Cari Blog Ini

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 6428 dan 6429

٦٤٢٨ - حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بۡنُ بَشَّارٍ: حَدَّثَنَا غُنۡدَرٌ: حَدَّثَنَا شُعۡبَةُ قَالَ: سَمِعۡتُ أَبَا جَمۡرَةَ قَالَ: حَدَّثَنِي زَهۡدَمُ بۡنُ مُضَرِّبٍ قَالَ: سَمِعۡتُ عِمۡرَانَ بۡنَ حُصَيۡنٍ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُمَا، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ: (خَيۡرُكُمۡ قَرۡنِي، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمۡ، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمۡ - قَالَ عِمۡرَانُ: فَمَا أَدۡرِي قَالَ النَّبِيُّ ﷺ بَعۡدَ قَوۡلِهِ مَرَّتَيۡنِ أَوۡ ثَلَاثًا - ثُمَّ يَكُونُ بَعۡدَهُمۡ قَوۡمٌ يَشۡهَدُونَ وَلَا يُسۡتَشۡهَدُونَ، وَيَخُونُونَ وَلَا يُؤۡتَمَنُونَ، وَيَنۡذُرُونَ وَلَا يَفُونَ، وَيَظۡهَرُ فِيهِمُ السِّمَنُ). [طرفه في: ٢٦٥١].

6428. Muhammad bin Basysyar telah menceritakan kepadaku: Ghundar menceritakan kepada kami: Syu’bah menceritakan kepada kami. Beliau berkata: Aku mendengar Abu Jamrah berkata: Zahdam bin Mudharrib menceritakan kepadaku. Beliau berkata: Aku mendengar ‘Imran bin Hushain—radhiyallahu ‘anhuma—, dari Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—. Beliau bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah generasiku kemudian orang-orang setelah mereka, kemudian orang-orang setelah mereka.—‘Imran berkata: Aku tidak tahu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengucapkan setelah ucapannya sebanyak dua atau tiga kali—kemudian akan ada suatu kaum setelah mereka yang bersaksi padahal tidak diminta bersaksi. Mereka berkhianat dan mereka tidak diberi amanah. Mereka bernazar namun tidak menunaikan. Tampak tanda kegemukan pada diri mereka.”

٦٤٢٩ - حَدَّثَنَا عَبۡدَانُ: عَنۡ أَبِي حَمۡزَةَ، عَنِ الۡأَعۡمَشِ، عَنۡ إِبۡرَاهِيمَ، عَنۡ عَبِيدَةَ، عَنۡ عَبۡدِ اللهِ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ: (خَيۡرُ النَّاسِ قَرۡنِي، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمۡ، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمۡ، ثُمَّ يَجِيءُ مِنۡ بَعۡدِهِمۡ قَوۡمٌ تَسۡبِقُ شَهَادَتُهُمۡ أَيۡمَانَهُمۡ، وَأَيۡمَانُهُمۡ شَهَادَتَهُمۡ). [طرفه في: ٢٦٥٢].

6429. ‘Abdan telah menceritakan kepada kami dari Abu Hamzah, dari Al-A’masy, dari Ibrahim, dari ‘Abidah, dari ‘Abdullah—radhiyallahu ‘anhu—, dari Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—. Beliau bersabda, “Sebaik-baik manusia adalah generasiku kemudian orang-orang setelah mereka, kemudian orang-orang setelah mereka. Kemudian suatu kaum datang sepeninggal mereka yang kesaksian mereka mendahului sumpah mereka dan sumpah mereka mendahului kesaksian mereka.”