٢٣ - بَابُ قَوۡلِ اللهِ تَعَالَى: ﴿يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا
تَأۡكُلُوا الرِّبَا أَضۡعَافًا مُضَاعَفَةً وَاتَّقُوا اللهَ لَعَلَّكُمۡ
تُفۡلِحُونَ﴾ [آل عمران: ١٣٠]
23. Bab Firman Allah taala: “Wahai orang-orang yang beriman, janganlah
kalian memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kepada Allah agar
kalian beruntung.” (QS Ali Imran: 130)
٢٠٨٣ - حَدَّثَنَا آدَمُ: حَدَّثَنَا ابۡنُ أَبِي ذِئۡبٍ: حَدَّثَنَا سَعِيدٌ
الۡمَقۡبُرِيُّ، عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ:
(لَيَأۡتِيَنَّ عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ، لَا يُبَالِي الۡمَرۡءُ بِمَا أَخَذَ
الۡمَالَ، أَمِنۡ حَلَالٍ أَمۡ مِنۡ حَرَامٍ).
2083. Adam telah menceritakan kepada kami: Ibnu Abu Dzi`b menceritakan kepada
kami: Sa’id Al-Maqburi menceritakan kepada kami dari Abu Hurairah, dari Nabi
Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa sallam—. Beliau bersabda, “Sungguh suatu zaman
akan datang kepada manusia, saat seseorang tidak lagi peduli dengan caranya
mengambil harta, apakah dari jalan yang halal atau dari jalan yang haram.”