Cari Blog Ini

Shahih Al-Bukhari hadits nomor 4662

٨ – بَابُ قَوۡلِهِ: ﴿إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنۡدَ اللهِ اثۡنَا عَشَرَ شَهۡرًا فِي كِتَابِ اللهِ يَوۡمَ خَلَقَ السَّمَٰوَاتِ وَالۡأَرۡضَ مِنۡهَا أَرۡبَعَةٌ حُرُمٌ﴾ ۝٣٦
8. Bab firman-Nya yang artinya, “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram.” (QS. At-Taubah: 36)


الۡقَيِّمُ: هُوَ الۡقَائِمُ. 

الۡقَيِّمُ adalah yang lurus. 

٤٦٦٢ - حَدَّثَنَا عَبۡدُ اللهِ بۡنُ عَبۡدِ الۡوَهَّابِ: حَدَّثَنَا حَمَّادُ بۡنُ زَيۡدٍ، عَنۡ أَيُّوبَ، عَنۡ مُحَمَّدٍ، عَنِ ابۡنِ أَبِي بَكۡرَةَ، عَنۡ أَبِي بَكۡرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ: (إِنَّ الزَّمَانَ قَدِ اسۡتَدَارَ كَهَيۡئَتِهِ يَوۡمَ خَلَقَ اللهُ السَّمَوَاتِ وَالۡأَرۡضَ، السَّنَةُ اثۡنَا عَشَرَ شَهۡرًا، مِنۡهَا أَرۡبَعَةٌ حُرُمٌ، ثَلَاثٌ مُتَوَالِيَاتٌ: ذُو الۡقَعۡدَةِ وَذُو الۡحِجَّةِ وَالۡمُحَرَّمُ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِي بَيۡنَ جُمَادَى وَشَعۡبَانَ). [طرفه في: ٦٧]. 

4662. ‘Abdullah bin ‘Abdul Wahhab telah menceritakan kepada kami: Hammad bin Zaid menceritakan kepada kami dari Ayyub, dari Muhammad, dari Ibnu Abu Bakrah, dari Abu Bakrah, dari Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—. Beliau bersabda, “Sesungguhnya zaman telah berputar seperti keadaannya pada hari Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan suci. Tiga bulan beriringan, yaitu: Zulkaidah, Zulhijah, dan Muharam. Lalu bulan Rajab Mudhar yang berada di antara bulan Jumadilakhir dan Syakban.”