Cari Blog Ini

As-Sunnah Ibnu Abu 'Ashim hadis nomor 63

٢٠ – بَابٌ:
فِيمَا أَخۡبَرَ بِهِ النَّبِيُّ – عَلَيۡهِ السَّلَامُ – أَنَّ أُمَّتَهُ سَتَفۡتَرِقُ عَلَى اثۡنَتَيۡنِ وَسَبۡعِينَ فِرۡقَةً، وَذَمَّهُ الۡفِرَقَ كُلَّهَا إِلَّا وَاحِدَةً، وَذِكۡرَ قَوۡلِهِ عَلَيۡهِ السَّلَامُ: إِنَّ قَوۡمًا سَيَرۡكَبُونَ سَنَنَ مَنۡ كَانَ قَبۡلَهُمۡ 
20. Bab tentang yang Nabi ‘alaihis salam kabarkan bahwa umatnya akan terpecah menjadi tujuh puluh dua kelompok, celaan beliau terhadap seluruh kelompok itu kecuali satu kelompok, dan penyebutan sabda beliau ‘alaihis salam: Sungguh ada suatu kaum yang akan meniti jalan orang-orang sebelum mereka 


٦٣ – ثنا عَمۡرُو بۡنُ عُثۡمَانَ، ثنا عَبَّادُ بۡنُ يُوسُفَ، حَدَّثَنِي صَفۡوَانُ بۡنُ عَمۡرٍو، عَنۡ رَاشِدِ بۡنِ سَعۡدٍ، عَنۡ عَوۡفِ بۡنِ مَالِكٍ الۡأَشۡجَعِيِّ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: (افۡتَرَقَتِ الۡيَهُودُ عَلَى إِحۡدَى وَسَبۡعِينَ فِرۡقَةً، وَاحِدَةٌ فِي الۡجَنَّةِ، وَسَبۡعِينَ فِي النَّارِ، وَافۡتَرَقَتِ النَّصَارَى عَلَى اثۡنَتَيۡنِ وَسَبۡعِينَ فِرۡقَةً، فَإِحۡدَى وَسَبۡعِينَ فِي النَّارِ، وَوَاحِدَةٌ فِي الۡجَنَّةِ، وَالَّذِي نَفۡسِي بِيَدِهِ! لَتَفۡتَرِقَنَّ أُمَّتِي عَلَى ثَلَاثٍ وَسَبۡعِينَ فِرۡقَةً، فَوَاحِدَةٌ فِي الۡجَنَّةِ، وَاثۡنَتَانِ وَسَبۡعِينَ فِي النَّارِ) قِيلَ: يَا رَسُولَ اللهِ! مَنۡ هُمۡ؟ قَالَ: (هُمُ الۡجَمَاعَةُ). 

63. ‘Amr bin ‘Utsman telah menceritakan kepada kami: ‘Abbad bin Yusuf menceritakan kepada kami: Shafwan bin ‘Amr menceritakan kepadaku dari Rasyid bin Sa’d, dari ‘Auf bin Malik Al-Asyja’i. Beliau berkata: 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Yahudi terpecah menjadi tujuh puluh satu firkah/kelompok. Satu firkah di janah dan tujuh puluh di neraka. Nasrani terpecah menjadi tujuh puluh dua firkah. Tujuh puluh satu firkah di neraka dan satu firkah di janah. Demi Allah yang jiwaku berada di tangan-Nya, umatku pasti akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga firkah. Satu firkah di janah dan tujuh puluh dua firkah di neraka.” 

Ada yang bertanya, “Wahai Rasulullah, siapa mereka (yang di janah)?” 

Rasulullah menjawab, “Mereka adalah al-jama’ah (pengikut sunah Nabi).”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar