Cari Blog Ini

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 5420

٥٤٢٠ - حَدَّثَنَا عَبۡدُ اللهِ بۡنُ مُنِيرٍ: سَمِعَ أَبَا حَاتِمٍ الۡأَشۡهَلَ بۡنَ حَاتِمٍ: حَدَّثَنَا ابۡنُ عَوۡنٍ، عَنۡ ثُمَامَةَ بۡنِ أَنَسٍ، عَنۡ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ قَالَ: دَخَلۡتُ مَعَ النَّبِيِّ ﷺ عَلَى غُلَامٍ لَهُ خَيَّاطٍ، فَقَدَّمَ إِلَيۡهِ قَصۡعَةً فِيهَا ثَرِيدٌ، قَالَ: وَأَقۡبَلَ عَلَى عَمَلِهِ، قَالَ فَجَعَلَ النَّبِيُّ ﷺ يَتَتَبَّعُ الدُّبَّاءَ، قَالَ: فَجَعَلۡتُ أَتَتَبَّعُهُ فَأَضَعُهُ بَيۡنَ يَدَيۡهِ، قَالَ: فَمَا زِلۡتُ بَعۡدُ أُحِبُّ الدُّبَّاءَ. [طرفه في: ٢٠٩٢].

5420. ‘Abdullah bin Munir telah menceritakan kepada kami: Ia mendengar Abu Hatim Al-Asyhal bin Hatim: Ibnu ‘Aun menceritakan kepada kami dari Tsumamah bin Anas, dari Anas—radhiyallahu ‘anhu—. Ia berkata: Aku masuk bersama Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa sallam—menemui seorang pelayannya yang bekerja sebagai tukang jahit, lalu ia menyuguhkan wadah makanan berisi tsarid (roti yang direndam kuah sup) kepada beliau. Anas berkata: Dan tukang jahit itu kembali melanjutkan pekerjaannya. Anas berkata: Maka Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—mulai mencari-cari labu air. Anas berkata: Maka aku pun mulai ikut mencari-carinya lalu meletakkannya di hadapan beliau. Anas berkata: Maka setelah itu aku senantiasa menyukai labu air.