Cari Blog Ini

Sunan Ibnu Majah hadis nomor 4034

٤٠٣٤ - (حسن) حَدَّثَنَا الۡحُسَيۡنُ بۡنُ الۡحَسَنِ الۡمَرۡوَزِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا ابۡنُ أَبِي عَدِيٍّ. (ح) وَحَدَّثَنَا إِبۡرَاهِيمُ بۡنُ سَعِيدٍ الۡجَوۡهَرِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا عَبۡدُ الۡوَهَّابِ بۡنُ عَطَاءٍ، قَالَا: حَدَّثَنَا رَاشِدٌ أَبُو مُحَمَّدٍ الۡحِمَّانِيُّ، عَنۡ شَهۡرِ بۡنِ حَوۡشَبٍ، عَنۡ أُمِّ الدَّرۡدَاءِ؛ عَنۡ أَبِي الدَّرۡدَاءِ؛ قَالَ: أَوۡصَانِي خَلِيلِي ﷺ أَنۡ: (لَا تُشۡرِكۡ بِاللهِ شَيۡئًا وَإِنۡ قُطِّعۡتَ وَحُرِّقۡتَ، وَلَا تَتۡرُكۡ صَلَاةً مَكۡتُوبَةً مُتَعَمِّدًا، فَمَنۡ تَرَكَهَا مُتَعَمِّدًا فَقَدۡ بَرِئَتۡ مِنۡهُ الذِّمَّةُ، وَلَا تَشۡرَبِ الۡخَمۡرَ فَإِنَّهَا مِفۡتَاحُ كُلِّ شَرٍّ). [(المشكاة)(٥٨٠)، (الإرواء)(٢٠٨٦)، (التعليق الرغيب)(١/١٩٥)].

4034. [Hasan] Al-Husain bin Al-Hasan Al-Marwazi telah menceritakan kepada kami. Ia berkata: Ibnu Abu ‘Adi menceritakan kepada kami. (Dalam riwayat lain) Ibrahim bin Sa’id Al-Jauhari telah menceritakan kepada kami. Ia berkata: ‘Abdul Wahhab bin ‘Atha` menceritakan kepada kami. Keduanya berkata: Rasyid Abu Muhammad Al-Himmani menceritakan kepada kami dari Syahr bin Hausyab, dari Ummu Ad-Darda`, dari Abu Ad-Darda`. Ia berkata:

Kekasihku—shallallahu ‘alaihi wa sallam—berwasiat kepadaku, “Janganlah engkau menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun walaupun engkau dipotong-potong dan dibakar. Janganlah engkau meninggalkan salat fardu secara sengaja, karena barang siapa meninggalkannya secara sengaja, maka sungguh jaminan (perlindungan Allah) telah lepas darinya. Serta janganlah engkau meminum khamar, karena sesungguhnya khamar adalah kunci dari segala kejahatan.”