Cari Blog Ini

Sunan Ibnu Majah hadis nomor 1498

١٤٩٨ - (صحيح) حَدَّثَنَا سُوَيۡدُ بۡنُ سَعِيدٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بۡنُ مُسۡهِرٍ، عَنۡ مُحَمَّدِ بۡنِ إِسۡحَاقَ، عَنۡ مُحَمَّدِ بۡنِ إِبۡرَاهِيمَ، عَنۡ أَبِي سَلَمَةَ، عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ؛ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللهِ ﷺ إِذَا صَلَّى عَلَى جِنَازَةٍ، يَقُولُ: (اللّٰهُمَّ! اغۡفِرۡ لِحَيِّنَا وَمَيِّتِنَا، وَشَاهِدِنَا وَغَائِبِنَا، وَصَغِيرِنَا وَكَبِيرِنَا، وَذَكَرِنَا وَأُنۡثَانَا، اللّٰهُمَّ مَنۡ أَحۡيَيۡتَهُ مِنَّا فَأَحۡيِهِ عَلَى الۡإِسۡلَامِ، وَمَنۡ تَوَفَّيۡتَهُ مِنَّا فَتَوَفَّهُ عَلَى الۡإِيمَانِ، اللّٰهُمَّ! لَا تَحۡرِمۡنَا أَجۡرَهُ وَلَا تُضِلَّنَا بَعۡدَهُ). [(الأحكام)(١٢٤)، (المشكاة)(١٦٧٥)].

1498. [Sahih] Suwaid bin Sa’id telah menceritakan kepada kami. Beliau berkata: ‘Ali bin Mushir menceritakan kepada kami dari Muhammad bin Ishaq, dari Muhammad bin Ibrahim, dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah. Beliau berkata:

Dahulu apabila Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—menyalati jenazah, beliau berdoa, “Allāhummagfir liḥayyinā wa mayyitinā, wa syāhidinā wa gā’ibinā, wa ṣagīrinā wa kabīrinā, wa żakarinā wa unṡānā (Ya Allah, ampunilah orang-orang yang masih hidup dan yang sudah mati dari kami, orang-orang yang hadir bersama kami dan yang tidak hadir, anak-anak yang masih kecil dan orang-orang dewasa dari kami, laki-laki dan wanita dari kami). Allāhumma man aḥyaitahu minnā fa aḥyihi ‘alal-islām wa man tawaffaitahu minnā fatawaffahu ‘alal-īmān (Ya Allah, barang siapa yang masih Engkau hidupkan dari kami, hidupkanlah dia di atas keislaman dan barang siapa yang sudah Engkau wafatkan dari kami, wafatkanlah di atas keimanan). Allāhumma lā taḥrimnā ajrahu walā tuḍillanā ba‘dah (Ya Allah, jangan Engkau haramkan pahalanya untuk kami dan jangan Engkau sesatkan kami sepeninggalnya).”