Cari Blog Ini

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 6676 dan 6677

١٧ - بَابُ قَوۡلِ اللهِ تَعَالَى: ﴿إِنَّ الَّذِينَ يَشۡتَرُونَ بِعَهۡدِ اللهِ وَأَيۡمَانِهِمۡ ثَمَنًا قَلِيلًا أُولَئِكَ لَا خَلَاقَ لَهُمۡ فِي الۡآخِرَةِ وَلَا يُكَلِّمُهُمُ اللهُ وَلَا يَنۡظُرُ إِلَيۡهِمۡ يَوۡمَ الۡقِيَامَةِ وَلَا يُزَكِّيهِمۡ وَلَهُمۡ عَذَابٌ أَلِيمٌ﴾ [آل عمران: ٧٧]
17. Bab Firman Allah Taala: “Sesungguhnya orang-orang yang memperjualbelikan janji Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang murah, mereka itu tidak mendapat bagian di akhirat, dan Allah tidak akan menyapa mereka dan tidak akan memperhatikan mereka pada hari kiamat, dan tidak akan menyucikan mereka, serta bagi mereka azab yang pedih.” (QS Ali Imran: 77)


وَقَوۡلِهِ جَلَّ ذِكۡرُهُ: ﴿وَلَا تَجۡعَلُوا اللهَ عُرۡضَةً لِأَيۡمَانِكُمۡ أَنۡ تَبَرُّوا وَتَتَّقُوا وَتُصۡلِحُوا بَيۡنَ النَّاسِ وَاللهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ﴾ [البقرة: ٢٢٤]. وَقَوۡلِهِ جَلَّ ذِكۡرُهُ: ﴿وَلَا تَشۡتَرُوا بِعَهۡدِ اللهِ ثَمَنًا قَلِيلًا إِنَّ مَا عِنۡدَ اللهِ هُوَ خَيۡرٌ لَكُمۡ إِنۡ كُنۡتُمۡ تَعۡلَمُونَ﴾ [النحل: ٩٥] ﴿وَأَوۡفُوا بِعَهۡدِ اللهِ إِذَا عَاهَدۡتُمۡ وَلَا تَنۡقُضُوا الۡأَيۡمَانَ بَعۡدَ تَوۡكِيدِهَا وَقَدۡ جَعَلۡتُمُ اللهَ عَلَيۡكُمۡ كَفِيلًا﴾ [النحل: ٩١].

Dan firman-Nya—jalla dzikruhu—: “Dan janganlah kalian jadikan Allah dalam sumpah kalian sebagai penghalang untuk berbuat kebajikan, bertakwa, dan mengadakan perdamaian di antara manusia. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS Al-Baqarah: 224).

Dan firman-Nya—jalla dzikruhu—: “Dan janganlah kalian memperjualbelikan janji Allah dengan harga yang murah, sesungguhnya apa yang ada di sisi Allah, itulah yang lebih baik bagi kalian jika kalian mengetahui.” (QS An-Nahl: 95).

“Dan tepatilah janji dengan Allah apabila kalian berjanji dan janganlah kalian melanggar sumpah-sumpah itu sesudah meneguhkannya, sedang kalian telah menjadikan Allah sebagai penjamin atas kalian.” (QS An-Nahl: 91).

٦٦٧٦ - حَدَّثَنَا مُوسَى بۡنُ إِسۡمَاعِيلَ: حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنِ الۡأَعۡمَشِ، عَنۡ أَبِي وَائِلٍ، عَنۡ عَبۡدِ اللهِ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: (مَنۡ حَلَفَ عَلَى يَمِينِ صَبۡرٍ، يَقۡتَطِعُ بِهَا مَالَ امۡرِىءٍ مُسۡلِمٍ، لَقِيَ اللهَ وَهُوَ عَلَيۡهِ غَضۡبَانُ). فَأَنۡزَلَ اللهُ تَصۡدِيقَ ذٰلِكَ: ﴿إِنَّ الَّذِينَ يَشۡتَرُونَ بِعَهۡدِ اللهِ وَأَيۡمَانِهِمۡ ثَمَنًا قَلِيلًا﴾ إِلَى آخِرِ الۡآيَةِ. [طرفه في: ٢٣٥٦].

6676. Musa bin Isma’il telah menceritakan kepada kami: Abu ‘Awanah menceritakan kepada kami dari Al-A’masy, dari Abu Wa`il, dari ‘Abdullah—radhiyallahu ‘anhu—. Ia berkata: Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Barang siapa bersumpah dengan sumpah paksa yang sengaja ditetapkan pengadilan, untuk merampas harta seorang muslim dengan sumpah tersebut, maka ia akan menemui Allah dalam keadaan Allah murka kepadanya.”

Allah lalu menurunkan pembenaran atas hal itu: “Sesungguhnya orang-orang yang memperjualbelikan janji Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang murah …” sampai akhir ayat.

٦٦٧٧ - فَدَخَلَ الۡأَشۡعَثُ بۡنُ قَيۡسٍ فَقَالَ: مَا حَدَّثَكُمۡ أَبُو عَبۡدِ الرَّحۡمٰنِ؟ فَقَالُوا: كَذَا وَكَذَا، قَالَ: فِيَّ أُنۡزِلَتۡ، كَانَتۡ لِي بِئۡرٌ فِي أَرۡضِ ابۡنِ عَمٍّ لِي، فَأَتَيۡتُ رَسُولَ اللهِ ﷺ فَقَالَ: (بَيِّنَتُكَ أَوۡ يَمِينُهُ). قُلۡتُ: إِذًا يَحۡلِفُ عَلَيۡهَا يَا رَسُولَ اللهِ، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: (مَنۡ حَلَفَ عَلَى يَمِينِ صَبۡرٍ، وَهُوَ فِيهَا فَاجِرٌ، يَقۡتَطِعُ بِهَا مَالَ امۡرِىءٍ مُسۡلِمٍ، لَقِيَ اللهَ يَوۡمَ الۡقِيَامَةِ وَهُوَ عَلَيۡهِ غَضۡبَانُ). [طرفه في: ٢٣٥٦].

6677. Al-Asy’ats bin Qais lalu masuk dan bertanya, “Apa yang telah diceritakan oleh Abu ‘Abdurrahman kepada kalian?”

Mereka menjawab, “Begini dan begitu.”

Al-Asy’ats berkata: Ayat tersebut diturunkan berkenaan denganku. Dahulu aku memiliki sebuah sumur di tanah milik anak pamanku, lalu aku mendatangi Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—, kemudian beliau berkata, “Bukti darimu atau sumpah dari dia.”

Aku berkata, “Jika demikian, ia pasti akan bersumpah atasnya, wahai Rasulullah.”

Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—lalu bersabda, “Barang siapa bersumpah dengan sumpah paksa yang sengaja ditetapkan pengadilan, sedangkan ia berdusta di dalamnya, untuk merampas harta seorang muslim dengan sumpah tersebut, maka ia akan menemui Allah pada hari kiamat dalam keadaan Allah murka kepadanya.”