٤١ - بَابُ قَوۡلِ اللهِ تَعَالَى: ﴿وَمَا كُنۡتُمۡ تَسۡتَتِرُونَ أَنۡ
يَشۡهَدَ عَلَيۡكُمۡ سَمۡعُكُمۡ وَلَا أَبۡصَارُكُمۡ وَلَا جُلُودُكُمۡ
وَلَكِنۡ ظَنَنۡتُمۡ أَنَّ اللهَ لَا يَعۡلَمُ كَثِيرًا مِمَّا تَعۡمَلُونَ﴾
[فصلت: ٢٢]
41. Bab Firman Allah Taala, “Kalian sekali-sekali tidak dapat bersembunyi
dari kesaksian pendengaran, penglihatan, dan kulit kalian kepada kalian
bahkan kalian mengira bahwa Allah tidak mengetahui kebanyakan dari apa yang
kalian kerjakan” (QS Fussilat: 22)
٧٥٢١ - حَدَّثَنَا الۡحُمَيۡدِيُّ: حَدَّثَنَا سُفۡيَانُ: حَدَّثَنَا مَنۡصُورٌ،
عَنۡ مُجَاهِدٍ، عَنۡ أَبِي مَعۡمَرٍ، عَنۡ عَبۡدِ اللهِ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ
قَالَ: اجۡتَمَعَ عِنۡدَ الۡبَيۡتِ ثَقَفِيَّانِ وَقُرَشِيٌّ، أَوۡ قُرَشِيَّانِ
وَثَقَفِيٌّ، كَثِيرَةٌ شَحۡمُ بُطُونِهِمۡ، قَلِيلَةٌ فِقۡهُ قُلُوبِهِمۡ،
فَقَالَ أَحَدُهُمۡ: أَتَرَوۡنَ أَنَّ اللهَ يَسۡمَعُ مَا نَقُولُ؟ قَالَ
الۡآخَرُ: يَسۡمَعُ إِنۡ جَهَرۡنَا، وَلَا يَسۡمَعُ إِنۡ أَخۡفَيۡنَا، وَقَالَ
الۡآخَرُ: إِنۡ كَانَ يَسۡمَعُ إِذَا جَهَرۡنَا فَإِنَّهُ يَسۡمَعُ إِذَا
أَخۡفَيۡنَا، فَأَنۡزَلَ اللهُ تَعَالَى: ﴿وَمَا كُنۡتُمۡ تَسۡتَتِرُونَ أَنۡ
يَشۡهَدَ عَلَيۡكُمۡ سَمۡعُكُمۡ وَلَا أَبۡصَارُكُمۡ وَلَا جُلُودُكُمۡ﴾
الۡآيَةَ. [طرفه في: ٤٨١٦].
7521. Al-Humaidi telah menceritakan kepada kami: Sufyan menceritakan kepada
kami: Manshur menceritakan kepada kami dari Mujahid, dari Abu Ma’mar, dari
‘Abdullah—radhiyallahu ‘anhu—. Beliau mengatakan:
Dua orang Tsaqif dan satu orang Quraisy, atau dua orang Quraisy dan satu orang
Tsaqif, bertemu di dekat baitullah. Perut mereka banyak lemaknya namun hati
mereka sedikit ilmunya. Salah seorang dari mereka berkata, “Apa kalian
berpandangan bahwa Allah mendengar ucapan kita?”
Seorang yang lain menjawab, “Dia mendengar apabila kita bersuara keras dan Dia
tidak mendengar apabila kita bersuara lirih.”
Yang lain lagi berkata, “Jika Dia mendengar apabila kita bersuara keras, maka
Dia pasti mendengar apabila kita bersuara lirih.”
Lalu Allah taala menurunkan ayat “Kalian sekali-sekali tidak dapat bersembunyi
dari kesaksian pendengaran, penglihatan, dan kulit kalian …”