٣٤٨٠ - حَدَّثَنَا عَبۡدُ الۡعَزِيزِ بۡنُ عَبۡدِ اللهِ: حَدَّثَنَا
إِبۡرَاهِيمُ بۡنُ سَعۡدٍ، عَنِ ابۡنِ شِهَابٍ، عَنۡ عُبَيۡدِ اللهِ بۡنِ
عَبۡدِ اللهِ بۡنِ عُتۡبَةَ، عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ: أَنَّ رَسُولَ اللهِ ﷺ
قَالَ: (كَانَ الرَّجُلُ يُدَايِنُ النَّاسَ، فَكَانَ يَقُولُ لِفَتَاهُ: إِذَا
أَتَيۡتَ مُعۡسِرًا فَتَجَاوَزۡ عَنۡهُ، لَعَلَّ اللهُ أَنۡ يَتَجَاوَزَ
عَنَّا، قَالَ: فَلَقِيَ اللهَ فَتَجَاوَزَ عَنۡهُ). [طرفه في:
٢٠٧٨].
3480. ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah telah menceritakan kepada kami: Ibrahim bin
Sa’d menceritakan kepada kami dari Ibnu Syihab, dari ‘Ubaidullah bin ‘Abdullah
bin ‘Utbah, dari Abu Hurairah:
Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Dahulu ada seorang lelaki
yang biasa memberikan utang kepada orang-orang. Ia berkata kepada pembantunya,
‘Apabila engkau mendatangi orang yang kesulitan (membayar), maka maafkanlah
(dengan memberi kemudahan/membebaskan utang) darinya, mudah-mudahan Allah
memaafkan kita.’”
Rasulullah bersabda, “Maka ia pun bertemu dengan Allah, lalu Allah
memaafkannya.”