٢١٦ - (٤٨٣) - وَحَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ وَيُونُسُ بۡنُ عَبۡدِ
الۡأَعۡلَىٰ، قَالَا: أَخۡبَرَنَا ابۡنُ وَهۡبٍ: أَخۡبَرَنِي يَحۡيَىٰ بۡنُ
أَيُّوبَ، عَنۡ عُمَارَةَ بۡنِ غَزِيَّةَ، عَنۡ سُمَيٍّ مَوۡلَىٰ أَبِي بَكۡرٍ،
عَنۡ أَبِي صَالِحٍ، عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ: أَنَّ رَسُولَ اللهِ ﷺ كَانَ
يَقُولُ فِي سُجُودِهِ: (اللّٰهُمَّ اغۡفِرۡ لِي ذَنۡبِي كُلَّهُ. دِقَّهُ
وَجِلَّهُ. وَأَوَّلَهُ وَآخِرَهُ. وَعَلَانِيَتَهُ وَسِرَّهُ).
216. (483). Abu Ath-Thahir dan Yunus bin ‘Abdul-A’la telah menceritakan
kepadaku. Keduanya berkata: Ibnu Wahb mengabarkan kepada kami: Yahya bin Ayyub
mengabarkan kepadaku dari ‘Umarah bin Ghaziyyah, dari Sumay maula Abu Bakr,
dari Abu Shalih, dari Abu Hurairah: Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa
sallam—biasa mengucapkan dalam sujudnya, “Allāhummagfir lī żanbī kullahu,
diqqahu wa jillahu, wa awwalahu wa ākhirahu, wa ‘alāniyatahu wa sirrah (Ya
Allah, ampunilah dosaku seluruhnya, yang kecil maupun yang besar, yang awal
maupun yang akhir, serta yang terang-terangan maupun yang tersembunyi).”