٣٢٠١ - (صحيح) حَدَّثَنَا مُوسَى بۡنُ مَرۡوَانَ الرَّقِّيُّ، نا شُعَيۡبٌ -
يَعۡنِي ابۡنَ إِسۡحَاقَ -، عَنِ الۡأَوۡزَاعِيِّ، عَنۡ يَحۡيَى بۡنِ أَبِي
كَثِيرٍ، عَنۡ أَبِي سَلَمَةَ، عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ قَالَ: صَلَّى رَسُولُ
اللهِ ﷺ عَلَى جَنَازَةٍ فَقَالَ: (اللّٰهُمَّ اغۡفِرۡ لِحَيِّنَا
وَمَيِّتِنَا، وَصَغِيرِنَا وَكَبِيرِنَا، وَذَكَرِنَا وَأُنۡثَانَا،
وَشَاهِدِنَا وَغَائِبِنَا، اللّٰهُمَّ مَنۡ أَحۡيَيۡتَهُ مِنَّا فَأَحۡيِهِ
عَلَى الۡإِيمَانِ، وَمَنۡ تَوَفَّيۡتَهُ مِنَّا فَتَوَفَّهُ عَلَى
الۡإِسۡلَامِ، اللّٰهُمَّ لَا تَحۡرِمۡنَا أَجۡرَهُ، وَلَا تُضِلَّنَا
بَعۡدَهُ). [(الأحكام)(١٢٤)].
3201. [Sahih] Musa bin Marwan Ar-Raqqi telah menceritakan kepada kami: Syu’aib
bin Ishaq menceritakan kepada kami dari Al-Auza’i, dari Yahya bin Abu Katsir,
dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah. Beliau berkata: Rasulullah—shallallahu
‘alaihi wa sallam—menyalati jenazah lalu berdoa, “Allāhummagfir liḥayyinā wa
mayyitinā, wa ṣagīrinā wa kabīrinā, wa żakarinā wa unṡānā, wa syāhidinā wa
gā’ibinā (Ya Allah, ampunilah orang-orang yang masih hidup dan yang sudah mati
dari kami, anak-anak yang masih kecil dan orang-orang dewasa dari kami,
laki-laki dan wanita dari kami, orang-orang yang hadir bersama kami dan yang
tidak hadir). Allāhumma man aḥyaitahu minnā fa aḥyihi ‘alal-īmān wa man
tawaffaitahu minnā fatawaffahu ‘alal-islām (Ya Allah, barang siapa yang masih
Engkau hidupkan dari kami, hidupkanlah dia di atas keimanan dan barang siapa
yang sudah Engkau wafatkan dari kami, wafatkanlah di atas keislaman).
Allāhumma lā taḥrimnā ajrahu walā tuḍillanā ba‘dah (Ya Allah, jangan Engkau
haramkan pahalanya untuk kami dan jangan Engkau sesatkan kami
sepeninggalnya).”