Cari Blog Ini

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 2126 dan 2127

٥١ - بَابُ الۡكَيۡلِ عَلَى الۡبَائِعِ وَالۡمُعۡطِي
51. Bab Takaran bagi Penjual dan Pemberi


لِقَوۡلِ اللهِ تَعَالَى: ﴿وَإِذَا كَالُوهُمۡ أَوۡ وَزَنُوهُمۡ يُخۡسِرُونَ﴾ [المطففين: ٣] يَعۡنِي: كَالُوا لَهُمۡ وَوَزَنُوا لَهُمۡ، كَقَوۡلِهِ: ﴿يَسۡمَعُونَكُمۡ﴾ [الشعراء: ٧٢]: يَسۡمَعُونَ لَكُمۡ.

Berdasarkan firman Allah taala: “Dan apabila mereka menakar untuk orang lain atau menimbang untuk orang lain, mereka merugikan.” (QS Al-Muthaffifin: 3). Maknanya adalah mereka menakarkan untuk mereka dan menimbangkan untuk mereka, sebagaimana firman-Nya: “Mereka mendengar kalian” (QS Asy-Syu’ara`: 72) bermakna mereka mendengarkan untuk kalian.

وَقَالَ النَّبِيُّ ﷺ: (اكۡتَالُوا حَتَّى تَسۡتَوۡفُوا). وَيُذۡكَرُ عَنۡ عُثۡمَانَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ: أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ قَالَ لَهُ: (إِذَا بِعۡتَ فَكِلۡ، وَإِذَا ابۡتَعۡتَ فَاكۡتَلۡ).

Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Mintalah takaran hingga kalian menerimanya dengan sempurna.” Diriwayatkan dari ‘Utsman bahwa Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda kepadanya, “Jika engkau menjual maka takarlah, dan jika engkau membeli maka mintalah takaran.”

٢١٢٦ - حَدَّثَنَا عَبۡدُ اللهِ بۡنُ يُوسُفَ: أَخۡبَرَنَا مَالِكٌ، عَنۡ نَافِعٍ، عَنۡ عَبۡدِ اللهِ بۡنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُمَا: أَنَّ رَسُولَ اللهِ ﷺ قَالَ: (مَنِ ابۡتَاعَ طَعَامًا، فَلَا يَبِيعُهُ حَتَّى يَسۡتَوۡفِيَهُ). [طرفه في: ٢١٢٤].

2126. ‘Abdullah bin Yusuf telah menceritakan kepada kami: Malik mengabarkan kepada kami dari Nafi’, dari ‘Abdullah bin ‘Umar—radhiyallahu ‘anhuma—: Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Barang siapa yang membeli bahan makanan, maka janganlah dia menjualnya kembali hingga dia menerimanya secara sempurna.”

٢١٢٧ - حَدَّثَنَا عَبۡدَانُ: أَخۡبَرَنَا جَرِيرٌ، عَنۡ مُغِيرَةَ، عَنِ الشَّعۡبِيِّ، عَنۡ جَابِرٍ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ قَالَ: تُوُفِّيَ عَبۡدُ اللهِ بۡنُ عَمۡرِو بۡنِ حَرَامٍ وَعَلَيۡهِ دَيۡنٌ، فَاسۡتَعَنۡتُ النَّبِيَّ ﷺ عَلَى غُرَمَائِهِ أَنۡ يَضَعُوا مِنۡ دَيۡنِهِ، فَطَلَبَ النَّبِيُّ ﷺ إِلَيۡهِمۡ فَلَمۡ يَفۡعَلُوا، فَقَالَ لِي النَّبِيُّ ﷺ: (اذۡهَبۡ فَصَنِّفۡ تَمۡرَكَ أَصۡنَافًا، الۡعَجۡوَةَ عَلَى حِدَةٍ، وَعِذۡقَ زَيدٍ عَلَى حِدَةٍ، ثُمَّ أَرۡسِلۡ إِلَيَّ). فَفَعَلۡتُ، ثُمَّ أَرۡسَلۡتُ إِلَى النَّبِيِّ ﷺ، فَجَلَسَ عَلَى أَعۡلَاهُ أَوۡ فِي وَسَطِهِ، ثُمَّ قَالَ: (كِلۡ لِلۡقَوۡمِ). فَكِلۡتُهُمۡ حَتَّى أَوۡفَيۡتُهُمُ الَّذِي لَهُمۡ وَبَقِيَ تَمۡرِي كَأَنَّهُ لَمۡ يَنۡقُصۡ مِنۡهُ شَيءٌ. وَقَالَ فِرَاسٌ، عَنِ الشَّعۡبِيِّ: حَدَّثَنِي جَابِرٌ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ: فَمَا زَالَ يَكِيلُ لَهُمۡ حَتَّى أَدَّاهُ. وَقَالَ هِشَامٌ، عَنۡ وَهۡبٍ، عَنۡ جَابِرٍ: قَالَ النَّبِيُّ ﷺ: (جُذَّ لَهُ، فَأَوۡفِ لَهُ).

[الحديث ٢١٢٧ - أطرافه في: ٢٣٩٥، ٢٣٩٦، ٢٤٠٥، ٢٦٠١، ٢٧٠٩، ٢٧٨١، ٣٥٨٠، ٤٠٥٣، ٦٢٥٠].

2127. ‘Abdan telah menceritakan kepada kami: Jarir mengabarkan kepada kami dari Mughirah, dari Asy-Sya’bi, dari Jabir—radhiyallahu ‘anhu—. Dia berkata:

‘Abdullah bin ‘Amr bin Haram wafat dengan meninggalkan utang, lalu aku meminta bantuan Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa sallam—agar para pemberi piutangnya mau mengurangi utangnya. Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—memintanya kepada mereka, namun mereka tidak mau melakukannya. Maka Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda kepadaku, “Pergilah dan kelompokkan kurmamu menjadi beberapa jenis; kurma ajwa tersendiri dan ‘idzq zaid tersendiri, kemudian kirimkan utusan kepadaku.”

Lalu aku melakukannya, kemudian aku mengirim utusan kepada Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—. Beliau pun duduk di tumpukan yang paling atas atau di tengah-tengahnya, kemudian beliau bersabda, “Takarlah untuk orang-orang itu!”

Maka aku menakar untuk mereka hingga aku memenuhi semua hak yang mereka miliki, sementara kurmaku tetap tersisa seolah-olah tidak berkurang sedikit pun.

Firas berkata dari Asy-Sya’bi: Jabir menceritakan kepadaku dari Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—, beliau terus-menerus menakarkannya untuk mereka hingga beliau melunasi utang tersebut. Dan Hisyam berkata dari Wahb, dari Jabir: Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Petiklah untuknya dan penuhilah haknya!”