Cari Blog Ini

Sunan Ad-Darimi hadis nomor 158

١٥٨ - أَخۡبَرَنَا أَبُو الۡمُغِيرَةِ، حَدَّثَنَا الۡأَوۡزَاعِيُّ، عَنۡ عَبۡدَةَ بۡنِ أَبِي لُبَابَةَ، عَنِ ابۡنِ عَبَّاسٍ، قَالَ: مَنۡ أَحۡدَثَ رَأۡيًا لَيۡسَ فِي كِتَابِ اللهِ، وَلَمۡ تَمۡضِ بِهِ سُنَّةٌ مِنۡ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيۡهِ وَسَلَّمَ؛ لَمۡ يَدۡرِ عَلَى مَا هُوَ مِنۡهُ إِذَا لَقِيَ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ.

158. Abu Al-Mughirah telah mengabarkan kepada kami: Al-Auza’i menceritakan kepada kami dari ‘Abdah bin Abu Lubabah, dari Ibnu ‘Abbas. Beliau berkata, “Barang siapa yang mengadakan suatu pandangan yang tidak ada dalam Kitabullah dan tidak pula ada sunah dari Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—yang melandasinya, maka ia tidak akan tahu bagaimana keadaannya kelak tatkala menjumpai Allah—‘azza wa jalla.”