٣٢ - بَابُ وَقۡفِ الدَّوَابِّ وَالۡكُرَاعِ وَالۡعُرُوضِ
وَالصَّامِتِ
32. Bab Wakaf Hewan Ternak, Kuda Perang, Harta Barang, dan Uang/Logam Mulia
قَالَ الزُّهۡرِيُّ فِيمَنۡ جَعَلَ أَلۡفَ دِينَارٍ فِي سَبِيلِ اللهِ،
وَدَفَعَهَا إِلَى غُلَامٍ لَهُ تَاجِرٍ يَتۡجُرُ بِهَا، وَجَعَلَ رِبۡحَهُ
صَدَقَةً لِلۡمَسَاكِينِ وَالۡأَقۡرَبِينَ: هَلۡ لِلرَّجُلِ أَنۡ يَأۡكُلَ مِنۡ
رِبۡحِ ذٰلِكَ الۡأَلۡفِ شَيۡئًا، وَإِنۡ لَمۡ يَكُنۡ جَعَلَ رِبۡحَهَا
صَدَقَةً فِي الۡمَسَاكِينِ؟ قَالَ: لَيۡسَ لَهُ أَنۡ يَأۡكُلَ مِنۡهَا.
Az-Zuhri ditanya tentang seseorang yang menjadikan seribu dinar di jalan
Allah, lalu menyerahkannya kepada hamba sahayanya yang merupakan seorang
pedagang untuk diperdagangkan, dan dia menjadikan keuntungannya sebagai
sedekah bagi orang-orang miskin dan kerabat, “Bolehkah bagi orang tersebut
untuk makan dari keuntungan seribu dinar itu sedikit pun, jika tadinya dia
tidak menjadikan keuntungannya sebagai sedekah bagi orang-orang miskin?”
Beliau menjawab, “Dia tidak boleh memanfaatkan dari keuntungan itu.”
٢٧٧٥ - حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ: حَدَّثَنَا يَحۡيَى: حَدَّثَنَا عُبَيۡدُ اللهِ
قَالَ: حَدَّثَنِي نَافِعٌ، عَنِ ابۡنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُمَا: أَنَّ
عُمَرَ حَمَلَ عَلَى فَرَسٍ لَهُ فِي سَبِيلِ اللهِ، أَعۡطَاهَا رَسُولُ اللهِ
ﷺ لَهُ لِيَحۡمِلَ عَلَيۡهَا رَجُلًا، فَأُخۡبِرَ عُمَرُ أَنَّهُ قَدۡ
وَقَفَهَا يَبِيعُهَا، فَسَأَلَ رَسُولَ اللهِ ﷺ أَنۡ يَبۡتَاعَهَا، فَقَالَ:
(لَا تَبۡتَعۡهَا، وَلَا تَرۡجِعَنَّ فِي صَدَقَتِكَ). [طرفه في:
١٤٨٩].
2775. Musaddad telah menceritakan kepada kami: Yahya menceritakan kepada kami:
‘Ubaidullah menceritakan kepada kami. Dia berkata: Nafi’ menceritakan kepadaku
dari Ibnu ‘Umar—radhiyallahu ‘anhuma—:
‘Umar menyumbangkan seekor kuda miliknya di jalan Allah—yang diberikan oleh
Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—kepadanya—untuk ditunggangi oleh
seorang pejuang. Kemudian ‘Umar dikabari bahwa orang tersebut memajangnya
untuk dijual, maka beliau bertanya kepada Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa
sallam—apakah beliau boleh membelinya kembali. Rasulullah bersabda, “Janganlah
engkau membelinya kembali, dan janganlah sekali-kali engkau menarik kembali
sedekahmu.”