٣٧ - بَابُ الۡمَرَقِ
37. Bab Kuah Sup
٥٤٣٦ - حَدَّثَنَا عَبۡدُ اللهِ بۡنُ مَسۡلَمَةَ، عَنۡ مَالِكٍ، عَنۡ
إِسۡحَاقَ بۡنِ عَبۡدِ اللهِ بۡنِ أَبِي طَلۡحَةَ: أَنَّهُ سَمِعَ أَنَسَ بۡنَ
مَالِكٍ: أَنَّ خَيَّاطًا دَعَا النَّبِيَّ ﷺ لِطَعَامٍ صَنَعَهُ، فَذَهَبۡتُ
مَعَ النَّبِيِّ ﷺ، فَقَرَّبَ خُبۡزَ شَعِيرٍ، وَمَرَقًا فِيهِ دُبَّاءٌ
وَقَدِيدٌ، رَأَيۡتُ النَّبِيَّ ﷺ يَتَتَبَّعُ الدُّبَّاءَ مِنۡ حَوَالَيِ
الۡقَصۡعَةِ، فَلَمۡ أَزَلۡ أُحِبُّ الدُّبَّاءَ بَعۡدَ يَوۡمِئِذٍ. [طرفه في:
٢٠٩٢].
5436. ‘Abdullah bin Maslamah telah menceritakan kepada kami dari Malik, dari
Ishaq bin ‘Abdullah bin Abu Thalhah, bahwasanya ia mendengar Anas bin Malik:
Sesungguhnya seorang tukang jahit mengundang Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi
wa sallam—untuk menghadiri jamuan makanan yang ia buat. Maka aku pergi bersama
Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—, lalu ia menyuguhkan roti gandum dan kuah
sup yang di dalamnya terdapat labu air serta daging kering. Kemudian aku
melihat Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam— mencari-cari labu air dari sekitar
wadah makanan, maka aku senantiasa menyukai labu air setelah hari itu.