Cari Blog Ini

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 3125

٩ - بَابٌ الۡغَنِيمَةُ لِمَنۡ شَهِدَ الۡوَقۡعَةَ
9. Bab Harta Rampasan Perang (Ganimah) bagi Orang yang Menghadiri Pertempuran


٣١٢٥ - حَدَّثَنَا صَدَقَةُ: أَخۡبَرَنَا عَبۡدُ الرَّحۡمٰنِ، عَنۡ مَالِكٍ، عَنۡ زَيۡدِ بۡنِ أَسۡلَمَ، عَنۡ أَبِيهِ قَالَ: قَالَ عُمَرُ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ: لَوۡلَا آخِرُ الۡمُسۡلِمِينَ، مَا فَتَحۡتُ قَرۡيَةً إِلَّا قَسَمۡتُهَا بَيۡنَ أَهۡلِهَا، كَمَا قَسَمَ النَّبِيُّ ﷺ خَيۡبَرَ. [طرفه في: ٢٣٣٤].

3125. Shadaqah telah menceritakan kepada kami: ‘Abdurrahman mengabarkan kepada kami dari Malik, dari Zaid bin Aslam, dari ayahnya. Ia berkata: ‘Umar—radhiyallahu ‘anhu—berkata, “Sekiranya bukan karena generasi muslim yang akan datang belakangan, tidaklah aku menaklukkan suatu wilayah melainkan pasti aku bagikan lahan-lahannya di antara para pejuang, sebagaimana Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—membagikan lahan Khaibar.”

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 4012 dan 4013

٤٠١٢، ٤٠١٣ - حَدَّثَنَا عَبۡدُ اللهِ بۡنُ مُحَمَّدِ بۡنِ أَسۡمَاءَ: حَدَّثَنَا جُوَيۡرِيَةُ، عَنۡ مَالِكٍ، عَنِ الزُّهۡرِيِّ: أَنَّ سَالِمَ بۡنَ عَبۡدِ اللهِ أَخۡبَرَهُ قَالَ: أَخۡبَرَ رَافِعُ بۡنُ خَدِيجٍ عَبۡدَ اللهِ بۡنَ عُمَرَ: أَنَّ عَمَّيۡهِ – وَكَانَا شَهِدَا بَدۡرًا – أَخۡبَرَاهُ: أَنَّ رَسُولَ اللهِ ﷺ نَهَى عَنۡ كِرَاءِ الۡمَزَارِعِ. قُلۡتُ لِسَالِمٍ: فَتُكۡرِيهَا أَنۡتَ؟ قَالَ: نَعَمۡ، إِنَّ رَافِعًا أَكۡثَرَ عَلَى نَفۡسِهِ. [طرفه في: ٢٣٣٩].

4012, 4013. ‘Abdullah bin Muhammad bin Asma` telah menceritakan kepada kami: Juwairiyah menceritakan kepada kami dari Malik, dari Az-Zuhri: Salim bin ‘Abdullah mengabarkan kepadanya. Ia berkata: Rafi’ bin Khadij mengabarkan kepada ‘Abdullah bin ‘Umar: Kedua paman Rafi’—yang keduanya turut hadir dalam Perang Badr—mengabarkan kepadanya bahwa Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—melarang penyewaan lahan pertanian.

Aku (Az-Zuhri) bertanya kepada Salim, “Lalu apakah engkau menyewakannya?”

Ia menjawab, “Ya, sesungguhnya Rafi’ telah berlebihan terhadap dirinya sendiri.”

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 4235 dan 4236

٤٢٣٥ - حَدَّثَنَا سَعِيدُ بۡنُ أَبِي مَرۡيَمَ: أَخۡبَرَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ جَعۡفَرٍ قَالَ: أَخۡبَرَنِي زَيۡدٌ، عَنۡ أَبِيهِ: أَنَّهُ سَمِعَ عُمَرَ بۡنَ الۡخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ يَقُولُ: أَمَا وَالَّذِي نَفۡسِي بِيَدِهِ ، لَوۡلَا أَنۡ أَتۡرُكَ آخِرَ النَّاسِ بَبَّانًا لَيۡسَ لَهُمۡ شَيۡءٌ، مَا فُتِحَتۡ عَلَيَّ قَرۡيَةٌ إِلَّا قَسَمۡتُهَا، كَمَا قَسَمَ النَّبِيُّ ﷺ خَيۡبَرَ، وَلَكِنِّي أَتۡرُكُهَا خِزَانَةً لَهُمۡ يَقۡتَسِمُونَهَا. [طرفه في: ٢٣٣٤].

4235. Sa’id bin Abu Maryam telah menceritakan kepada kami: Muhammad bin Ja’far mengabarkan kepada kami. Ia berkata: Zaid mengabarkan kepadaku dari ayahnya, bahwasanya ia mendengar ‘Umar bin Al-Khaththab—radhiyallahu ‘anhu—berkata, “Ketahuilah, demi Allah yang jiwaku berada di tangan-Nya, sekiranya bukan karena aku tidak ingin membiarkan generasi muslim yang akan datang belakangan hidup rata dalam kemiskinan tanpa memiliki apa-apa, tidaklah ditaklukkan bagiku suatu wilayah melainkan pasti aku bagikan lahan-lahannya sebagaimana Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—membagikan lahan Khaibar. Namun aku membiarkannya sebagai kas (sumber pendapatan negara) bagi mereka untuk mereka bagi bersama.”

٤٢٣٦ - حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بۡنُ الۡمُثَنَّى: حَدَّثَنَا ابۡنُ مَهۡدِيٍّ، عَنۡ مَالِكِ بۡنِ أَنَسٍ، عَنۡ زَيۡدِ بۡنِ أَسۡلَمَ، عَنۡ أَبِيهِ، عَنۡ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ قَالَ: لَوۡلَا آخِرُ الۡمُسۡلِمِينَ، مَا فُتِحَتۡ عَلَيۡهِمۡ قَرۡيَةٌ إِلَّا قَسَمۡتُهَا، كَمَا قَسَمَ النَّبِيُّ ﷺ خَيۡبَرَ. [طرفه في: ٢٣٣٤].

4236. Muhammad bin Al-Mutsanna telah menceritakan kepadaku: Ibnu Mahdi menceritakan kepada kami dari Malik bin Anas, dari Zaid bin Aslam, dari ayahnya, dari ‘Umar—radhiyallahu ‘anhu—. Ia berkata, “Sekiranya bukan karena generasi muslim yang akan datang belakangan, tidaklah ditaklukkan bagi mereka suatu wilayah melainkan pasti aku bagikan lahan-lahannya sebagaimana Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—membagikan lahan Khaibar.”

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 4248

٤٢ - بَابُ مُعَامَلَةِ النَّبِيِّ ﷺ أَهۡلَ خَيۡبَرَ
42. Bab Perjanjian Kerja Sama Pertanian Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—dengan Penduduk Khaibar


٤٢٤٨ - حَدَّثَنَا مُوسَى بۡنُ إِسۡمَاعِيلَ: حَدَّثَنَا جُوَيۡرِيَةُ، عَنۡ نَافِعٍ، عَنۡ عَبۡدِ اللهِ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ قَالَ: أَعۡطَى النَّبِيُّ ﷺ خَيۡبَرَ الۡيَهُودَ: أَنۡ يَعۡمَلُوهَا وَيَزۡرَعُوهَا، وَلَهُمۡ شَطۡرُ مَا يَخۡرُجُ مِنۡهَا. [طرفه في: ٢٢٨٥].

4248. Musa bin Isma’il telah menceritakan kepada kami: Juwairiyah menceritakan kepada kami dari Nafi’, dari ‘Abdullah—radhiyallahu ‘anhu—. Ia berkata: Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—menyerahkan lahan Khaibar kepada kaum Yahudi untuk diolah dan ditanami, dan mereka memperoleh separuh dari hasil panennya.

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 2632

٢٦٣٢ - حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ يُوسُفَ: حَدَّثَنَا الۡأَوۡزَاعِيُّ قَالَ: حَدَّثَنِي عَطَاءٌ، عَنۡ جَابِرٍ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ قَالَ: كَانَتۡ لِرِجَالٍ مِنَّا فُضُولُ أَرَضِينَ، فَقَالُوا: نُؤَاجِرُهَا بِالثُّلُثِ وَالرُّبُعِ وَالنِّصۡفِ، فَقَالَ النَّبِيُّ ﷺ: (مَنۡ كَانَتۡ لَهُ أَرۡضٌ فَلۡيَزۡرَعۡهَا، أَوۡ لِيَمۡنَحۡهَا أَخَاهُ، فَإِنۡ أَبَى فَلۡيُمۡسِكۡ أَرۡضَهُ). [طرفه في: ٢٣٤٠].

2632. Muhammad bin Yusuf telah menceritakan kepada kami: Al-Auza’i menceritakan kepada kami. Ia berkata: ‘Atha` menceritakan kepadaku dari Jabir—radhiyallahu ‘anhu—. Ia berkata:

Beberapa orang di antara kami memiliki kelebihan lahan pertanian, lalu mereka berkata, “Kami akan menyewakannya dengan sistem bagi hasil sepertiga, seperempat, atau separuh.”

Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Barang siapa memiliki tanah hendaklah ia menanamnya atau memberikannya (pinjam pakai) kepada saudaranya. Jika ia tidak mau, maka hendaklah ia menahan (membiarkan) tanahnya.”