١٣ - بَابُ إِثۡمِ مَنۡ ظَلَمَ شَيۡئًا مِنَ الۡأَرۡضِ
13. Bab Dosa Orang yang Menzalimi Sebagian Tanah
٢٤٥٢ - حَدَّثَنَا أَبُو الۡيَمَانِ: أَخۡبَرَنَا شُعَيۡبٌ، عَنِ الزُّهۡرِيِّ
قَالَ: حَدَّثَنِي طَلۡحَةُ بۡنُ عَبۡدِ اللهِ: أَنَّ عَبۡدَ الرَّحۡمٰنِ بۡنَ
عَمۡرِو بۡنِ سَهۡلٍ أَخۡبَرَهُ: أَنَّ سَعِيدَ بۡنَ زَيۡدٍ رَضِيَ اللهُ
عَنۡهُ قَالَ: سَمِعۡتُ رَسُولَ اللهِ ﷺ يَقُولُ: (مَنۡ ظَلَمَ مِنَ الۡأَرۡضِ
شَيۡئًا طُوِّقَهُ مِنۡ سَبۡعِ أَرَضِينَ) [الحديث ٢٤٥٢ - طرفه في:
٣١٩٨].
2452. Abu Al-Yaman telah menceritakan kepada kami: Syu’aib mengabarkan kepada
kami dari Az-Zuhri. Ia berkata: Thalhah bin ‘Abdullah menceritakan kepadaku:
‘Abdurrahman bin ‘Amr bin Sahl mengabarkan kepadanya: Sa’id bin
Zaid—radhiyallahu ‘anhu—berkata: Aku mendengar Rasulullah—shallallahu ‘alaihi
wa sallam—bersabda, “Barang siapa menzalimi (mengambil secara tidak benar)
sesuatu dari tanah, maka ia akan dikalungi tujuh lapis bumi.”
٢٤٥٣ - حَدَّثَنَا أَبُو مَعۡمَرٍ: حَدَّثَنَا عَبۡدُ الۡوَارِثِ: حَدَّثَنَا
حُسَيۡنٌ، عَنۡ يَحۡيَى بۡنِ أَبِي كَثِيرٍ قَالَ: حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بۡنُ
إِبۡرَاهِيمَ: أَنَّ أَبَا سَلَمَةَ حَدَّثَهُ: أَنَّهُ كَانَتۡ بَيۡنَهُ
وَبَيۡنَ أُنَاسٍ خُصُومَةٌ، فَذَكَرَ لِعَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهَا،
فَقَالَتۡ: يَا أَبَا سَلَمَةَ، اجۡتَنِبِ الۡأَرۡضَ، فَإِنَّ النَّبِيَّ ﷺ
قَالَ: (مَنۡ ظَلَمَ قِيدَ شِبۡرٍ مِنَ الۡأَرۡضِ طُوِّقَهُ مِنۡ سَبۡعِ
أَرَضِينَ). [الحديث ٢٤٥٣ - طرفه في: ٣١٩٥].
2453. Abu Ma’mar telah menceritakan kepada kami: ‘Abdul Warits menceritakan
kepada kami: Husain menceritakan kepada kami dari Yahya bin Abu Katsir. Ia
berkata: Muhammad bin Ibrahim menceritakan kepadaku: Abu Salamah menceritakan
kepadanya: Dulunya ada persengketaan antara dirinya dengan beberapa orang,
lalu ia menceritakan hal itu kepada ‘Aisyah—radhiyallahu ‘anha—. ‘Aisyah
berkata: Wahai Abu Salamah, jauhilah (kezaliman dalam masalah) tanah, karena
Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Barang siapa menzalimi sejengkal
tanah, ia akan dikalungi tujuh lapis bumi.”
٢٤٥٤ - حَدَّثَنَا مُسۡلِمُ بۡنُ إِبۡرَاهِيمَ: حَدَّثَنَا عَبۡدُ اللهِ بۡنُ
الۡمُبَارَكِ: حَدَّثَنَا مُوسَى بۡنُ عُقۡبَةَ، عَنۡ سَالِمٍ، عَنۡ أَبِيهِ
رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ ﷺ: (مَنۡ أَخَذَ مِنَ الۡأَرۡضِ
شَيۡئًا بِغَيۡرِ حَقِّهِ، خُسِفَ بِهِ يَوۡمَ الۡقِيَامَةِ إِلَى سَبۡعِ
أَرَضِينَ) قَالَ الۡفِرَبۡرِيُّ: قَالَ أَبُو جَعۡفَرِ بۡنُ أَبِي حَاتِمٍ:
قَالَ أَبُو عَبۡدِ اللهِ: هٰذَا الۡحَدِيثُ لَيۡسَ بِخُرَاسَانَ فِي كِتَابِ
ابۡنِ الۡمُبَارَكِ، أَمۡلَاهُ عَلَيۡهِمۡ بِالۡبَصۡرَةِ.
[الحديث ٢٤٥٤ - طرفه في: ٣١٩٦].
2454. Muslim bin Ibrahim telah menceritakan kepada kami: ‘Abdullah bin
Al-Mubarak menceritakan kepada kami: Musa bin ‘Uqbah menceritakan kepada kami
dari Salim, dari ayahnya—radhiyallahu ‘anhu—. Ia berkata: Nabi—shallallahu
‘alaihi wa sallam—bersabda, “Barang siapa mengambil sesuatu dari tanah tanpa
haknya, ia akan dibenamkan ke dalam bumi pada hari Kiamat sampai tujuh lapis
bumi.”
Al-Firabri berkata: Abu Ja’far bin Abu Hatim berkata: Abu ‘Abdullah berkata:
Hadis ini tidak terdapat di Khurasan di dalam kitab Ibnu Al-Mubarak; beliau
mendiktekannya kepada mereka di Bashrah.