Cari Blog Ini

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 7528 dan 7529

٤٥ - بَابُ قَوۡلِ النَّبِيِّ ﷺ: (رَجُلٌ آتَاهُ اللهُ الۡقُرۡآنَ فَهُوَ يَقُومُ بِهِ آنَاءَ اللَّيۡلِ وَالنَّهَارِ، وَرَجُلٌ يَقُولُ: لَوۡ أُوتِيتُ مِثۡلَ مَا أُوتِيَ هٰذَا فَعَلۡتُ كَمَا يَفۡعَلُ)
45. Bab Sabda Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—: “Seseorang yang diberi Al-Qur’an oleh Allah lalu dia membaca dan mengamalkannya sepanjang malam dan siang; dan seseorang yang berkata, ‘Kalau aku diberi seperti yang diberikan kepada orang ini, niscaya aku akan berbuat seperti perbuatannya’”


فَبَيَّنَ اللهُ: أَنَّ قِيَامَهُ بِالۡكِتَابِ هُوَ فِعۡلُهُ. وَقَالَ: ﴿وَمِنۡ آيَاتِهِ خَلۡقُ السَّمَوَاتِ وَالۡأَرۡضِ وَاخۡتِلَافُ أَلۡسِنَتِكُمۡ وَأَلۡوَانِكُمۡ﴾ [الروم: ٢٢].

وَقَالَ جَلَّ ذِكۡرُهُ: ﴿وَافۡعَلُوا الۡخَيۡرَ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ﴾ [الحج: ٧٧].

Allah menjelaskan bahwa pengamalan hamba terhadap Al-Qur’an merupakan perbuatan hamba tersebut. Allah berfirman, “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah penciptaan langit dan bumi, dan perbedaan bahasamu dan warna kulit kalian.” (QS Ar-Rum: 22).

Allah—jalla dzikruh—berfirman, “Dan kerjakanlah kebaikan, supaya kalian mendapat kemenangan.” (QS Al-Hajj: 77).

٧٥٢٨ - حَدَّثَنَا قُتَيۡبَةُ: حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنِ الۡأَعۡمَشِ، عَنۡ أَبِي صَالِحٍ، عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: (لَا تَحَاسُدَ إِلَّا فِي اثۡنَتَيۡنِ رَجُلٌ آتَاهُ اللهُ الۡقُرۡآنَ فَهُوَ يَتۡلُوهُ آنَاءَ اللَّيۡلِ وَآنَاءَ النَّهَارِ، فَهُوَ يَقُولُ: لَوۡ أُوتِيتُ مِثۡلَ مَا أُوتِيَ هٰذَا لَفَعَلۡتُ كَمَا يَفۡعَلُ، وَرَجُلٌ آتَاهُ اللهُ مَالًا فَهُوَ يُنۡفِقُهُ فِي حَقِّهِ، فَيَقُولُ: لَوۡ أُوتِيتُ مِثۡلَ مَا أُوتِيَ عَمِلۡتُ فِيهِ مِثۡلَ مَا يَعۡمَلُ). [طرفه في: ٥٠٢٦].

7528. Qutaibah telah menceritakan kepada kami: Jarir menceritakan kepada kami dari Al-A’masy, dari Abu Shalih, dari Abu Hurairah. Beliau mengatakan: Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Tidak boleh saling hasad kecuali kepada dua jenis orang: seseorang yang Allah ajari Al-Qur’an lalu dia membacanya sepanjang malam dan sepanjang siang, lalu orang lain berkata: Sekiranya aku diberi seperti yang diberikan kepada orang ini, niscaya aku akan berbuat seperti perbuatannya; dan seseorang yang Allah beri harta, lalu dia belanjakan sesuai haknya, lalu orang lain berkata: Sekiranya aku diberi seperti yang diberikan kepadanya, niscaya aku akan melakukan seperti yang dilakukannya.”

٧٥٢٩ - حَدَّثَنَا عَلِيُّ بۡنُ عَبۡدِ اللهِ: حَدَّثَنَا سُفۡيَانُ: قَالَ الزُّهۡرِيُّ: عَنۡ سَالِمٍ، عَنۡ أَبِيهِ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ: (لَا حَسَدَ إِلَّا فِي اثۡنَتَيۡنِ: رَجُلٌ آتَاهُ اللهُ الۡقُرۡآنَ فَهُوَ يَتۡلُوهُ آنَاءَ اللَّيۡلِ وَآنَاءَ النَّهَارِ، وَرَجُلٌ آتَاهُ اللهُ مَالًا فَهُوَ يُنۡفِقُهُ آنَاءَ اللَّيۡلِ وَآنَاءَ النَّهَارِ). سَمِعۡتُ سُفۡيَانَ مِرَارًا، لَمۡ أَسۡمَعۡهُ يَذۡكُرُ الۡخَبَرَ، وَهُوَ مِنۡ صَحِيحِ حَدِيثِهِ. [طرفه في: ٥٠٢٥].

7529. ‘Ali bin ‘Abdullah telah menceritakan kepada kami: Sufyan menceritakan kepada kami: Az-Zuhri berkata: Dari Salim, dari ayahnya, dari Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa sallam—. Beliau bersabda, “Tidak boleh hasad kecuali kepada dua jenis orang: seseorang yang Allah beri Al-Qur’an kepadanya lalu dia membacanya sepanjang malam dan sepanjang siang; dan seseorang yang Allah beri harta lalu dia menginfakkannya sepanjang malam dan sepanjang siang.”

Aku mendengar Sufyan berkali-kali, namun aku belum pernah mendengar beliau menyebutkan dengan lafaz kabar (yaitu akhbaranā atau haddatsanā), namun riwayat yang demikian tetap termasuk hadisnya yang sahih.