٩ - بَابُ بَيۡعِ الۡمُدَبَّرِ
9. Bab Penjualan Budak Mudabbar
٢٥٣٤ - حَدَّثَنَا آدَمُ بۡنُ أَبِي إِيَاسٍ: حَدَّثَنَا شُعۡبَةُ: حَدَّثَنَا
عَمۡرُو بۡنُ دِينَارٍ: سَمِعۡتُ جَابِرَ بۡنَ عَبۡدِ اللهِ رَضِيَ اللهُ
عَنۡهُمَا قَالَ: أَعۡتَقَ رَجُلٌ مِنَّا عَبۡدًا لَهُ عَنۡ دُبُرٍ، فَدَعَا
النَّبِيُّ ﷺ بِهِ فَبَاعَهُ. قَالَ جَابِرٌ: مَاتَ الۡغُلَامُ عَامَ أَوَّلَ.
[طرفه في:
٢١٤١].
2534. Adam bin Abu Iyas telah menceritakan kepada kami: Syu’bah menceritakan
kepada kami: ‘Amr bin Dinar menceritakan kepada kami: Aku mendengar Jabir bin
‘Abdullah—radhiyallahu ‘anhuma—berkata: Ada seorang laki-laki dari kalangan
kami yang memerdekakan seorang budak miliknya melalui akad dubur (merdeka
setelah majikan wafat). Maka Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa
sallam—meminta agar budak tersebut dibawa, lalu beliau menjualnya. Jabir
berkata: Budak laki-laki itu wafat pada tahun pertama (setelah dijual).