Cari Blog Ini

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 2135 dan 2136

٥٥ - بَابُ بَيۡعِ الطَّعَامِ قَبۡلَ أَنۡ يُقۡبَضَ، وَبَيۡعِ مَا لَيۡسَ عِنۡدَكَ
55. Bab Menjual Makanan Sebelum Diterima dan Menjual Sesuatu yang Tidak Milikmu


٢١٣٥ - حَدَّثَنَا عَلِيُّ بۡنُ عَبۡدِ اللهِ: حَدَّثَنَا سُفۡيَانُ قَالَ: الَّذِي حَفِظۡنَاهُ مِنۡ عَمۡرِو بۡنِ دِينَارٍ: سَمِعَ طَاوُسًا يَقُولُ: سَمِعۡتُ ابۡنَ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُمَا يَقُولُ: أَمَّا الَّذِي نَهَى عَنۡهُ النَّبِيُّ ﷺ فَهُوَ الطَّعَامُ أَنۡ يُبَاعَ حَتَّى يُقۡبَضَ. قَالَ ابۡنُ عَبَّاسٍ: وَلَا أَحۡسِبُ كُلَّ شَيءٍ إِلَّا مِثۡلَهُ. [طرفه في: ٢١٣٢].

2135. ‘Ali bin ‘Abdullah telah menceritakan kepada kami: Sufyan menceritakan kepada kami. Ia berkata: Yang kami hafal dari ‘Amr bin Dinar: Ia mendengar Thawus berkata: Aku mendengar Ibnu ‘Abbas—radhiyallahu ‘anhuma—berkata: Adapun yang dilarang oleh Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa sallam—adalah makanan, jangan dijual sampai ia diterima. Ibnu ‘Abbas berkata: Dan aku tidak berpendapat untuk segala barang dagangan kecuali sama seperti makanan.

٢١٣٦ - حَدَّثَنَا عَبۡدُ اللهِ بۡنُ مَسۡلَمَةَ: حَدَّثَنَا مَالِكٌ، عَنۡ نَافِعٍ، عَنِ ابۡنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُمَا: أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ قَالَ: (مَنِ ابۡتَاعَ طَعَامًا فَلَا يَبِعۡهُ حَتَّى يَسۡتَوۡفِيَهُ). زَادَ إِسۡمَاعِيلُ: (مَنِ ابۡتَاعَ طَعَامًا فَلَا يَبِعۡهُ حَتَّى يَقۡبِضَهُ). [طرفه في: ٢١٢٤].

2136. ‘Abdullah bin Maslamah telah menceritakan kepada kami: Malik menceritakan kepada kami dari Nafi’, dari Ibnu ‘Umar—radhiyallahu ‘anhuma—: Bahwa Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Barang siapa membeli makanan, janganlah ia menjualnya kembali hingga ia menerimanya secara sempurna.”

Isma’il menambahkan (dalam riwayatnya): “Barang siapa membeli makanan, janganlah ia menjualnya kembali hingga ia memegangnya (serah terima).”