Sunan Abu Dawud hadits nomor 4765 dan 4766

٤٧٦٥ – (صحيح) حَدَّثَنَا نَصۡرُ بۡنُ عَاصِمٍ الۡأَنۡطَاكِيُّ، نا الۡوَلِيدُ وَمُبَشِّرٌ - يَعۡنِي ابۡنَ إِسۡمَاعِيلَ – الۡحَلَبِيَّ، بِإِسۡنَادِهِ عَنۡ أَبِي عَمۡرٍو، قَالَ - يَعۡنِي الۡوَلِيدَ -: ثنا أَبُو عَمۡرٍو، قَالَ: حَدَّثَنِي قَتَادَةُ، عَنۡ أَبِي سَعِيدٍ الۡخُدۡرِيِّ وَأَنَسِ بۡنِ مَالِكٍ، عَنۡ رَسُولِ اللهِ ﷺ قَالَ: (سَيَكُونُ فِي أُمَّتِي اخۡتِلَافٌ وَفُرۡقَةٌ، قَوۡمٌ يُحۡسِنُونَ الۡقِيلَ وَيُسِيئُونَ الۡفِعۡلَ، يَقۡرَءُونَ الۡقُرۡآنَ لَا يُجَاوِزُ تَرَاقِيَهُمۡ، يَمۡرُقُونَ مِنَ الدِّينِ مُرُوقَ السَّهۡمِ مِنَ الرَّمِيَّةِ، [ثُمَّ] لَا يَرۡجِعُونَ حَتَّى يَرۡتَدَّ عَلَى فُوقِهِ، هُمۡ شَرُّ الۡخَلۡقِ وَالۡخَلِيقَةِ، طُوبَى لِمَنۡ قَتَلَهُمۡ وَقَتَلُوهُ، يَدۡعُونَ إِلَى كِتَابِ اللهِ وَلَيۡسُوا مِنۡهُ فِي شَىۡءٍ، مَنۡ قَاتَلَهُمۡ كَانَ أَوۡلَى بِاللهِ تَعَالَى مِنۡهُمۡ) قَالُوا ‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، مَا سِيمَاهُمۡ؟ قَالَ: (التَّحۡلِيقُ). [(الظلال)(٩٤٠)]. 

4765. [Sahih] Nashr bin ‘Ashim Al-Anthaki telah menceritakan kepada kami: Al-Walid dan Mubasysyir bin Isma’il Al-Halabi menceritakan kepada kami dengan sanadnya dari Abu ‘Amr. Al-Walid berkata: Abu ‘Amr menceritakan kepada kami. Beliau berkata: Qatadah menceritakan kepadaku dari Abu Sa’id Al-Khudri dan Anas bin Malik, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau bersabda, “Akan terjadi perselisihan dan perpecahan di dalam umatku. Ada suatu kaum yang memperindah ucapan namun jelek dalam perbuatan. Mereka membaca Alquran namun tidak melampaui kerongkongan mereka. Mereka keluar dari agama seperti keluarnya anak panah menembus dari sasarannya. Kemudian mereka tidak kembali sampai anak panah itu kembali ekornya. Mereka adalah sejelek-jelek makhluk. Alangkah beruntung orang yang membunuh mereka dan dibunuh oleh mereka. Mereka mengajak kepada kitab Allah padahal mereka tidak memiliki sedikitpun bagian darinya. Siapa saja yang memerangi mereka (di bawah perintah pemimpin negara) lebih pantas mendapat pertolongan Allah taala daripada mereka.” 

Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apa tanda-tanda mereka?” 

Beliau menjawab, “Menggundul kepala.” 

٤٧٦٦ – (صحيح) حَدَّثَنَا الۡحَسَنُ بۡنُ عَلِيٍّ، نا عَبۡدُ الرَّزَّاقِ، نا مَعۡمَرٌ، عَنۡ قَتَادَةَ، عَنۡ أَنَسٍ، أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ، [ذَكَرَ] نَحۡوَهُ، قَالَ: (سِيمَاهُمُ التَّحۡلِيقُ وَالتَّسۡمِيدُ، فَإِذَا رَأَيۡتُمُوهُمۡ فَأَنِيمُوهُمۡ). [(ابن ماجه)(١٧٥)]. 

4766. [Sahih] Al-Hasan bin ‘Ali telah menceritakan kepada kami: ‘Abdurrazzaq menceritakan kepada kami: Ma’mar menceritakan kepada kami dari Qatadah, dari Anas, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam—beliau menyebutkan semisal hadis tersebut—bersabda, “Ciri-ciri mereka adalah menggundul kepala. Apabila kalian melihat mereka, maka bunuhlah mereka (di bawah perintah pemimpin negara).”