٢٣ - بَابٌ فِي اللَّيۡلِ سَاعَةٌ مُسۡتَجَابٌ فِيهَا الدُّعَاءُ
23. Bab Di Malam Hari Ada Waktu Mustajab untuk Berdoa
١٦٦ - (٧٥٧) - وَحَدَّثَنَا عُثۡمَانُ بۡنُ أَبِي شَيۡبَةَ: حَدَّثَنَا
جَرِيرٌ، عَنِ الۡأَعۡمَشِ، عَنۡ أَبِي سُفۡيَانَ، عَنۡ جَابِرٍ؛ قَالَ:
سَمِعۡتُ النَّبِيَّ ﷺ يَقُولُ: (إِنَّ فِي اللَّيۡلِ لَسَاعَةً، لَا
يُوَافِقُهَا رَجُلٌ مُسۡلِمٌ يَسۡأَلُ اللهَ خَيۡرًا مِنۡ أَمۡرِ الدُّنۡيَا
وَالۡآخِرَةِ، إِلَّا أَعۡطَاهُ إِيَّاهُ، وَذٰلِكَ كُلَّ لَيۡلَةٍ).
166. (757). ‘Utsman bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami: Jarir
menceritakan kepada kami dari Al-A’masy, dari Abu Sufyan, dari Jabir. Ia
berkata: Aku mendengar Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda,
“Sesungguhnya di dalam malam itu benar-benar ada satu waktu, tidaklah seorang
muslim mendapati waktu tersebut dalam keadaan memohon kebaikan urusan dunia
dan akhirat kepada Allah, melainkan Allah akan memberinya. Dan yang demikian
itu ada pada setiap malam.”
١٦٧ - (...) - وَحَدَّثَنِي سَلَمَةُ بۡنُ شَبِيبٍ: حَدَّثَنَا الۡحَسَنُ بۡنُ
أَعۡيَنَ: حَدَّثَنَا مَعۡقِلٌ، عَنۡ أَبِي الزُّبَيۡرِ، عَنۡ جَابِرٍ: أَنَّ
رَسُولَ اللهِ ﷺ قَالَ: (إِنَّ مِنَ اللَّيۡلِ سَاعَةً، لَا يُوَافِقُهَا
عَبۡدٌ مُسۡلِمٌ يَسۡأَلُ اللهَ خَيۡرًا، إِلَّا أَعۡطَاهُ إِيَّاهُ).
167. Salamah bin Syabib telah menceritakan kepadaku: Al-Hasan bin A’yan
menceritakan kepada kami: Ma’qil menceritakan kepada kami dari Abu Az-Zubair,
dari Jabir: Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Sesungguhnya
di antara waktu malam itu ada satu waktu, tidaklah seorang hamba muslim
mendapati waktu tersebut dalam keadaan memohon kebaikan kepada Allah,
melainkan Allah akan memberinya.”