٢٢٣٢، ٢٢٣٣ - حَدَّثَنِي زُهَيۡرُ بۡنُ حَرۡبٍ: حَدَّثَنَا يَعۡقُوبُ:
حَدَّثَنَا أَبِي، عَنۡ صَالِحٍ، قَالَ: حَدَّثَ ابۡنُ شِهَابٍ: أَنَّ عُبَيۡدَ
اللهِ أَخۡبَرَهُ: أَنَّ زَيۡدَ بۡنَ خَالِدٍ وَأَبَا هُرَيۡرَةَ رَضِيَ اللهُ
عَنۡهُمَا أَخۡبَرَاهُ: أَنَّهُمَا سَمِعَا رَسُولَ اللهِ ﷺ يُسۡأَلُ عَنِ
الۡأَمَةِ تَزۡنِي وَلَمۡ تُحۡصَنۡ، قَالَ: (اجۡلِدُوهَا، ثُمَّ إِنۡ زَنَتۡ
فَاجۡلِدُوهَا، ثُمَّ بِيعُوهَا) بَعۡدَ الثَّالِثَةِ أَوِ الرَّابِعَةِ.
[طرفاه في:
٢١٥٢، ٢١٥٤].
2232, 2233. Zuhair bin Harb telah menceritakan kepadaku: Ya’qub menceritakan
kepada kami: Ayahku menceritakan kepada kami dari Shalih. Ia berkata: Ibnu
Syihab menceritakan: ‘Ubaidullah mengabarkan kepadanya: Zaid bin Khalid dan
Abu Hurairah—radhiyallahu ‘anhuma—mengabarkan kepadanya:
Keduanya mendengar Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—ditanya mengenai
budak wanita yang berzina dan ia belum menikah. Beliau bersabda, “Cambuklah
ia, kemudian jika ia berzina lagi maka cambuklah ia, kemudian juallah ia,”
setelah kali yang ketiga atau keempat.
٢٢٣٤ - حَدَّثَنَا عَبۡدُ الۡعَزِيزِ بۡنُ عَبۡدِ اللهِ قَالَ: أَخۡبَرَنِي
اللَّيۡثُ، عَنۡ سَعِيدٍ، عَنۡ أَبِيهِ، عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ رَضِيَ اللهُ
عَنۡهُ قَالَ: سَمِعۡتُ النَّبِيَّ ﷺ يَقُولُ: (إِذَا زَنَتۡ أَمَةُ أَحَدِكُمۡ
فَتَبَيَّنَ زِنَاهَا، فَلۡيَجۡلِدۡهَا الۡحَدَّ، وَلَا يُثَرِّبۡ عَلَيۡهَا،
ثُمَّ إِنۡ زَنَتۡ فَلۡيَجۡلِدۡهَا الۡحَدَّ وَلَا يُثَرِّبۡ، ثُمَّ إِنۡ
زَنَتِ الثَّالِثَةَ فَتَبَيَّنَ زِنَاهَا، فَلۡيَبِعۡهَا وَلَوۡ بِحَبۡلٍ مِنۡ
شَعَرٍ). [طرفه في:
٢١٥٢].
2234. ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah telah menceritakan kepada kami. Ia berkata:
Al-Laits mengabarkan kepadaku dari Sa’id, dari ayahnya, dari Abu
Hurairah—radhiyallahu ‘anhu—. Ia berkata: Aku mendengar Nabi
Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Apabila budak wanita salah
seorang dari kalian berzina dan telah jelas perzinaan tersebut, maka hendaklah
ia mencambuknya sebagai hukuman hudud, dan janganlah ia mencelanya. Kemudian
jika ia berzina lagi, maka hendaklah ia mencambuknya sebagai hukuman hudud dan
janganlah ia mencelanya. Kemudian jika ia berzina untuk yang ketiga kalinya
dan telah jelas perzinaan tersebut, maka hendaklah ia menjualnya walaupun
hanya seharga seutas tali dari rambut.”