٥ - بَابُ حُسۡنِ التَّقَاضِي
5. Bab Menagih Utang dengan Baik
٢٣٩١ - حَدَّثَنَا مُسۡلِمٌ: حَدَّثَنَا شُعۡبَةُ، عَنۡ عَبۡدِ الۡمَلِكِ،
عَنۡ رِبۡعِيٍّ، عَنۡ حُذَيۡفَةَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ قَالَ: سَمِعۡتُ
النَّبِيَّ ﷺ يَقُولُ: (مَاتَ رَجُلٌ، فَقِيلَ لَهُ؛ فَقَالَ: كُنۡتُ أُبَايِعُ
النَّاسَ، فَأَتَجَوَّزُ عَنِ الۡمُوسِرِ، وَأُخَفِّفُ عَنِ الۡمُعۡسِرِ،
فَغُفِرَ لَهُ). قَالَ أَبُو مَسۡعُودٍ: سَمِعۡتُهُ مِنَ النَّبِيِّ ﷺ. [طرفه
في:
٢٠٧٧].
2391. Muslim telah menceritakan kepada kami: Syu’bah menceritakan kepada kami
dari ‘Abdul Malik, dari Rib’i, dari Hudzaifah—radhiyallahu ‘anhu—. Ia berkata:
Aku mendengar Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Ada
seorang lelaki meninggal dunia, lalu dikatakan kepadanya (Apa amalanmu?). Ia
menjawab, ‘Aku dahulu biasa berjual beli dengan orang-orang, lalu aku
memaafkan (memberi kemudahan) bagi orang yang berkecukupan dan meringankan
bagi orang yang kesulitan.’ Maka ia pun diampuni.”
Abu Mas’ud berkata: Aku juga mendengarnya dari Nabi Muhammad—shallallahu
‘alaihi wa sallam—.