٣٣٣٠ - حَدَّثَنَا بِشۡرُ بۡنُ مُحَمَّدٍ: أَخۡبَرَنَا عَبۡدُ اللهِ:
أَخۡبَرَنَا مَعۡمَرٌ، عَنۡ هَمَّامٍ، عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ رَضِيَ اللهُ
عَنۡهُ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ نَحۡوَهُ. يَعۡنِي: (لَوۡلَا بَنُو إِسۡرَائِيلَ
لَمۡ يَخۡنَزِ اللَّحۡمُ، وَلَوۡلَا حَوَّاءُ لَمۡ تَخُنۡ أُنۡثَى زَوۡجَهَا).
[الحديث ٣٣٣٠ - طرفه في: ٣٣٩٩].
3330. Bisyr bin Muhammad telah menceritakan kepada kami: ‘Abdullah mengabarkan
kepada kami: Ma’mar mengabarkan kepada kami dari Hammam, dari Abu
Hurairah—radhiyallahu ‘anhu—, dari Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa
sallam—semisal itu. Yakni, “Kalau tidak karena bani Israil, niscaya daging
tidak bisa busuk. Kalau tidak karena Hawa, niscaya wanita tidak akan
mengkhianati suaminya.”
٣٣٣١ - حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيۡبٍ وَمُوسَى بۡنُ حِزَامٍ قَالَا: حَدَّثَنَا
حُسَيۡنُ بۡنُ عَلِيٍّ، عَنۡ زَائِدَةَ، عَنۡ مَيۡسَرَةَ الۡأَشۡجَعِيِّ، عَنۡ
أَبِي حَازِمٍ، عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ قَالَ: قَالَ
رَسُولُ اللهِ ﷺ: (اسۡتَوۡصُوا بِالنِّسَاءِ، فَإِنَّ الۡمَرۡأَةَ خُلِقَتۡ
مِنۡ ضِلَعٍ، وَإِنَّ أَعۡوَجَ شَيۡءٍ فِي الضِّلَعِ أَعۡلَاهُ، فَإِنۡ
ذَهَبۡتَ تُقِيمُهُ كَسَرۡتَهُ، وَإِنۡ تَرَكۡتَهُ لَمۡ يَزَلۡ أَعۡوَجَ،
فَاسۡتَوۡصُوا بِالنِّسَاءِ). [الحديث ٣٣٣١ - طرفاه في: ٥١٨٤، ٥١٨٦].
3331. Abu Kuraib dan Musa bin Hizam telah menceritakan kepada kami. Keduanya
berkata: Husain bin ‘Ali menceritakan kepada kami dari Za`idah, dari Maisarah
Al-Asyja’i, dari Abu Hazim, dari Abu Hurairah—radhiyallahu ‘anhu—. Beliau
berkata: Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Berwasiatlah
kalian yang baik kepada para wanita, karena wanita diciptakan dari tulang
rusuk. Sesungguhnya tulang rusuk yang paling bengkok adalah yang paling atas.
Jika engkau bersikeras meluruskannya, niscaya engkau akan mematahkannya. Jika
engkau membiarkannya, dia akan terus bengkok. Maka, berwasiatlah kalian yang
baik kepada para wanita.”