٤ - بَابُ مَنۡ أَمَرَ بِضَرۡبِ الۡحَدِّ فِي الۡبَيۡتِ
4. Bab Barang Siapa Memerintahkan Pelaksanaan Hukuman Pidana di Dalam Rumah
٦٧٧٤ - حَدَّثَنَا قُتَيۡبَةُ: حَدَّثَنَا عَبۡدُ الۡوَهَّابِ، عَنۡ أَيُّوبَ،
عَنِ ابۡنِ أَبِي مُلَيۡكَةَ، عَنۡ عُقۡبَةَ بۡنِ الۡحَارِثِ قَالَ: جِيءَ
بِالنُّعَيۡمَانِ، أَوۡ بِابۡنِ النُّعَيۡمَانِ، شَارِبًا، فَأَمَرَ النَّبِيُّ
ﷺ مَنۡ كَانَ بِالۡبَيۡتِ أَنۡ يَضۡرِبُوهُ، قَالَ: فَضَرَبُوهُ، فَكُنۡتُ
أَنَا فِيمَنۡ ضَرَبَهُ بِالنِّعَالِ.
6774. Qutaibah telah menceritakan kepada kami: ‘Abdul Wahhab menceritakan
kepada kami dari Ayyub, dari Ibnu Abu Mulaikah, dari
‘Uqbah bin Al-Harits. Ia berkata: Nu’aiman—atau putra Nu’aiman—dihadapkan (kepada Nabi) dalam
keadaan mabuk, lalu Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—memerintahkan
orang-orang yang ada di dalam rumah untuk memukulnya.
‘Uqbah berkata: Mereka pun memukulnya, dan aku termasuk di antara orang yang
memukulnya dengan sandal-sandal.