Cari Blog Ini

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 6747

١٦ - بَابُ ذَوِي الۡأَرۡحَامِ
16. Bab Kerabat Kandung


٦٧٤٧ - حَدَّثَنِي إِسۡحَاقُ بۡنُ إِبۡرَاهِيمَ قَالَ: قُلۡتُ لِأَبِي أُسَامَةَ: حَدَّثَكُمۡ إِدۡرِيسُ: حَدَّثَنَا طَلۡحَةُ، عَنۡ سَعِيدِ بۡنِ جُبَيۡرٍ، عَنِ ابۡنِ عَبَّاسٍ: ﴿وَلِكُلٍّ جَعَلۡنَا مَوَالِيَ﴾ [النساء: ٣٣] ﴿وَالَّذِينَ عَقَدَتۡ أَيۡمَانُكُمۡ﴾ [النساء: ٣٣]، قَالَ: كَانَ الۡمُهَاجِرُونَ حِينَ قَدِمُوا الۡمَدِينَةَ يَرِثُ الۡأَنۡصَارِيُّ الۡمُهَاجِرِيَّ دُونَ ذَوِي رَحِمِهِ، لِلۡأُخُوَّةِ الَّتِي آخَى النَّبِيُّ ﷺ بَيۡنَهُمۡ، فَلَمَّا نَزَلَتۡ: ﴿وَلِكُلٍّ جَعَلۡنَا مَوَالِيَ﴾، قَالَ نَسَخَتۡهَا: ﴿وَالَّذِينَ عَقَدَتۡ أَيۡمَانُكُمۡ﴾. [طرفه في: ٢٢٩٢].

6747. Ishaq bin Ibrahim telah menceritakan kepadaku. Dia berkata: Aku berkata kepada Abu Usamah: Apakah Idris menceritakan kepada kalian: Thalhah menceritakan kepada kami dari Sa’id bin Jubair, dari Ibnu ‘Abbas:

“Bagi tiap-tiap harta peninggalan dari harta yang ditinggalkan ibu bapak dan karib kerabat, Kami jadikan pewaris-pewarisnya.” (QS An-Nisa’: 33) “Dan (jika ada) orang-orang yang kalian telah bersumpah setia dengan mereka …” (QS An-Nisa’: 33), dia berkata: Dahulu orang-orang Muhajirin ketika baru tiba di Madinah, seorang Ansar mewarisi seorang Muhajirin dengan mengesampingkan kerabat kandungnya sendiri, disebabkan oleh ikatan persaudaraan yang telah dijalin oleh Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa sallam— di antara mereka. Ketika turun ayat: “Bagi tiap-tiap harta peninggalan dari harta yang ditinggalkan ibu bapak dan karib kerabat, Kami jadikan pewaris-pewarisnya” dia berkata bahwa ayat tersebut menghapus ayat: “Dan (jika ada) orang-orang yang kalian telah bersumpah setia dengan mereka …”