Cari Blog Ini

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 2109

٤٣ - بَابٌ إِذَا لَمۡ يُوَقِّتۡ فِي الۡخِيَارِ هَلۡ يَجُوزُ الۡبَيۡعُ
43. Bab Apabila Tidak Menentukan Batas Waktu dalam Khiar, Apakah Jual Belinya Sah


٢١٠٩ - حَدَّثَنَا أَبُو النُّعۡمَانِ: حَدَّثَنَا حَمَّادُ بۡنُ زَيۡدٍ: حَدَّثَنَا أَيُّوبُ، عَنۡ نَافِعٍ، عَنِ ابۡنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُمَا قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ ﷺ: (الۡبَيِّعَانِ بِالۡخِيَارِ مَا لَمۡ يَتَفَرَّقَا، أَوۡ يَقُولُ أَحَدُهُمَا لِصَاحِبِهِ اخۡتَرۡ). وَرُبَّمَا قَالَ: (أَوۡ يَكُونُ بَيۡعَ خِيَارٍ). [طرفه في: ٢١٠٧].

2109. Abu An-Nu’man telah menceritakan kepada kami: Hammad bin Zaid menceritakan kepada kami: Ayyub menceritakan kepada kami dari Nafi’, dari Ibnu ‘Umar—radhiyallahu ‘anhuma—. Dia berkata: Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Dua orang yang berjual beli memiliki hak khiar selama keduanya belum berpisah, atau salah seorang dari keduanya berkata kepada temannya: ‘Pilihlah (untuk melangsungkan atau membatalkan)!’” Dan boleh jadi beliau bersabda, “Atau jual beli itu adalah jual beli khiar.”