٢٢٢ - بَابُ التَّحَلُّقِ يَوۡمَ الۡجُمُعَةِ قَبۡلَ الصَّلَاةِ
222. Bab Membuat Halaqah pada Hari Jumat Sebelum Salat
١٠٧٩ - (حسن) حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، نا يَحۡيَى، عَنِ ابۡنِ عَجۡلَانَ، عَنۡ
عَمۡرِو بۡنِ شُعَيۡبٍ، عَنۡ أَبِيهِ، عَنۡ جَدِّهِ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ ﷺ
نَهَى عَنِ الشِّرَاءِ [وَ]الۡبَيۡعِ فِي الۡمَسۡجِدِ، وَأَنۡ تُنۡشَدَ فِيهِ
ضَالَّةٌ، وَأَنۡ يُنۡشَدَ فِيهِ شِعۡرٌ، وَنَهَى عَنِ التَّحَلُّقِ قَبۡلَ
الصَّلَاةِ يَوۡمَ الۡجُمُعَةِ.
1079. [Hasan] Musaddad telah menceritakan kepada kami: Yahya menceritakan
kepada kami dari Ibnu ‘Ajlan, dari ‘Amr bin Syu’aib, dari ayahnya, dari
kakeknya: Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—melarang pembelian dan
penjualan di dalam masjid, melarang mengumumkan barang hilang di dalamnya,
melarang melantunkan syair di dalamnya, dan melarang membuat lingkaran
(halaqah) sebelum salat pada hari Jumat.