Sunan An-Nasa`i hadits nomor 2578

٧٩ - الۡمُؤَلَّفَةُ قُلُوبُهُمۡ 
79. Orang-orang yang dibujuk hatinya 


٢٥٧٨ – (صحيح) أَخۡبَرَنَا هَنَّادُ بۡنُ السَّرِيِّ عَنۡ أَبِي الۡأَحۡوَصِ عَنۡ سَعِيدِ بۡنِ مَسۡرُوقٍ عَنۡ عَبۡدِ الرَّحۡمَٰنِ بۡنِ أَبِي نُعَيۡمٍ عَنۡ أَبِي سَعِيدٍ الۡخُدۡرِيِّ، قَالَ: بَعَثَ عَلِيٌّ - وَهُوَ بِالۡيَمَنِ - بِذُهَيۡبَةٍ - بِتُرۡبَتِهَا - إِلَى رَسُولِ اللهِ ﷺ، فَقَسَمَهَا رَسُولُ اللهِ ﷺ بَيۡنَ أَرۡبَعَةِ نَفَرٍ؛ الۡأَقۡرَعِ بۡنِ حَابِسٍ الۡحَنۡظَلِيِّ، وَعُيَيۡنَةَ بۡنِ بَدۡرٍ الۡفَزَارِيِّ، وَعَلۡقَمَةَ بۡنِ عُلَاثَةَ الۡعَامِرِيِّ. ثُمَّ أَحَدِ بَنِي كِلَابٍ -، وَزَيۡدٍ الطَّائِيِّ - ثُمَّ أَحَدِ بَنِي نَبۡهَانَ -، فَغَضِبَتۡ قُرَيۡشٌ، - وَقَالَ مَرَّةً أُخۡرَى: صَنَادِيدُ قُرَيۡشٍ -، فَقَالُوا: تُعۡطِي صَنَادِيدَ نَجۡدٍ وَتَدَعُنَا؟ قَالَ: (إِنَّمَا فَعَلۡتُ ذٰلِكَ لِأَتَأَلَّفَهُمۡ)، فَجَاءَ رَجُلٌ كَثُّ اللِّحۡيَةِ، مُشۡرِفُ الۡوَجۡنَتَيۡنِ، غَائِرُ الۡعَيۡنَيۡنِ، نَاتِىءُ الۡجَبِينِ، مَحۡلُوقُ الرَّأۡسِ؛ فَقَالَ: اتَّقِ اللهَ يَا مُحَمَّدُ! قَالَ: (فَمَنۡ يُطِعِ اللهَ - عَزَّ وَجَلَّ - إِنۡ عَصَيۡتُهُ؟! أَيَأۡمَنُنِي عَلَى أَهۡلِ الۡأَرۡضِ وَلَا تَأۡمَنُونِي؟!)، ثُمَّ أَدۡبَرَ الرَّجُلُ، فَاسۡتَأۡذَنَ رَجُلٌ مِنَ الۡقَوۡمِ فِي قَتۡلِهِ - يَرَوۡنَ أَنَّهُ خَالِدُ بۡنُ الۡوَلِيدِ -، فَقَالَ: رَسُولُ اللهِ ﷺ: (إِنَّ مِنۡ ضِئۡضِىءِ هَٰذَا قَوۡمًا يَقۡرَءُونَ الۡقُرۡآنَ لَا يُجَاوِزُ حَنَاجِرَهُمۡ؛ يَقۡتُلُونَ أَهۡلَ الۡإِسۡلَامِ، وَيَدَعُونَ أَهۡلَ الۡأَوۡثَانِ، يَمۡرُقُونَ مِنَ الۡإِسۡلَامِ كَمَا يَمۡرُقُ السَّهۡمُ مِنَ الرَّمِيَّةِ، لَئِنۡ أَدۡرَكۡتُهُمۡ؛ لَأَقۡتُلَنَّهُمۡ قَتۡلَ عَادٍ). [(إرواء الغليل)(٨٦٤ و ٢٤٧٠)، ق]. 

2578. [Sahih] Hannad bin As-Sari telah mengabarkan kepada kami dari Abu Al-Ahwash, dari Sa’id bin Masruq, dari ‘Abdurrahman bin Abu Nu’aim, dari Abu Sa’id Al-Khudri. Beliau mengatakan: 

‘Ali ketika di Yaman mengirimkan sepotong emas yang masih bercampur tanah kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membaginya antara empat kelompok, yaitu: Al-Aqra’ bin Habis Al-Hanzhali, ‘Uyainah bin Badr Al-Fazari, ‘Alqamah bin ‘Ulatsah Al-‘Amiri kemudian salah seorang Bani Kilab, dan Zaid Ath-Tha`i kemudian salah seorang Bani Nabhan. 

Lalu orang-orang Quraisy marah—beliau berkata di lain waktu: tokoh-tokoh Quraisy—mereka berkata, “Engkau memberi tokoh-tokoh Najd dan tidak memberi kami?” 

Rasulullah bersabda, “Aku melakukan hal itu hanya untuk membujuk hati mereka.” 

Lalu ada seorang pria datang. Dia adalah orang yang berjenggot lebat, tulang pipinya menonjol, kedua matanya cekung, dahinya timbul, dan kepalanya gundul. Dia berkata, “Bertakwalah kepada Allah, wahai Muhammad!” 

Rasulullah bersabda, “Siapa lagi yang akan menaati Allah azza wajalla apabila aku bermaksiat kepada-Nya?! Allah telah memercayaiku (untuk diutus) terhadap penduduk bumi namun kalian tidak memercayaiku?!” 

Kemudian orang itu pergi. Seseorang di antara para sahabat minta izin untuk membunuh orang tadi—mereka mengira bahwa dia adalah Khalid bin Al-Walid—. 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya dari keturunan orang ini, akan ada suatu kaum yang mereka membaca Alquran namun tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka membunuh kaum muslimin dan membiarkan penyembah berhala. Mereka melesat tembus keluar dari Islam sebagaimana melesatnya anak panah dari sasarannya. Sungguh jika aku mendapati mereka, benar-benar aku bunuh mereka seperti pembunuhan kaum ‘Ad.”