Cari Blog Ini

Sunan Abu Dawud hadis nomor 5139

٥١٣٩ - (حسن صحيح) حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ كَثِيرٍ، أنا سُفۡيَانُ، عَنۡ بَهۡزِ بۡنِ حَكِيمٍ، عَنۡ أَبِيهِ، عَنۡ جَدِّهِ قَالَ: قُلۡتُ يَا رَسُولَ اللهِ، مَنۡ أَبَرُّ؟ قَالَ: (أُمَّكَ، ثُمَّ أُمَّكَ، ثُمَّ أُمَّكَ، ثُمَّ أَبَاكَ، ثُمَّ الۡأَقۡرَبَ فَالۡأَقۡرَبَ). [(الترمذي)(١٩٧٦)].

5139. [Hasan sahih] Muhammad bin Katsir telah menceritakan kepada kami: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Bahz bin Hakim, dari ayahnya, dari kakeknya. Beliau berkata:

Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, siapakah yang paling berhak saya perlakukan dengan baik?”

Beliau menjawab, “Ibumu, kemudian ibumu, kemudian ibumu, kemudian ayahmu, kemudian yang paling dekat (kerabatnya), lalu yang paling dekat.”

(حسن) وَقَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: (لَا يَسۡأَلُ رَجُلٌ مَوۡلَاهُ مِنۡ فَضۡلٍ هُوَ عِنۡدَهُ فَيَمۡنَعُهُ إِيَّاهُ إِلَّا دُعِيَ لَهُ يَوۡمَ الۡقِيَامَةِ فَضۡلُهُ الَّذِي مَنَعَهُ شُجَاعًا أَقۡرَعَ). [قَالَ أَبُو دَاوُدَ: الۡأَقۡرَعُ: الَّذِي ذَهَبَ شَعۡرُ رَأۡسِهِ مِنَ السُّمِّ]. [(الصحيحة)(٢٤٣٨)].

[Hasan] Dan Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Tidaklah seseorang meminta kepada tuannya kelebihan (harta) yang ada padanya, lalu ia enggan memberikannya, melainkan pada hari kiamat kelebihan yang ia tahan itu akan didatangkan untuknya dalam bentuk seekor ular jantan yang botak.”

Abu Dawud berkata, “Al-Aqra’ adalah (ular) yang rontok rambut kepalanya karena racunnya.”