٣٨ - بَابٌ
38. Bab
﴿وَاسۡأَلۡهُمۡ عَنِ الۡقَرۡيَةِ الَّتِي كَانَتۡ حَاضِرَةَ الۡبَحۡرِ إِذۡ
يَعۡدُونَ فِي السَّبۡتِ﴾ يَتَعَدَّوۡنَ يُجَاوِزُونَ فِي السَّبۡتِ ﴿إِذۡ
تَأۡتِيهِمۡ حِيتَانُهُمۡ يَوۡمَ سَبۡتِهِمۡ شُرَّعًا﴾ [الأعراف: ١٦٣]
شَوَارِعَ، إِلَى قَوۡلِهِ: ﴿كُونُوا قِرَدَةً خَاسِئِينَ﴾ [الأعراف:
١٦٦].
“Dan tanyakanlah kepada mereka tentang negeri yang terletak di dekat laut
ketika mereka melanggar aturan pada hari Sabtu.” (Ya’dun) yaitu yata’addun
artinya mereka melanggar aturan pada hari Sabtu. “Ketika datang kepada mereka
ikan-ikan mereka pada hari Sabtu mereka dalam keadaan syurra’an,” (QS
Al-A’raf: 163) yaitu muncul ke permukaan, sampai firman-Nya: “Jadilah kalian
kera yang hina.” (QS Al-A’raf: 166).
٣٩ - باب قَوۡلِ اللهِ تَعَالَى: ﴿وَآتَيۡنَا دَاوُدَ زَبُورًا﴾ [النساء:
١٦٣]
39. Bab Firman Allah Taala: “Dan Kami telah memberikan Zabur kepada Dawud”
(QS An-Nisa’: 163)
الزُّبُرُ: الۡكُتُبُ، وَاحِدُهَا زَبُورٌ، زَبَرۡتُ: كَتَبۡتُ.
Az-Zubur artinya kitab-kitab. Bentuk tunggalnya adalah zabur. Zabartu artinya
aku telah menulis.
﴿وَلَقَدۡ آتَيۡنَا دَاوُدَ مِنَّا فَضۡلًا يَا جِبَالُ أَوِّبِي مَعَهُ﴾
قَالَ مُجَاهِدٌ: سَبِّحِي مَعَهُ ﴿وَالطَّيۡرَ وَأَلَنَّا لَهُ الۡحَدِيدَ *
أَنِ اعۡمَلۡ سَابِغَاتٍ﴾ الدُّرُوعَ، ﴿وَقَدِّرۡ فِي السَّرۡدِ﴾ الۡمَسَامِيرِ
وَالۡحَلَقِ، وَلَا يُدِقَّ الۡمِسۡمَارَ فَيَتَسَلۡسَلَ، وَلَا يُعَظِّمۡ
فَيَفۡصِمَ ﴿وَاعۡمَلُوا صَالِحًا إِنِّي بِمَا تَعۡمَلُونَ بَصِيرٌ﴾ [سبأ:
١٠-١١].
“Dan sungguh, telah Kami berikan kepada Dawud karunia dari Kami. (Kami
berfirman), ‘Wahai gunung-gunung, awwibi bersamanya!’” Mujahid berkata:
(artinya) bertasbihlah bersamanya. “‘dan burung-burung, dan Kami telah
melunakkan besi untuknya, (yaitu) buatlah sabighat,’” artinya baju-baju zirah,
“‘dan tentukanlah ukuran dalam as-sard,’” artinya paku-paku dan
lingkaran-lingkarannya. Janganlah memperkecil paku sehingga longgar dan
bergoyang, dan jangan pula memperbesar sehingga memecahkan lingkaran besi
tersebut, “‘dan kerjakanlah kebajikan. Sesungguhnya Aku Maha Melihat apa yang
kalian kerjakan.’” (QS Saba’: 10-11).
٣٤١٧ - حَدَّثَنَا عَبۡدُ اللهِ بۡنُ مُحَمَّدٍ: حَدَّثَنَا عَبۡدُ
الرَّزَّاقِ: أَخۡبَرَنَا مَعۡمَرٌ، عَنۡ هَمَّامٍ، عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ
رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ: (خُفِّفَ عَلَى دَاوُدَ
عَلَيۡهِ السَّلَامُ الۡقُرۡآنُ، فَكَانَ يَأۡمُرُ بِدَوَابِّهِ فَتُسۡرَجُ،
فَيَقۡرَأُ الۡقُرۡآنَ قَبۡلَ أَنۡ تُسۡرَجَ دَوَابُّهُ، وَلَا يَأۡكُلُ إِلَّا
مِنۡ عَمَلِ يَدِهِ). رَوَاهُ مُوسَى بۡنُ عُقۡبَةَ، عَنۡ صَفۡوَانَ، عَنۡ
عَطَاءِ بۡنِ يَسَارٍ، عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ. [طرفه في:
٢٠٧٣].
3417. ‘Abdullah bin Muhammad telah menceritakan kepada kami: ‘Abdurrazzaq
menceritakan kepada kami: Ma’mar mengabarkan kepada kami dari Hammam, dari Abu
Hurairah—radhiyallahu ‘anhu—, dari Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa
sallam—. Beliau bersabda, “Al-Qur’an (bacaan Kitab Zabur) telah diringankan
bagi Dawud—‘alaihis-salam—. Beliau dahulu memerintahkan hewan-hewan
tunggangannya untuk dipasang pelana, lalu beliau membaca Al-Qur’an sebelum
hewan-hewan tunggangannya selesai dipasang pelana. Dan beliau tidak makan
kecuali dari hasil kerja tangannya sendiri.”
Hadis ini juga diriwayatkan oleh Musa bin ‘Uqbah dari Shafwan, dari ‘Atha` bin
Yasar, dari Abu Hurairah, dari Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa sallam—.