٥ - بَابُ نَفَقَةِ الۡمَرۡأَةِ إِذَا غَابَ عَنۡهَا زَوۡجُهَا، وَنَفَقَةِ
الۡوَلَدِ
5. Bab Nafkah Wanita Apabila Suaminya Tidak Ada di Sisinya dan Nafkah Anak
٥٣٥٩ - حَدَّثَنَا ابۡنُ مُقَاتِلٍ: أَخۡبَرَنَا عَبۡدُ اللهِ: أَخۡبَرَنَا
يُونُسُ، عَنِ ابۡنِ شِهَابٍ: أَخۡبَرَنِي عُرۡوَةُ: أَنَّ عَائِشَةَ رَضِيَ
اللهُ عَنۡهَا قَالَتۡ: جَاءَتۡ هِنۡدُ بِنۡتُ عُتۡبَةَ، فَقَالَتۡ: يَا
رَسُولَ اللهِ، إِنَّ أَبَا سُفۡيَانَ رَجُلٌ مِسِّيكٌ، فَهَلۡ عَلَيَّ حَرَجٌ
أَنۡ أُطۡعِمَ مِنَ الَّذِي لَهُ عِيَالَنَا؟ قَالَ: (لَا، إِلَّا
بِالۡمَعۡرُوفِ). [طرفه في:
٢٢١١].
5359. Ibnu Muqatil telah menceritakan kepada kami: ‘Abdullah mengabarkan
kepada kami: Yunus mengabarkan kepada kami dari Ibnu Syihab: ‘Urwah
mengabarkan kepadaku: ‘Aisyah—radhiyallahu ‘anha—berkata:
Hind binti ‘Utbah datang lalu berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya Abu
Sufyan adalah seorang laki-laki yang sangat pelit. Apakah ada dosa bagiku jika
aku memberi makan keluarga kami dari harta miliknya?”
Beliau bersabda, “Tidak (mengapa), asalkan dengan cara yang makruf.”