Cari Blog Ini

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 5878 dan 5879

٥٥ - بَابٌ هَلۡ يُجۡعَلُ نَقۡشُ الۡخَاتَمِ ثَلَاثَةَ أَسۡطُرٍ
55. Bab Apakah Ukiran Cincin Dibuat Menjadi Tiga Baris


٥٨٧٨ - حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بۡنُ عَبۡدِ اللهِ الۡأَنۡصَارِيُّ قَالَ: حَدَّثَنِي أَبِي، عَنۡ ثُمَامَةَ، عَنۡ أَنَسٍ: أَنَّ أَبَا بَكۡرٍ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ لَمَّا اسۡتُخۡلِفَ كَتَبَ لَهُ، وَكَانَ نَقۡشُ الۡخَاتَمِ ثَلَاثَةَ أَسۡطُرٍ: مُحَمَّدٌ سَطۡرٌ، وَرَسُولُ سَطۡرٌ، وَاللهِ سَطۡرٌ. [طرفه في: ١٤٤٨].

5878. Muhammad bin ‘Abdullah Al-Anshari telah menceritakan kepadaku. Ia berkata: Ayahku menceritakan kepadaku dari Tsumamah, dari Anas: Ketika Abu Bakr—radhiyallahu ‘anhu—diangkat menjadi khalifah, beliau menulis surat untuknya, dan ukiran cincin (stempel surat) tersebut terdiri dari tiga baris: Muhammad satu baris, Rasul satu baris, dan Allah satu baris.

٥٨٧٩ - وَزَادَنِي أَحۡمَدُ: حَدَّثَنَا الۡأَنۡصَارِيُّ قَالَ: حَدَّثَنِي أَبِي، عَنۡ ثُمَامَةَ، عَنۡ أَنَسٍ قَالَ: كَانَ خَاتَمُ النَّبِيِّ ﷺ فِي يَدِهِ، وَفِي يَدِ أَبِي بَكۡرٍ بَعۡدَهُ، وَفِي يَدِ عُمَرَ بَعۡدَ أَبِي بَكۡرٍ، فَلَمَّا كَانَ عُثۡمَانُ، جَلَسَ عَلَى بِئۡرِ أَرِيسَ، قَالَ: فَأَخۡرَجَ الۡخَاتَمَ فَجَعَلَ يَعۡبَثُ بِهِ فَسَقَطَ قَالَ: فَاخۡتَلَفۡنَا ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مَعَ عُثۡمَانَ، فَنَنۡزَحُ الۡبِئۡرَ فَلَمۡ نَجِدۡهُ.

5879. Ahmad memberikan riwayat tambahan kepadaku: Al-Anshari menceritakan kepada kami. Ia berkata: Ayahku menceritakan kepadaku dari Tsumamah, dari Anas. Ia berkata: Cincin Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—dahulu berada di tangan beliau, lalu di tangan Abu Bakr setelah beliau, dan di tangan ‘Umar setelah Abu Bakr. Ketika masa ‘Utsman, ia duduk di atas sumur Aris. Anas berkata: Lalu ia mengeluarkan cincin itu dan memain-mainkannya, kemudian cincin itu terjatuh. Anas berkata: Maka kami bolak-balik bersama ‘Utsman selama tiga hari untuk menguras sumur tersebut, namun kami tidak berhasil menemukannya.