Cari Blog Ini

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 2060 dan 2061

٨ - بَابُ التِّجَارَةِ فِي الۡبَرِّ وَغَيۡرِهِ
8. Bab Perdagangan di Darat dan Lainnya


وَقَوۡلِهِ: ﴿رِجَالٌ لَا تُلۡهِيهِمۡ تِجَارَةٌ وَلَا بَيۡعٌ عَنۡ ذِكۡرِ اللهِ﴾ [النور: ٣٧].

وَقَالَ قَتَادَةُ: كَانَ الۡقَوۡمُ يَتَبَايَعُونَ وَيَتَّجِرُونَ، وَلَكِنَّهُمۡ إِذَا نَابَهُمۡ حَقٌّ مِنۡ حُقُوقِ اللهِ لَمۡ تُلۡهِهِمۡ تِجَارَةٌ وَلَا بَيۡعٌ عَنۡ ذِكۡرِ اللهِ، حَتَّى يُؤَدُّوهُ إِلَى اللهِ.

Dan firman-Nya, “laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingati Allah.” (QS An-Nur: 37).

Qatadah berkata, “Dahulu para sahabat saling berjual beli dan berdagang, namun jika datang kepada mereka salah satu dari hak-hak Allah, perdagangan maupun jual beli tidak melalaikan mereka dari mengingat Allah sampai mereka menunaikannya kepada Allah.”

٢٠٦٠، ٢٠٦١ - حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ، عَنِ ابۡنِ جُرَيۡجٍ قَالَ: أَخۡبَرَنِي عَمۡرُو بۡنُ دِينَارٍ، عَنۡ أَبِي الۡمِنۡهَالِ قَالَ: كُنۡتُ أَتَّجِرُ فِي الصَّرۡفِ، فَسَأَلۡتُ زَيۡدَ بۡنَ أَرۡقَمَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ فَقَالَ: قَالَ النَّبِيُّ ﷺ. ح. وَحَدَّثَنِي الۡفَضۡلُ بۡنُ يَعۡقُوبَ: حَدَّثَنَا الۡحَجَّاجُ بۡنُ مُحَمَّدٍ: قَالَ ابۡنُ جُرَيۡجٍ: أَخۡبَرَنِي عَمۡرُو بۡنُ دِينَارٍ وَعَامِرُ بۡنُ مُصۡعَبٍ: أَنَّهُمَا سَمِعَا أَبَا الۡمِنۡهَالِ يَقُولُ: سَأَلۡتُ الۡبَرَاءَ بۡنَ عَازِبٍ وَزَيۡدَ بۡنَ أَرۡقَمَ عَنِ الصَّرۡفِ، فَقَالَا: كُنَّا تَاجِرَيۡنِ عَلَى عَهۡدِ رَسُولِ اللهِ ﷺ، فَسَأَلۡنَا رَسُولَ اللهِ ﷺ عَنِ الصَّرۡفِ، فَقَالَ: ‏ (إِنۡ كَانَ يَدًا بِيَدٍ فَلَا بَأۡسَ، وَإِنۡ كَانَ نَسَاءً فَلَا يَصۡلُحُ).

[الحديثان ٢٠٦٠، ٢٠٦١ - أطرافهما في: ٢١٨٠، ٢١٨١، ٢٤٩٧، ٢٤٩٨، ٣٩٣٩، ٣٩٤٠].

2060, 2061. Abu ‘Ashim telah menceritakan kepada kami dari Ibnu Juraij. Ia berkata: ‘Amr bin Dinar mengabarkan kepadaku dari Abu Al-Minhal. Ia berkata: Dahulu aku berdagang dalam pertukaran mata uang (sharf), lalu aku bertanya kepada Zaid bin Arqam—radhiyallahu ‘anhu—, maka ia berkata: Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda.

(Dalam riwayat lain) Al-Fadhl bin Ya’qub telah menceritakan kepadaku: Al-Hajjaj bin Muhammad menceritakan kepada kami: Ibnu Juraij berkata: ‘Amr bin Dinar dan ‘Amir bin Mush’ab mengabarkan kepadaku bahwa keduanya mendengar Abu Al-Minhal berkata: Aku bertanya kepada Al-Bara` bin ‘Azib dan Zaid bin Arqam tentang pertukaran mata uang, maka keduanya berkata: Dahulu kami berdua adalah pedagang pada zaman Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—, lalu kami bertanya kepada Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—tentang pertukaran mata uang, maka beliau bersabda, “Jika dilakukan secara tunai maka tidak mengapa, namun jika secara kredit maka tidak boleh.”