١٢١ - بَابٌ فِي فَضۡلِ التَّسۡبِيحِ وَالتَّهۡلِيلِ وَالتَّقۡدِيسِ
121. Bab tentang Keutamaan Membaca Tasbih, Tahlil, dan Takdis
٣٥٨٣ - (حسن) حَدَّثَنَا مُوسَى بۡنُ حِزَامٍ وَعَبۡدُ بۡنُ حُمَيۡدٍ وَغَيۡرُ
وَاحِدٍ، قَالُوا: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ بِشۡرٍ، قَالَ: سَمِعۡتُ هَانِىءَ
بۡنَ عُثۡمَانَ، عَنۡ أُمِّهِ حُمَيۡضَةَ بِنۡتِ يَاسِرٍ، عَنۡ جَدَّتِهَا
يُسَيۡرَةَ وَكَانَتۡ مِنَ الۡمُهَاجِرَاتِ، قَالَتۡ: قَالَ لَنَا رَسُولُ
اللهِ ﷺ: (عَلَيۡكُنَّ بِالتَّسۡبِيحِ وَالتَّهۡلِيلِ وَالتَّقۡدِيسِ،
وَاعۡقِدۡنَ بِالۡأَنَامِلِ فَإِنَّهُنَّ مَسۡئُولَاتٌ مُسۡتَنۡطَقَاتٌ، وَلَا
تَغۡفُلۡنَ فَتَنۡسَيۡنَ الرَّحۡمَةَ). هٰذَا حَدِيثٌ إِنَّمَا نَعۡرِفُهُ مِنۡ
حَدِيثِ هَانِىءِ بۡنِ عُثۡمَانَ، وَقَدۡ رَوَى مُحَمَّدُ بۡنُ رَبِيعَةَ، عَنۡ
هَانِىءِ بۡنِ عُثۡمَانَ. [(صحيح أبي داود)(١٣٤٥)، (المشكاة)(٢٣١٦)، (الضعيفة)
تحت الحديث (٨٣)].
3583. [Hasan] Musa bin Hizam, ‘Abd bin Humaid, dan tidak hanya satu orang
telah menceritakan kepada kami. Mereka berkata: Muhammad bin Bisyr
menceritakan kepada kami. Ia berkata: Aku mendengar Hani` bin ‘Utsman dari
ibunya, Humaidhah binti Yasir, dari neneknya, Yusairah—dan ia termasuk wanita
dari kaum Muhajirin—. Ia berkata: Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa
sallam—bersabda kepada kami, “Hendaklah kalian membaca tasbih, tahlil, dan
takdis, serta hitunglah (zikir tersebut) dengan ujung-ujung jari, karena
sesungguhnya mereka (jari-jemari) akan ditanya dan diminta untuk berbicara,
dan janganlah kalian lalai sehingga kalian melupakan rahmat.”
Ia berkata: Hadis ini kami hanya mengetahuinya dari hadis Hani` bin ‘Utsman,
dan Muhammad bin Rabi’ah sungguh telah meriwayatkan dari Hani` bin ‘Utsman.