Cari Blog Ini

Shahih Muslim hadits nomor 1248

٢١٢ – (١٢٤٨) - وحَدَّثَنَا حَجَّاجُ بۡنُ الشَّاعِرِ: حَدَّثَنَا مُعَلَّى بۡنُ أَسَدٍ: حَدَّثَنَا وُهَيۡبُ بۡنُ خَالِدٍ، عَنۡ دَاوُدَ، عَنۡ أَبِي نَضۡرَةَ، عَنۡ جَابِرٍ وَعَنۡ أَبِي سَعِيدٍ الۡخُدۡرِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُمَا. قَالَا: قَدِمۡنَا مَعَ النَّبِيِّ ﷺ وَنَحۡنُ نَصۡرُخُ بِالۡحَجِّ صُرَاخًا.
212. (1248). Hajjaj ibnusy Sya’ir telah menceritakan kepada kami: Mu’alla bin Asad menceritakan kepada kami: Wuhaib bin Khalid menceritakan kepada kami, dari Dawud, dari Abu Nadhrah, dari Jabir dan dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhuma. Keduanya mengatakan: Kami tiba (di Makkah) bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam keadaan kami mengeraskan suara talbiah untuk haji.

Shahih Muslim hadits nomor 1247

٢١١ – (١٢٤٧) - حَدَّثَنِي عُبَيۡدُ اللهِ بۡنُ عُمَرَ الۡقَوَارِيرِيُّ: حَدَّثَنَا عَبۡدُ الۡأَعۡلَى بۡنُ عَبۡدِ الۡأَعۡلَىٰ: حَدَّثَنَا دَاوُدُ، عَنۡ أَبِي نَضۡرَةَ، عَنۡ أَبِي سَعِيدٍ، قَالَ: خَرَجۡنَا مَعَ رَسُولِ اللهِ ﷺ نَصۡرُخُ بِالۡحَجِّ صُرَاخًا، فَلَمَّا قَدِمۡنَا مَكَّةَ أَمَرَنَا أَنۡ نَجۡعَلَهَا عُمۡرَةً، إِلَّا مَنۡ سَاقَ الۡهَدۡيَ، فَلَمَّا كَانَ يَوۡمُ التَّرۡوِيَةِ، وَرُحۡنَا إِلَىٰ مِنًى، أَهۡلَلۡنَا بِالۡحَجِّ.
211. (1247). ‘Ubaidullah bin ‘Umar Al-Qawariri telah menceritakan kepadaku: ‘Abdul A’la bin ‘Abdul A’la menceritakan kepada kami: Dawud menceritakan kepada kami, dari Abu Nadhrah, dari Abu Sa’id, beliau mengatakan: Kami pernah keluar bepergian bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam keadaan kami mengangkat suara talbiah untuk haji. Ketika kami tiba di Makkah, beliau memerintahkan kami agar menjadikannya sebagai umrah kecuali barang siapa yang sudah membawa hewan kurban haji. Ketika sudah hari tarwiah dan kami akan berangkat menuju Mina, kami memulai ihram untuk haji.

Shahih Muslim hadits nomor 1246

٣٣ – بَابُ التَّقۡصِيرِ فِي الۡعُمۡرَةِ
33. Bab mencukur pendek rambut kepala ketika umrah

٢٠٩ – (١٢٤٦) – حَدَّثَنَا عَمۡرٌو النَّاقِدُ: حَدَّثَنَا سُفۡيَانُ بۡنُ عُيَيۡنَةَ، عَنۡ هِشَامِ بۡنِ حُجَيۡرٍ، عَنۡ طَاوُسٍ قَالَ: قَالَ ابۡنُ عَبَّاسٍ: قَالَ لِي مُعَاوِيَةُ: أَعَلِمۡتَ أَنِّي قَصَّرۡتُ مِنۡ رَأۡسِ رَسُولِ اللهِ ﷺ عِنۡدَ الۡمَرۡوَةِ بِمِشۡقَصٍ؟ فَقُلۡتُ لَهُ: لَا أَعۡلَمُ هٰذَا إِلَّا حُجَّةً عَلَيۡكَ.
209. (1246). ‘Amr An-Naqid telah menceritakan kepada kami: Sufyan bin ‘Uyainah menceritakan kepada kami, dari Hisyam bin Hujair, dari Thawus, beliau berkata: Ibnu ‘Abbas mengatakan: Mu’awiyah bertanya kepadaku: Apakah engkau mengetahui bahwa aku pernah mencukur pendek rambut kepala Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di dekat Marwah dengan menggunakan mata panah? Aku berkata kepadanya: Aku tidak mengetahui ini kecuali sebagai gugatan terhadapmu.
٢١٠ – (...) - وَحَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بۡنُ حَاتِمٍ: حَدَّثَنَا يَحۡيَى بۡنُ سَعِيدٍ، عَنِ ابۡنِ جُرَيۡجٍ: حَدَّثَنِي الۡحَسَنُ بۡنُ مُسۡلِمٍ، عَنۡ طَاوُسٍ، عَنِ ابۡنِ عَبَّاسٍ، أَنَّ مُعَاوِيَةَ بۡنَ أَبِي سُفۡيَانَ أَخۡبَرَهُ قَالَ: قَصَّرۡتُ عَنۡ رَسُولِ اللهِ ﷺ بِمِشۡقَصٍ، وَهُوَ عَلَى الۡمَرۡوَةِ، أَوۡ رَأَيۡتُهُ يُقَصَّرُ عَنۡهُ بِمِشۡقَصٍ، وَهُوَ عَلَى الۡمَرۡوَةِ.
210. Muhammad bin Hatim telah menceritakan kepadaku: Yahya bin Sa’id menceritakan kepada kami, dari Ibnu Juraij: Al-Hasan bin Muslim menceritakan kepadaku, dari Thawus, dari Ibnu ‘Abbas, bahwa Mu’awiyah bin Abu Sufyan mengabarkan kepadanya, beliau mengatakan: Aku mencukur pendek Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan menggunakan mata panah ketika beliau di atas Marwah. Atau aku melihat beliau dicukur pendek menggunakan mata panah ketika beliau di atas Marwah.

Shahih Al-Bukhari hadits nomor 396

٣٩٦ - وَسَأَلۡنَا جَابِرَ بۡنَ عَبۡدِ اللهِ فَقَالَ: لاَ يَقۡرَبَنَّهَا حَتَّى يَطُوفَ بَيۡنَ الصَّفَا وَالۡمَرۡوَةِ. [الحديث ٣٩٦ – أطرافه في: ١٦٢٤، ١٦٤٦، ١٧٩٤].
396. Kami bertanya kepada Jabir bin ‘Abdullah, lalu beliau mengatakan: Janganlah ia sekali-kali mendekati (menggauli) istri sampai ia sai antara Shafa dan Marwah.

Shahih Al-Bukhari hadits nomor 369

٣٦٩ - حَدَّثَنَا إِسۡحَاقُ قَالَ: حَدَّثَنَا يَعۡقُوبُ بۡنُ إِبۡرَاهِيمَ قَالَ: حَدَّثَنَا ابۡنُ أَخِي ابۡنِ شِهَابٍ، عَنۡ عَمِّهِ قَالَ: أَخۡبَرَنِي حُمَيۡدُ بۡنُ عَبۡدِ الرَّحۡمٰنِ بۡنِ عَوۡفٍ: أَنَّ أَبَا هُرَيۡرَةَ قَالَ: بَعَثَنِي أَبُو بَكۡرٍ فِي تِلۡكَ الۡحَجَّةِ، فِي مُؤَذِّنِينَ يَوۡمَ النَّحۡرِ، تُؤَذِّنُ بِمِنًى: أَنۡ لَا يَحُجَّ بَعۡدَ الۡعَامِ مُشۡرِكٌ، وَلاَ يَطُوفَ بِالۡبَيۡتِ عُرۡيَانٌ. قَالَ حُمَيۡدُ بۡنُ عَبۡدِ الرَّحۡمٰنِ: ثُمَّ أَرۡدَفَ رَسُولُ اللهِ ﷺ عَلِيًّا، فَأَمَرَهُ أَنۡ يُؤَذِّنَ بِبَرَاءَةٍ. قَالَ أَبُو هُرَيۡرَةَ: فَأَذَّنَ مَعَنَا عَلِيٌّ فِي أَهۡلِ مِنًى يَوۡمَ النَّحۡرِ: لَا يَحُجُّ بَعۡدَ الۡعَامِ مُشۡرِكٌ، وَلَا يَطُوفُ بِالۡبَيۡتِ عُرۡيَانٌ. [الحديث ٣٦٩ – أطرافه في: ١٦٢٢، ٣١٧٧، ٤٣٦٣، ٤٦٥٥، ٤٦٥٦، ٤٦٥٧].
369. Ishaq telah menceritakan kepada kami, beliau berkata: Ya’qub bin Ibrahim menceritakan kepada kami, beliau berkata: Putra saudaraku Ibnu Syihab menceritakan kepada kami, dari pamannya, beliau berkata: Humaid bin ‘Abdurrahman mengabarkan kepadaku: Bahwa Abu Hurairah mengatakan: Abu Bakr mengutusku pada haji ini bersama orang-orang yang mengumumkan pada hari nahar di Mina bahwa tidak boleh ada seorang musyrik pun yang haji setelah tahun ini dan tidak boleh ada seorang pun yang tawaf telanjang di Kakbah. Humaid bin ‘Abdurrahman berkata: Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengutus ‘Ali dan memerintahkannya untuk mengumumkan surah At-Taubah. Abu Hurairah mengatakan: Maka, ‘Ali pun mengumumkan bersama kami kepada orang-orang di Mina pada hari nahar bahwa tidak boleh ada seorang musyrik pun yang haji setelah tahun ini dan tidak boleh ada seorang pun yang tawaf telanjang di Kakbah.