٥٧١٢ – قَالَ: وَقَالَتۡ عَائِشَةُ: لَدَدۡنَاهُ فِي مَرَضِهِ فَجَعَلَ
يُشِيرُ إِلَيۡنَا: أَنۡ لَا تَلُدُّونِي، فَقُلۡنَا كَرَاهِيَةُ الۡمَرِيضِ
لِلدَّوَاءِ، فَلَمَّا أَفَاقَ قَالَ: (أَلَمۡ أَنۡهَكُمۡ أَنۡ تَلُدُّونِي).
قُلۡنَا: كَرَاهِيَةَ الۡمَرِيضِ لِلدَّوَاءِ، فَقَالَ: (لَا يَبۡقَى فِي
الۡبَيۡتِ أَحَدٌ إِلَّا لُدَّ وَأَنَا أَنۡظُرُ إِلَّا الۡعَبَّاسَ، فَإِنَّهُ
لَمۡ يَشۡهَدۡكُمۡ). [طرفه في: ٤٤٥٨].
5712. Beliau berkata: ‘Aisyah berkata:
Kami memasukkan obat ke salah satu sisi mulut beliau ketika sakit. Lalu beliau
memberi isyarat kepada kami agar kalian tidak memasukkan obat ke salah satu
sisi mulutku. Kami berkata, “(Beliau melarang) karena tidak suka obat itu.”
Ketika beliau siuman, beliau berkata, “Bukankah aku telah melarang kalian
memasukkan obat ke salah satu sisi mulutku?”
Kami berkata, “Kami pikir karena tidak suka obat itu.”
Beliau bersabda, “Jangan ada seorang pun di dalam rumah ini kecuali dimasukkan
obat ke salah satu sisi mulutnya dalam keadaan aku melihat, selain Al-‘Abbas
karena dia tidak menyaksikan perbuatan kalian.”