Cari Blog Ini

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 4951

٢ - بَابٌ قَوۡلُهُ ﴿مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَى﴾
2. Bab firman Allah, “Tuhanmu tidak meninggalkanmu dan tidak benci kepadamu”


تُقۡرَأُ بِالتَّشۡدِيدِ وَالتَّخۡفِيفِ، بِمَعۡنًى وَاحِدٍ: مَا تَرَكَكَ رَبُّكَ.

وَقَالَ ابۡنُ عَبَّاسٍ: مَا تَرَكَكَ وَمَا أَبۡغَضَكَ.

(Wadda’aka) boleh dibaca dengan tasydid atau tanpa tasydid. Maknanya sama, yaitu: Tuhanmu tidak meninggalkanmu.

Ibnu ‘Abbas mengatakan, “Tidak meninggalkanmu dan tidak benci kepadamu.”

٤٩٥١ - حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ بَشَّارٍ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ جَعۡفَرٍ غُنۡدَرٌ: حَدَّثَنَا شُعۡبَةُ، عَنِ الۡأَسۡوَدِ بۡنِ قَيۡسٍ قَالَ: سَمِعۡتُ جُنۡدَبًا الۡبَجَلِيَّ: قَالَتِ امۡرَأَةٌ: يَا رَسُولَ اللهِ، مَا أُرَى صَاحِبَكَ إِلَّا أَبۡطَأَكَ، فَنَزَلَتۡ: ﴿مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَى﴾. [طرفه في: ١١٢٤].

4951. Muhammad bin Basysyar telah menceritakan kepada kami: Muhammad bin Ja’far Ghundar menceritakan kepada kami: Syu’bah menceritakan kepada kami dari Al-Aswad bin Qais. Beliau berkata: Aku mendengar Jundab Al-Bajali:

Seorang wanita berkata, “Wahai Rasulullah, aku tidak melihat temanmu kecuali dia terlambat mendatangimu.”

Lalu turunlah ayat, “Tuhanmu tidak meninggalkanmu dan tidak benci kepadamu.”