٢٨٠٠ - (حسن) حَدَّثَنَا إِبۡرَاهِيمُ بۡنُ الۡمُنۡذِرِ الۡحِزَامِيُّ، قَالَ:
حَدَّثَنَا مُوسَى بۡنُ إِبۡرَاهِيمَ الۡحَرَامِيُّ الۡأَنۡصَارِيُّ، قَالَ:
سَمِعۡتُ طَلۡحَةَ بۡنَ خِرَاشٍ، قَالَ: سَمِعۡتُ جَابِرَ بۡنَ عَبۡدِ اللهِ
يَقُولُ: لَمَّا قُتِلَ عَبۡدُ اللهِ بۡنُ عَمۡرِو بۡنِ حَرَامٍ، يَوۡمَ أُحُدٍ
قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: (يَا جَابِرُ أَلَا أُخۡبِرُكَ مَا قَالَ اللهُ عَزَّ
وَجَلَّ لِأَبِيكَ؟) قُلۡتُ: بَلَى، قَالَ: (مَا كَلَّمَ اللهُ أَحَدًا إِلَّا
مِنۡ وَرَاءِ حِجَابٍ، وَكَلَّمَ أَبَاكَ كِفَاحًا، فَقَالَ: يَا عَبۡدِي!
تَمَنَّ عَلَيَّ أُعۡطِكَ، قَالَ: يَا رَبِّ! تُحۡيِينِي فَأُقۡتَلُ فِيكَ
ثَانِيَةً، قَالَ: إِنَّهُ سَبَقَ مِنِّي ﴿أَنَّهُمۡ إِلَيۡهَا لَا
يُرۡجَعُونَ﴾ قَالَ: يَا رَبِّ! فَأَبۡلِغۡ مَنۡ وَرَائِي، فَأَنۡزَلَ اللهُ
عَزَّ وَجَلَّ هٰذِهِ الۡآيَةَ ﴿وَلَا تَحۡسَبَنَّ الَّذِينَ قُتِلُوا فِي
سَبِيلِ اللهِ أَمۡوَاتًا﴾ الۡآيَةَ كُلَّهَا [وهو مكرر (١٩٠)].
2800. [Hasan] Ibrahim bin Al-Mundzir Al-Hizami telah menceritakan kepada kami.
Dia berkata: Musa bin Ibrahim Al-Harami Al-Anshari menceritakan kepada kami.
Dia berkata: Aku mendengar Thalhah bin Khirasy berkata: Aku mendengar Jabir
bin ‘Abdullah berkata:
Tatkala ‘Abdullah bin ‘Amr bin Haram gugur pada hari Perang Uhud,
Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bertanya, “Wahai Jabir, maukah aku
kabarkan kepadamu apa yang Allah—‘azza wa jalla—katakan kepada ayahmu?”
Aku menjawab, “Tentu.”
Beliau bersabda:
Allah tidak pernah berbicara kepada seorang pun kecuali dari balik hijab,
namun Dia berbicara kepada ayahmu secara langsung, lalu Dia berkata: “Wahai
hamba-Ku! Mintalah sesuatu kepada-Ku, niscaya Aku beri.”
Dia menjawab, “Wahai Rabku! Hidupkanlah hamba kembali agar hamba dapat
terbunuh di jalan-Mu untuk kedua kalinya.”
Allah berfirman, “Sesungguhnya telah tetap dari-Ku bahwa ‘mereka tidak akan
kembali lagi ke dunia’.”
Dia berkata: “Wahai Rabku! Sampaikanlah (berita ini) kepada orang-orang yang
kutinggalkan.”
Lalu Allah—‘azza wa jalla—menurunkan ayat ini: “Janganlah kamu mengira bahwa
orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati …” hingga akhir ayat.