٧٥٤٥ - حَدَّثَنَا يَحۡيَى بۡنُ بُكَيۡرٍ: حَدَّثَنَا اللَّيۡثُ، عَنۡ
يُونُسَ، عَنِ ابۡنِ شِهَابٍ: أَخۡبَرَنِي عُرۡوَةُ بۡنُ الزُّبَيۡرِ،
وَسَعِيدُ بۡنُ الۡمُسَيَّبِ، وَعَلۡقَمَةُ بۡنُ وَقَّاصٍ، وَعُبَيۡدُ اللهِ
بۡنُ عَبۡدِ اللهِ، عَنۡ حَدِيثِ عَائِشَةَ حِينَ قَالَ لَهَا أَهۡلُ الۡإِفۡكِ
مَا قَالُوا، وَكُلٌّ حَدَّثَنِي طَائِفَةً مِنَ الۡحَدِيثِ، قَالَتۡ:
فَاضۡطَجَعۡتُ عَلَى فِرَاشِي، وَأَنَا حِينَئِذٍ أَعۡلَمُ أَنِّي بَرِيئَةٌ،
وَأَنَّ اللهَ يُبَرِّئُنِي، وَلَكِنۡ وَاللهِ مَا كُنۡتُ أَظُنُّ أَنَّ اللهَ
يُنۡزِلُ فِي شَأۡنِي وَحۡيًا يُتۡلَى، وَلَشَأۡنِي فِي نَفۡسِي كَانَ أَحۡقَرَ
مِنۡ أَنۡ يَتَكَلَّمَ اللهُ فِيَّ بِأَمۡرٍ يُتۡلَى، وَأَنۡزَلَ اللهُ عَزَّ
وَجَلَّ: ﴿إِنَّ الَّذِينَ جَاءُوا بِالۡإِفۡكِ﴾ [النور: ١١] الۡعَشۡرَ
الۡآيَاتِ كُلَّهَا. [طرفه في:
٢٥٩٣].
7545. Yahya bin Bukair telah menceritakan kepada kami: Al-Laits menceritakan
kepada kami dari Yunus, dari Ibnu Syihab: ‘Urwah bin Az-Zubair, Sa’id bin
Al-Musayyab, ‘Alqamah bin Waqqash, dan ‘Ubaidullah bin ‘Abdullah mengabarkan
kepadaku dari hadis ‘Aisyah ketika para pembuat berita bohong mengatakan
ucapan mereka. Masing-masing menceritakan kepadaku potongan hadis tersebut.
‘Aisyah berkata:
Aku berbaring di atas pembaringanku dalam keadaan waktu itu aku mengetahui
bahwa diriku bersih dari tuduhan tersebut dan bahwa Allah akan memulihkan nama
baikku. Akan tetapi, demi Allah, tadinya aku tidak mengira bahwa Allah akan
menurunkan wahyu perihal keadaanku yang akan dibaca, dan dalam pandanganku,
sungguh keadaanku saat itu terlalu remeh untuk dibicarakan oleh Allah dalam
suatu wahyu yang akan dibaca. Allah—‘azza wa jalla—menurunkan: “Sesungguhnya
orang-orang yang membawa berita bohong ...” (QS An-Nur: 11) semuanya berjumlah
sepuluh ayat.