Cari Blog Ini

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 7522 dan 7523

٤٢ - بَابُ قَوۡلِ اللهِ تَعَالَى: ﴿كُلَّ يَوۡمٍ هُوَ فِي شَأۡنٍ﴾ [الرحمن: ٢٩]
42. Bab Firman Allah Taala, “Setiap waktu Dia ada kegiatan” (QS Ar-Rahman: 29)


﴿وَمَا يَأۡتِيهِمۡ مِنۡ ذِكۡرٍ مِنۡ رَبِّهِمۡ مُحۡدَثٍ﴾ [الأنبياء: ٢]، وَقَوۡلِهِ تَعَالَى: ﴿لَعَلَّ اللهَ يُحۡدِثُ بَعۡدَ ذٰلِكَ أَمۡرًا﴾ [الطلاق: ١].

“Tidak datang kepada mereka suatu ayat Al-Qur’an pun yang baru (diturunkan) dari Rab mereka,” (QS Al-Anbiya’: 2). Dan firman Allah taala, “Barangkali Allah mengadakan sesudah itu sesuatu hal yang baru.” (QS At-Talaq: 1).

وَأَنَّ حَدَثَهُ لَا يُشۡبِهُ حَدَثَ الۡمَخۡلُوقِينَ؛ لِقَوۡلِهِ تَعَالَى: ﴿لَيۡسَ كَمِثۡلِهِ شَيۡءٌ وَهُوَ السَّمِيعُ الۡبَصِيرُ﴾ [الشورى: ١١]. وَقَالَ ابۡنُ مَسۡعُودٍ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ: (إِنَّ اللهَ يُحۡدِثُ مِنۡ أَمۡرِهِ مَا يَشَاءُ، وَإِنَّ مِمَّا أَحۡدَثَ: أَنۡ لَا تَكَلَّمُوا فِي الصَّلَاةِ).

Pengadaan hal baru yang Allah lakukan tidak seperti yang dilakukan oleh para makhluk, berdasar firman Allah taala, “Tidak ada yang semisal dengan-Nya dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS Asy-Syura: 11).

Ibnu Mas’ud berkata, dari Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa sallam—, “Sesungguhnya Allah menetapkan hal yang baru dari aturan-Nya sesuai kehendak-Nya dan di antara aturan baru yang Allah tetapkan: jangan kalian berbicara ketika salat.”

٧٥٢٢ - حَدَّثَنَا عَلِيُّ بۡنُ عَبۡدِ اللهِ: حَدَّثَنَا حَاتِمُ بۡنُ وَرۡدَانَ: حَدَّثَنَا أَيُّوبُ، عَنۡ عِكۡرِمَةَ، عَنِ ابۡنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُمَا قَالَ: كَيۡفَ تَسۡأَلُونَ أَهۡلَ الۡكِتَابِ عَنۡ كُتُبِهِمۡ، وَعِنۡدَكُمۡ كِتَابُ اللهِ، أَقۡرَبُ الۡكُتُبِ عَهۡدًا بِاللهِ، تَقۡرَؤُونَهُ مَحۡضًا لَمۡ يُشَبۡ؟. [طرفه في: ٢٦٨٥].

7522. ‘Ali bin ‘Abdullah telah menceritakan kepada kami: Hatim bin Wardan menceritakan kepada kami: Ayyub menceritakan kepada kami dari ‘Ikrimah, dari Ibnu ‘Abbas—radhiyallahu ‘anhuma—. Beliau mengatakan: Bagaimana bisa kalian bertanya kepada ahli kitab tentang kitab-kitab mereka, padahal kalian memiliki Al-Qur’an, kitab suci paling baru (diturunkan) dari Allah, yang kalian membacanya dalam keadaan asli belum dicampuri?!

٧٥٢٣ - حَدَّثَنَا أَبُو الۡيَمَانِ: أَخۡبَرَنَا شُعَيۡبٌ، عَنِ الزُّهۡرِيِّ: أَخۡبَرَنِي عُبَيۡدُ اللهِ بۡنُ عَبۡدِ اللهِ: أَنَّ عَبۡدَ اللهِ بۡنَ عَبَّاسٍ قَالَ: يَا مَعۡشَرَ الۡمُسۡلِمِينَ، كَيۡفَ تَسۡأَلُونَ أَهۡلَ الۡكِتَابِ عَنۡ شَيۡءٍ، وَكِتَابُكُمُ الَّذِي أَنۡزَلَ اللهُ عَلَى نَبِيِّكُمۡ ﷺ أَحۡدَثُ الۡأَخۡبَارِ بِاللهِ، مَحۡضًا لَمۡ يُشَبۡ، وَقَدۡ حَدَّثَكُمُ اللهُ: أَنَّ أَهۡلَ الۡكِتَابِ قَدۡ بَدَّلُوا مِنۡ كُتُبِ اللهِ وَغَيَّرُوا، فَكَتَبُوا بِأَيۡدِيهِمۡ، قَالُوا: هُوَ مِنۡ عِنۡدِ اللهِ لِيَشۡتَرُوا بِذٰلِكَ ثَمَنًا قَلِيلًا، أَوَ لَا يَنۡهَاكُمۡ مَا جَاءَكُمۡ مِنَ الۡعِلۡمِ عَنۡ مَسۡأَلَتِهِمۡ؟ فَلَا وَاللهِ، مَا رَأَيۡنَا رَجُلًا مِنۡهُمۡ يَسۡأَلُكُمۡ عَنِ الَّذِي أُنۡزِلَ عَلَيۡكُمۡ. [طرفه في: ٢٦٨٥].

7523. Abu Al-Yaman telah menceritakan kepada kami: Syu’aib mengabarkan kepada kami dari Az-Zuhri: ‘Ubaidullah bin ‘Abdullah mengabarkan kepadaku: ‘Abdullah bin ‘Abbas berkata:

Wahai sekalian kaum muslimin, bagaimana bisa kalian bertanya kepada ahli kitab tentang sesuatu, padahal kitab kalian yang Allah turunkan kepada Nabi kalian—shallallahu ‘alaihi wa sallam—merupakan berita-berita yang paling baru dari Allah, yang masih asli belum dicampuri?! Padahal Allah telah menceritakan kepada kalian bahwa ahli kitab telah menukar-nukar dan mengubah-ubah kitab-kitab Allah, lalu mereka tulis dengan tangan-tangan mereka sendiri. Mereka berkata: Ini dari sisi Allah; (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Bukankah ilmu yang telah datang kepada kalian melarang untuk bertanya kepada mereka? Demi Allah, kami tidak melihat ada seorang dari mereka yang bertanya kepada kalian tentang (Al-Qur’an) yang diturunkan kepada kalian.