٧٤١١ - حَدَّثَنَا أَبُو الۡيَمَانِ: أَخۡبَرَنَا شُعَيۡبٌ: حَدَّثَنَا أَبُو
الزِّنَادِ، عَنِ الۡأَعۡرَجِ، عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ: أَنَّ رَسُولَ اللهِ ﷺ
قَالَ: (يَدُ اللهِ مَلۡأَى لَا يَغِيضُهَا نَفَقَةٌ، سَحَّاءُ اللَّيۡلَ
وَالنَّهَارَ. وَقَالَ: أَرَأَيۡتُمۡ مَا أَنۡفَقَ مُنۡذُ خَلَقَ السَّمَوَاتِ
وَالۡأَرۡضَ، فَإِنَّهُ لَمۡ يَغِضۡ مَا فِي يَدِهِ، وَقَالَ: عَرۡشُهُ عَلَى
الۡمَاءِ، وَبِيَدِهِ الۡأُخۡرَى الۡمِيزَانُ، يَخۡفِضُ وَيَرۡفَعُ). [طرفه في:
٤٦٨٤].
7411. Abu Al-Yaman telah menceritakan kepada kami: Syu’aib mengabarkan kepada
kami: Abu Az-Zinad menceritakan kepada kami dari Al-A’raj, dari Abu Hurairah:
Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Tangan Allah selalu penuh.
Nafkah yang dilimpahkan sepanjang malam dan siang tidak mengurangi apa yang
ada di tangan-Nya.”
Beliau berkata, “Apa pendapat kalian tentang apa yang telah Allah nafkahkan
sejak menciptakan langit dan bumi? Sungguh hal itu tidak mengurangi apa yang
ada di tangan-Nya.”
Beliau juga berkata, “Arasy-Nya di atas air dan di tangan-Nya yang lain ada
timbangan. Dia merendahkan dan menaikkan (siapa saja yang dikehendaki-Nya).”