1. Bab riwayat tentang firman Allah taala:
2. Bab yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas sedangkan di antara keduanya adalah perkara syubhat
3. Bab memperjelas hal yang masih samar
4. Bab Menjauhkan Diri dari Perkara-Perkara Syubhat
5. Bab barangsiapa tidak memperdulikan waswas dan yang semisalnya dari perkara syubhat
6. Bab firman Allah taala, “Apabila mereka melihat suatu perdagangan atau permainan, mereka bubar untuk mendatanginya” (QS. Al-Jumu’ah: 11)
7. Bab Barang Siapa Tidak Peduli dari Mana Ia Mendapatkan Harta
8. Bab Perdagangan di Darat dan Lainnya
9. Bab Keluar untuk Berdagang
10. Bab Perdagangan di Laut
11. Bab “Apabila mereka melihat suatu perdagangan atau permainan, mereka bubar untuk mendatanginya” (QS. Al-Jumu’ah: 11)
12. Bab Firman Allah Taala, “Infakkanlah sebagian hasil usaha kalian yang baik!” (QS. Al-Baqarah: 267)
13. Bab Barang Siapa yang Menyukai agar Luas Rezekinya
14. Bab pembelian yang dilakukan oleh Nabi—
shallallahu ‘alaihi wa sallam—secara kredit
15. Bab Mata Pencarian Seseorang dan Pekerjaan dengan Tangannya Sendiri
16. Bab Kemudahan dan Kelapangan dalam Membeli dan Menjual, dan Barang Siapa yang Menuntut Hak Hendaknya Ia Menuntutnya dengan Menjaga Kehormatan Diri
17. Bab Orang yang Memberi Tangguh kepada Orang yang Berkemampuan
18. Bab Barang Siapa yang Memberi Tangguh kepada Orang yang Kesulitan
19. Bab apabila pihak yang berjual beli menerangkan, tidak menyembunyikan cacat, dan berbuat jujur
20. Bab Penjualan Kurma Campuran
21. Bab Perkataan Mengenai Penjual Daging dan Jagal
22. Bab perbuatan dusta dan menyembunyikan cacat barang dagangan akan menghilangkan keberkahan dalam jual beli
23. Bab Firman Allah taala: “Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kepada Allah agar kalian beruntung.” (QS Ali Imran: 130)
24. Bab pemakan riba, saksinya, dan penulisnya
25. Bab Orang yang Memberi Makan Riba
26. Bab “Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran dan selalu berbuat dosa” (QS Al-Baqarah: 276)
27. Bab Hal yang Dibenci Mengenai Sumpah dalam Jual Beli
28. Bab Hadis tentang Pandai Emas
29. Bab Penyebutan Perajin Logam dan Pandai Besi
30. Bab Penyebutan Penjahit
31. Bab Penyebutan Penenun
32. Bab tukang kayu
33. Bab Pemimpin Membeli Berbagai Keperluan Sendiri
34. Bab membeli dabat (binatang) dan himar dan apabila membeli dabat atau unta dalam keadaan si penjual masih menaikinya, apakah transaksi itu menjadikan barang yang dibelinya sudah dikuasai sebelum penjual turun
35. Bab pasar-pasar yang sudah ada di masa jahiliah lalu orang-orang masih tetap berjual beli di sana di masa Islam
36. Bab menjual unta yang berpenyakit haus atau kudis
37. Bab Jual Beli Senjata dalam Kondisi Fitnah (Perang antar Kaum Muslimin) dan Lainnya
38. Bab tentang Penjual Parfum dan Menjual Minyak Kesturi
39. Bab penyebutan tukang bekam
40. Bab perdagangan pakaian yang dibenci untuk dipakai bagi pria dan wanita
41. Bab pemilik dagangan lebih berhak menentukan harga
42. Bab Berapa Lama Khiar (dalam Jual Beli) Diperbolehkan
43. Bab Apabila Tidak Menentukan Batas Waktu dalam Khiar, Apakah Jual Belinya Sah
44. Bab kedua pihak yang berjual beli punya hak khiar selama belum berpisah
45. Bab Jika Salah Satu dari Keduanya Memberikan Pilihan (Khiar) kepada Temannya Setelah Jual Beli, Jual Beli Itu Telah Sah
46. Bab Jika Penjual Memiliki Hak Pilih (Khiar), Apakah Jual Belinya Sah?
47. Bab Jika Seseorang Membeli Sesuatu, Lalu Ia Menghibahkannya Saat Itu Juga Sebelum Keduanya Berpisah dan Penjual Tidak Menyanggah Pembeli, atau Ia Membeli Seorang Budak Lalu Memerdekakannya
48. Bab dibencinya penipuan dalam jual beli
49. Bab Riwayat tentang Pasar
50. Bab dibencinya berteriak-teriak di pasar
51. Bab Takaran bagi Penjual dan Pemberi
52. Bab Takaran yang Dianjurkan
53. Bab keberkahan
sha’ dan
mudd Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam54. Bab Riwayat tentang Jual Beli Makanan dan Penimbunan
55. Bab Menjual Makanan Sebelum Diterima dan Menjual Sesuatu yang Tidak Milikmu
56. Bab Pendapat Orang yang Memandang bahwa Apabila Membeli Makanan secara Borongan, Ia Tidak Boleh Menjualnya Kembali hingga Membawanya ke Tempat Tinggalnya, serta Sanksi terkait Hal Tersebut
57. Bab apabila seseorang membeli barang atau binatang lalu meletakkannya di tempat penjual atau binatang itu mati sebelum diambil
58. Bab Janganlah Seseorang Menjual di Atas Penjualan Saudaranya, dan Janganlah Ia Menawar di Atas Penawaran Saudaranya, Hingga Ia Mendapatkan Izin atau Saudaranya Itu Meninggalkannya
59. Bab Jual Beli Lelang (Al-Muzayadah)
60. Bab Najsy dan Pendapat Orang yang Mengatakan: Jual Beli Tersebut Tidak Boleh
61. Bab jual beli tanpa kejelasan dan
habalil habalah62. Bab jual beli al-mulaamasah
63. Bab jual beli munabadzah
64. Bab Larangan bagi Penjual untuk Tidak Mengumpulkan (Membiarkan Tidak Diperah) Susu pada Unta, Sapi, dan Kambing serta Setiap Hewan yang Dikumpulkan Susunya
65. Bab Jika Dia Menghendaki, Dia Mengembalikan Hewan yang Dibendung Susunya dan Sebagai Ganti Perahannya Adalah Satu Sha’ Kurma
66. Bab Menjual Budak yang Berzina
67. Bab jual beli bersama para wanita
68. Bab apakah orang kota boleh menjualkan barang dagangan orang desa dengan tanpa upah? Dan apakah boleh membantu atau menasihatinya?
69. Bab Barang Siapa yang Membenci Orang Kota Menjualkan Barang untuk Orang Pedalaman dengan Upah
70. Bab Orang Kota Tidak Boleh Menjualkan Barang untuk Orang Pedalaman secara Makelar
71. Bab Larangan Mencegat Rombongan Dagang (sebelum Sampai ke Pasar dalam Rangka Manipulasi Harga)
72. Bab Batas Mencegat Rombongan Dagang
73. Bab apabila menentukan syarat-syarat yang tidak halal dalam jual beli
74. Bab Jual Beli Kurma dengan Kurma
75. Bab Jual Beli Kismis dengan Kismis dan Makanan dengan Makanan
76. Bab Jual Beli Jelai dengan Jelai
77. Bab Jual Beli Emas dengan Emas
78. Bab Jual Beli Perak dengan Perak
79. Bab Jual Beli Dinar dengan Dinar secara Tempo
80. Bab Jual Beli Perak dengan Emas secara Tempo
81. Bab Jual Beli Emas dengan Perak secara Tunai
82 Bab Jual Beli Muzabanah, yaitu Menjual Buah (di Pohon) dengan Kurma (Kering), Menjual Kismis dengan Anggur (di Pohon), dan Jual Beli ‘Araya
83. Bab Jual Beli Buah yang Masih di Atas Pohon Kurma dengan Emas dan Perak
84. Bab Penjelasan Tentang ‘Araya
94. Bab jual beli jantung pohon kurma dan memakannya
95. Bab barang siapa yang memberlakukan urusan penduduk suatu kota dengan aturan yang sudah umum di antara mereka dalam masalah jual beli, ijarah, takaran, dan timbangan; dan dengan tradisi mereka sesuai niat dan mazhab mereka yang masyhur
98. Bab jika membeli sesuatu untuk orang lain tanpa ijinnya, lalu orang itu ridha
100. Bab menjual budak yang diperoleh dari peperangan, menghibahkannya, dan memerdekakannya
- Hadis nomor 2217
- Hadis nomor 2220
102. Bab membunuh babi
105. Bab pengharaman perdagangan khamar
106. Bab dosa orang yang menjual orang merdeka
107. Bab perintah Nabi—
shallallahu ‘alaihi wa sallam—kepada Yahudi untuk menjual tanah mereka ketika beliau mengusir mereka