Shahih Al-Bukhari hadits nomor 1728, 1729, dan 1730

١٧٢٨ – حَدَّثَنَا عَيَّاشُ بۡنُ الۡوَلِيدِ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ فُضَيۡلٍ: حَدَّثَنَا عُمَارَةُ بۡنُ الۡقَعۡقَاعِ، عَنۡ أَبِي زُرۡعَةَ، عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: (اللّٰهُمَّ اغۡفِرۡ لِلۡمُحَلِّقِينَ). قَالُوا: وَلِلۡمُقَصِّرِينَ؟ قَالَ: (اللّٰهُمَّ اغۡفِرۡ لِلۡمُحَلِّقِينَ) قَالُوا: وَلِلۡمُقَصِّرِينَ؟ قَالَهَا ثَلَاثًا، قَالَ: (وَلِلۡمُقَصِّرِينَ).
1728. ‘Ayyasy ibnul Walid telah menceritakan kepada kami: Muhammad bin Fudhail menceritakan kepada kami: ‘Umarah ibnul Qa’qa’ menceritakan kepada kami, dari Abu Zur’ah, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ya Allah, ampunilah orang-orang yang menggundul kepala.” Para sahabat mengatakan: Juga orang-orang yang memangkas pendek rambut. Beliau bersabda, “Ya Allah, ampunilah orang-orang yang menggundul kepala.” Para sahabat mengatakan: Juga orang-orang yang memangkas pendek rambut. Beliau mengucapkannya tiga kali, lalu bersabda, “Dan orang-orang yang memangkas pendek rambut.”
١٧٢٩ – حَدَّثَنَا عَبۡدُ اللهِ بۡنُ مُحَمَّدِ بۡنِ أَسۡمَاءَ: حَدَّثَنَا جُوَيۡرِيَةُ بۡنُ أَسۡمَاءَ، عَنۡ نَافِعٍ: أَنَّ عَبۡدَ اللهِ قَالَ: حَلَقَ النَّبِيُّ ﷺ وَطَائِفَةٌ مِنۡ أَصۡحَابِهِ، وَقَصَّرَ بَعۡضُهُمۡ. [طرفه في: ١٦٣٩].
1729. ‘Abdullah bin Muhammad bin Asma` telah menceritakan kepada kami: Juwairiah bin Asma` menceritakan kepada kami, dari Nafi’: Bahwa ‘Abdullah mengatakan: Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan sekelompok sahabat beliau menggundul kepala, sedangkan sebagian lainnya memangkas pendek rambut.
١٧٣٠ – حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ، عَنِ ابۡنِ جُرَيۡجٍ، عَنِ الۡحَسَنِ بۡنِ مُسۡلِمٍ، عَنۡ طَاوُسٍ، عَنِ ابۡنِ عَبَّاسٍ، عَنۡ مُعَاوِيَةَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُمۡ قَالَ: قَصَّرۡتُ عَنۡ رَسُولِ اللهِ ﷺ بِمِشۡقَصٍ.
1730. Abu ‘Ashim telah menceritakan kepada kami, dari Ibnu Juraij, dari Al-Hasan bin Muslim, dari Thawus, dari Ibnu ‘Abbas, dari Mu’awiyah radhiyallahu ‘anhum, beliau mengatakan: Aku memangkas pendek rambut Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menggunakan sebuah panah yang berujung pipih.