Cari Blog Ini

Al-Isti'ab - 850. Zaid bin Khalid Al-Juhani

٨٥٠ - [زَيۡدُ بۡنُ خَالِدٍ الۡجُهَنِيُّ]:
850. Zaid bin Khalid Al-Juhani


زَيۡدُ بۡنُ خَالِدٍ الۡجُهَنِيُّ، اخۡتُلِفَ فِيۡ كُنۡيَتِهِ وَفِي وَقۡتِ وَفَاتِهِ وَسِنِّهِ اخۡتِلَافًا كَثِيرًا؛ فَقِيلَ: يُكۡنَى أَبَا عَبۡدِ الرَّحۡمٰنِ. وَقِيلَ: أَبَا طَلۡحَةَ. وَقِيۡلَ: أَبَا زُرۡعَةَ، كَانَ صَاحِبَ لِوَاءِ جُهَيۡنَةَ يَوۡمَ الۡفَتۡحِ. تُوُفِّيَ بِالۡمَدِينَةِ سَنَةَ ثَمَانٍ وَسِتِّينَ وَهُوَ ابۡنُ خَمۡسٍ وَثَمَانِينَ. وَقِيلَ: بَلۡ مَاتَ بِمِصۡرَ سَنَةَ خَمۡسِينَ. وَهُوَ ابۡنُ ثَمَانٍ وَسَبۡعِينَ سَنَةً، وَقِيلَ: تُوُفِّيَ [بِالۡكُوفَةِ] فِي آخِرِ خِلَافَةِ مُعَاوِيَةَ، وَقِيلَ: إِنَّ زَيۡدَ بۡنَ خَالِدٍ تُوُفِّيَ سَنَةَ ثَمَانٍ وَسَبۡعِينَ، وَهُوَ ابۡنُ خَمۡسٍ وَثَمَانِينَ سَنَةً [وَقِيلَ: سَنَةَ اثۡنَتَيۡنِ وَسَبۡعِينَ، وَهُوَ ابۡنُ ثَمَانِينَ سَنَةً]. رَوَى عَنۡهُ ابۡنَاهُ خَالِدٌ وَأَبُو حَرۡبٍ، وَرَوَى عَنۡهُ أَبُو سَلَمَةَ بۡنُ عَبۡدِ الرَّحۡمٰنِ، وَبِشۡرُ بۡنُ سَعِيدٍ.

Zaid bin Khalid Al-Juhani. Terdapat banyak perbedaan pendapat mengenai nama kunyah-nya, waktu wafatnya, serta usianya. Ada yang berkata: Ia diberi nama kunyah Abu ‘Abdurrahman. Ada yang berkata: Abu Thalhah. Dan ada yang berkata: Abu Zur’ah.

Ia adalah pemegang panji kaum Juhainah pada hari Pembebasan Makkah. Ia wafat di Madinah pada tahun 68 H dalam usia 85 tahun. Ada yang berkata: Justru ia meninggal di Mesir pada tahun 50 H dalam usia 78 tahun. Ada pula yang berkata: Ia wafat di Kufah pada akhir kekhalifahan Mu’awiyah. Ada yang berkata: Sesungguhnya Zaid bin Khalid wafat pada tahun 78 H dalam usia 85 tahun. Ada pula yang berkata: Pada tahun 72 H dalam usia 80 tahun.

Khalid dan Abu Harb, dua putranya, meriwayatkan darinya. Abu Salamah bin ‘Abdirrahman dan Bisyr bin Sa’id juga meriwayatkan darinya.