، إِنَّ أَبَا سُفۡيَانَ رَجُلٌ مِسِّيكٌ، فَهَلۡ عَلَيَّ حَرَجٌ أَنۡ أُطۡعِمَ مِنَ الَّذِي لَهُ؟ قَالَ: (لَا، إِلَّا بِالۡمَعۡرُوفِ). [طرفه في: ٢٢١١].

6641. Yahya bin Bukair telah menceritakan kepada kami: Al-Laits menceritakan kepada kami dari Yunus, dari Ibnu Syihab: ‘Urwah bin Az-Zubair menceritakan kepadaku: ‘Aisyah—radhiyallahu ‘anha—berkata:

Sesungguhnya Hind binti ‘Utbah bin Rabi’ah berkata, “Wahai Rasulullah, dahulu tidak ada di atas muka bumi ini penghuni kemah-kemah, atau kemah, yang paling aku inginkan agar mereka dihina melebihi penghuni kemah-kemahmu, atau kemahmu—Yahya ragu—, kemudian pada hari ini tidak ada penghuni kemah-kemah, atau kemah, yang lebih aku cintai agar mereka dimuliakan daripada penghuni kemah-kemahmu, atau kemahmu.”

Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—berkata, “Begitu juga (engkau), demi Allah yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya.”

Wanita itu berkata lagi, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya Abu Sufyan adalah seorang laki-laki yang sangat pelit. Apakah ada dosa bagiku jika aku memberi makan dari harta miliknya?”

Beliau bersabda, “Tidak mengapa, asal dengan cara yang makruf.”

Shahih Muslim hadis nomor 2842

١٢ - بَابٌ فِي شِدَّةِ حَرِّ نَارِ جَهَنَّمَ وَبُعۡدِ قَعۡرِهَا، وَمَا تَأۡخُذُ مِنَ الۡمُعَذَّبِينَ
12. Bab Mengenai Sangat Panasnya Api Neraka Jahanam, Jauhnya Dasarnya, dan Seberapa Jilatan yang Mengenai Orang-Orang yang Diazab


٢٩ - (٢٨٤٢) - حَدَّثَنَا عُمَرُ بۡنُ حَفۡصِ بۡنِ غِيَاثٍ: حَدَّثَنَا أَبِي، عَنِ الۡعَلَاءِ بۡنِ خَالِدٍ الۡكَاهِلِيِّ، عَنۡ شَقِيقٍ، عَنۡ عَبۡدِ اللهِ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: (يُؤۡتَىٰ بِجَهَنَّمَ يَوۡمَئِذٍ لَهَا سَبۡعُونَ أَلۡفَ زِمَامٍ. مَعَ كُلِّ زِمَامٍ سَبۡعُونَ أَلۡفَ مَلَكٍ يَجُرُّونَهَا).

29. (2842). ‘Umar bin Hafsh bin Ghiyats telah menceritakan kepada kami: Ayahku menceritakan kepada kami dari Al-‘Ala` bin Khalid Al-Kahili, dari Syaqiq, dari ‘Abdullah. Ia berkata: Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Neraka Jahanam akan didatangkan pada hari itu dengan memiliki tujuh puluh ribu tali kendali, yang mana pada setiap tali kendali terdapat tujuh puluh ribu malaikat yang menyeretnya.”

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 5359

٥ - بَابُ نَفَقَةِ الۡمَرۡأَةِ إِذَا غَابَ عَنۡهَا زَوۡجُهَا، وَنَفَقَةِ الۡوَلَدِ
5. Bab Nafkah Wanita Apabila Suaminya Tidak Ada di Sisinya dan Nafkah Anak


٥٣٥٩ - حَدَّثَنَا ابۡنُ مُقَاتِلٍ: أَخۡبَرَنَا عَبۡدُ اللهِ: أَخۡبَرَنَا يُونُسُ، عَنِ ابۡنِ شِهَابٍ: أَخۡبَرَنِي عُرۡوَةُ: أَنَّ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهَا قَالَتۡ: جَاءَتۡ هِنۡدُ بِنۡتُ عُتۡبَةَ، فَقَالَتۡ: يَا رَسُولَ اللهِ، إِنَّ أَبَا سُفۡيَانَ رَجُلٌ مِسِّيكٌ، فَهَلۡ عَلَيَّ حَرَجٌ أَنۡ أُطۡعِمَ مِنَ الَّذِي لَهُ عِيَالَنَا؟ قَالَ: (لَا، إِلَّا بِالۡمَعۡرُوفِ). [طرفه في: ٢٢١١].

5359. Ibnu Muqatil telah menceritakan kepada kami: ‘Abdullah mengabarkan kepada kami: Yunus mengabarkan kepada kami dari Ibnu Syihab: ‘Urwah mengabarkan kepadaku: ‘Aisyah—radhiyallahu ‘anha—berkata:

Hind binti ‘Utbah datang lalu berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya Abu Sufyan adalah seorang laki-laki yang sangat pelit. Apakah ada dosa bagiku jika aku memberi makan keluarga kami dari harta miliknya?”

Beliau bersabda, “Tidak (mengapa), asalkan dengan cara yang makruf.”

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 3825

٢٣ - بَابُ ذِكۡرِ هِنۡدٍ بِنۡتِ عُتۡبَةَ بۡنِ رَبِيعَةَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهَا
23. Bab Penyebutan Hind binti ‘Utbah bin Rabi’ah—radhiyallahu ‘anha


٣٨٢٥ - وَقَالَ عَبۡدَانُ: أَخۡبَرَنَا عَبۡدُ اللهِ: أَخۡبَرَنَا يُونُسُ، عَنِ الزُّهۡرِيِّ: حَدَّثَنِي عُرۡوَةُ: أَنَّ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهَا قَالَتۡ: جَاءَتۡ هِنۡدُ بِنۡتُ عُتۡبَةَ، فَقَالَتۡ: يَا رَسُولَ اللهِ، مَا كَانَ عَلَى ظَهۡرِ الۡأَرۡضِ مِنۡ أَهۡلِ خِبَاءٍ أَحَبُّ إِلَيَّ أَنۡ يَذِلُّوا مِنۡ أَهۡلِ خِبَائِكَ، ثُمَّ مَا أَصۡبَحَ الۡيَوۡمَ عَلَى ظَهۡرِ الۡأَرۡضِ أَهۡلُ خِبَاءٍ أَحَبَّ إِلَيَّ أَنۡ يَعِزُّوا مِنۡ أَهۡلِ خِبَائِكَ، قَالَتۡ: (وَأَيۡضًا وَالَّذِي نَفۡسِي بِيَدِهِ). قَالَتۡ: يَا رَسُولَ اللهِ، إِنَّ أَبَا سُفۡيَانَ رَجُلٌ مِسِّيكٌ، فَهَلۡ عَلَيَّ حَرَجٌ أَنۡ أُطۡعِمَ مِنَ الَّذِي لَهُ عِيَالَنَا؟ قَالَ: (لَا أُرَاهُ إِلَّا بِالۡمَعۡرُوفِ). [طرفه في: ٢٢١١].

3825. ‘Abdan berkata: ‘Abdullah mengabarkan kepada kami: Yunus mengabarkan kepada kami dari Az-Zuhri: ‘Urwah menceritakan kepadaku: ‘Aisyah—radhiyallahu ‘anha—berkata:

Hind binti ‘Utbah datang lalu berkata, “Wahai Rasulullah, dahulu tidak ada di atas muka bumi ini penghuni kemah yang paling aku inginkan agar mereka dihina melebihi penghuni kemahmu. Kemudian, pada hari ini tidak ada di atas muka bumi ini penghuni kemah yang paling aku inginkan agar mereka dimuliakan melebihi penghuni kemahmu.”

Beliau bersabda, “Begitu juga (engkau), demi Allah yang jiwaku berada di tangan-Nya.”

Hind berkata lagi, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya Abu Sufyan adalah seorang laki-laki yang sangat pelit. Apakah ada dosa bagiku jika aku memberi makan keluarga kami dari harta miliknya?”

Beliau bersabda, “Aku tidak melihat hal itu (boleh dilakukan) kecuali dengan cara yang makruf.”